
Date
2027-06-20
Duration
13 nights
Departure Port
Port Louis, Mauritius
Mauritius
Arrival Port
Cape Town
Afrika Selatan
Rating
Luxury
Theme
—








Hapag-Lloyd Cruises
2013
2017
42,830 GT
516
251
370
739 m
27 m
21 knots
No

Port Louis, ibu kota kosmopolitan Mauritius, adalah perpaduan menarik antara arsitektur kolonial Prancis, situs warisan UNESCO, dan salah satu budaya makanan paling hidup di Samudra Hindia — dholl puri dan vindaye de poisson di Pasar Sentral saja sudah cukup untuk membenarkan kunjungan ke pelabuhan. Di luar kota, pulau ini menawarkan Black River Gorges, tanah tujuh warna Chamarel yang surreal, dan laguna Le Morne. Musim berlayar yang ideal berlangsung dari Mei hingga November, ketika musim dingin Belahan Bumi Selatan memberikan hari-hari hangat dan kering dengan suhu yang nyaman dan laut yang tenang.

Réunion adalah departemen luar negeri Prancis di Samudra Hindia di mana salah satu gunung berapi paling aktif di Bumi, sirkus hiking yang spektakuler, dan masakan perpaduan Kreol-Prancis bergabung dalam sebuah tujuan yang luar biasa beragam yang dapat diakses melalui Port de Pointe des Galets. Pengalaman yang harus dilakukan termasuk mendaki ke Cirque de Mafate, mencicipi rougail saucisse dan crème brûlée vanila Bourbon, serta menyaksikan pemandangan vulkanik di Piton de la Fournaise. Musim dingin austral dari Mei hingga Oktober menawarkan kondisi yang paling nyaman.

Maputo adalah ibu kota Samudera Hindia yang hidup di Mozambik, di mana kemegahan kolonial Portugis bertemu dengan kreativitas Afrika di kota dengan boulevard yang dipenuhi jacaranda, klub jazz, dan udang piri-piri panggang legendaris. Hal yang harus dilakukan termasuk menjelajahi stasiun kereta yang terkait dengan Eiffel, menikmati udang raksasa di sepanjang Marginal, dan melakukan perjalanan ke Kepulauan Bazaruto yang bersih. April hingga November membawa cuaca kering dan nyaman yang ideal untuk menjelajahi kota dan menyelam di pantai.

Richards Bay adalah kota pelabuhan di KwaZulu-Natal yang berfungsi sebagai gerbang menuju Taman Basah iSimangaliso yang terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO dan negara safari Big Five Hluhluwe-iMfolozi. Aktivitas yang wajib dilakukan termasuk menyelam di terumbu karang Sodwana Bay, mengamati hippo di Danau St Lucia, dan mencicipi kari bunny chow gaya Durban. Mei hingga September menawarkan pengalaman melihat satwa terbaik, suhu yang nyaman, dan air pantai yang jernih.

Durban adalah gerbang subtropis Afrika Selatan di Samudera Hindia, di mana warisan Zulu, India, dan kolonial bertemu untuk menciptakan salah satu kota pelabuhan paling kaya budaya di benua ini. Pengunjung tidak boleh melewatkan mencicipi bunny chow yang otentik di kawasan Grey Street dan menjelajahi pegunungan uKhahlamba-Drakensberg atau Taman Basah iSimangaliso yang dekat. Musim panas Afrika Selatan — November hingga Maret — memberikan laut yang hangat ideal untuk berenang, meskipun musim dingin yang sejuk (Juni hingga Agustus) menawarkan suhu tur yang nyaman dan waktu terbaik untuk mengamati paus di sepanjang pantai KwaZulu-Natal.

Gqeberha (Port Elizabeth) adalah gerbang menuju Eastern Cape Afrika Selatan, di mana Taman Nasional Addo Elephant—rumah bagi lebih dari 600 gajah dan "Big Seven" yang langka—terletak hanya tujuh puluh lima menit dari pantai Samudra Hindia kota ini. Aktivitas yang wajib dilakukan termasuk safari di Addo, mencicipi cumi-cumi lokal dan braai Eastern Cape, serta mengamati paus di Teluk Algoa selama musim dingin. September hingga April menawarkan cuaca terbaik, sementara Juni hingga November membawa paus kanan selatan ke teluk.

