
Date
2026-08-22
Duration
6 nights
Departure Port
Lima
Peru
Arrival Port
Kepulauan Galápagos
Ekuador
Rating
—
Theme
—








HX Expeditions
2021
2021
2,664 GT
90
—
—
232 m
13 m
10 knots
No

Pelabuhan Lima adalah gerbang yang hidup menuju sejarah kaya dan keunggulan kuliner Peru, menjadikannya tujuan yang wajib dikunjungi bagi para pelancong. Nikmati hidangan lokal seperti ceviche dan jelajahi atraksi terdekat seperti distrik pesisir Callao dan pemandangan menakjubkan di Puno. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah selama musim kering dari Mei hingga September, ketika cuaca ideal untuk eksplorasi.

Cusco adalah ibu kota Inca kuno pada ketinggian 3.400 meter di Andes Peru, di mana karya batu pra-Columbus yang besar mendukung gereja-gereja kolonial Spanyol dalam lanskap kota Warisan Dunia UNESCO. Aktivitas yang harus dilakukan termasuk menjelajahi Plaza de Armas dan katedralnya, mencicipi cuy dan alpaca di Pasar San Pedro, dan mengunjungi Machu Picchu di Lembah Suci. Musim kering dari bulan Mei hingga Oktober menawarkan langit yang cerah dan kondisi terbaik