Pelabuhan Cape Town adalah perpaduan sejarah, budaya, dan keindahan alam yang hidup, menjadikannya sebagai tujuan utama bagi para pelancong. Pengalaman yang harus dilakukan termasuk menikmati hidangan lokal seperti bobotie dan menjelajahi V&A Waterfront yang ramai. Musim terbaik untuk mengunjungi adalah selama musim panas Belahan Bumi Selatan, dari bulan Desember hingga Februari, ketika cuaca hangat dan sempurna untuk petualangan di luar ruangan.
Day 1

Port Louis, ibu kota kosmopolitan Mauritius, adalah perpaduan menarik antara arsitektur kolonial Prancis, situs warisan UNESCO, dan salah satu budaya makanan paling hidup di Samudra Hindia — dholl puri dan vindaye de poisson di Pasar Sentral saja sudah cukup untuk membenarkan kunjungan ke pelabuhan. Di luar kota, pulau ini menawarkan Black River Gorges, tanah tujuh warna Chamarel yang surreal, dan laguna Le Morne. Musim berlayar yang ideal berlangsung dari Mei hingga November, ketika musim dingin Belahan Bumi Selatan memberikan hari-hari hangat dan kering dengan suhu yang nyaman dan laut yang tenang.
Day 2

Réunion adalah departemen luar negeri Prancis di Samudra Hindia di mana salah satu gunung berapi paling aktif di Bumi, sirkus hiking yang spektakuler, dan masakan perpaduan Kreol-Prancis bergabung dalam sebuah tujuan yang luar biasa beragam yang dapat diakses melalui Port de Pointe des Galets. Pengalaman yang harus dilakukan termasuk mendaki ke Cirque de Mafate, mencicipi rougail saucisse dan crème brûlée vanila Bourbon, serta menyaksikan pemandangan vulkanik di Piton de la Fournaise. Musim dingin austral dari Mei hingga Oktober menawarkan kondisi yang paling nyaman.
Day 3
Day 4
Day 5
Day 6

Maputo adalah ibu kota Samudera Hindia yang hidup di Mozambik, di mana kemegahan kolonial Portugis bertemu dengan kreativitas Afrika di kota dengan boulevard yang dipenuhi jacaranda, klub jazz, dan udang piri-piri panggang legendaris. Hal yang harus dilakukan termasuk menjelajahi stasiun kereta yang terkait dengan Eiffel, menikmati udang raksasa di sepanjang Marginal, dan melakukan perjalanan ke Kepulauan Bazaruto yang bersih. April hingga November membawa cuaca kering dan nyaman yang ideal untuk menjelajahi kota dan menyelam di pantai.
Day 7

Richards Bay adalah kota pelabuhan di KwaZulu-Natal yang berfungsi sebagai gerbang menuju Taman Basah iSimangaliso yang terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO dan negara safari Big Five Hluhluwe-iMfolozi. Aktivitas yang wajib dilakukan termasuk menyelam di terumbu karang Sodwana Bay, mengamati hippo di Danau St Lucia, dan mencicipi kari bunny chow gaya Durban. Mei hingga September menawarkan pengalaman melihat satwa terbaik, suhu yang nyaman, dan air pantai yang jernih.
Day 8

Durban adalah gerbang subtropis Afrika Selatan di Samudera Hindia, di mana warisan Zulu, India, dan kolonial bertemu untuk menciptakan salah satu kota pelabuhan paling kaya budaya di benua ini. Pengunjung tidak boleh melewatkan mencicipi bunny chow yang otentik di kawasan Grey Street dan menjelajahi pegunungan uKhahlamba-Drakensberg atau Taman Basah iSimangaliso yang dekat. Musim panas Afrika Selatan — November hingga Maret — memberikan laut yang hangat ideal untuk berenang, meskipun musim dingin yang sejuk (Juni hingga Agustus) menawarkan suhu tur yang nyaman dan waktu terbaik untuk mengamati paus di sepanjang pantai KwaZulu-Natal.
Day 10
Day 11

Gqeberha (Port Elizabeth) adalah gerbang menuju Eastern Cape Afrika Selatan, di mana Taman Nasional Addo Elephant—rumah bagi lebih dari 600 gajah dan "Big Seven" yang langka—terletak hanya tujuh puluh lima menit dari pantai Samudra Hindia kota ini. Aktivitas yang wajib dilakukan termasuk safari di Addo, mencicipi cumi-cumi lokal dan braai Eastern Cape, serta mengamati paus di Teluk Algoa selama musim dingin. September hingga April menawarkan cuaca terbaik, sementara Juni hingga November membawa paus kanan selatan ke teluk.
Day 13
Day 14

Pelabuhan Cape Town adalah perpaduan sejarah, budaya, dan keindahan alam yang hidup, menjadikannya sebagai tujuan utama bagi para pelancong. Pengalaman yang harus dilakukan termasuk menikmati hidangan lokal seperti bobotie dan menjelajahi V&A Waterfront yang ramai. Musim terbaik untuk mengunjungi adalah selama musim panas Belahan Bumi Selatan, dari bulan Desember hingga Februari, ketika cuaca hangat dan sempurna untuk petualangan di luar ruangan.



















Our cruise specialists can help you find the perfect cabin and the best available pricing.
(+886) 02-2721-7300Contact Advisor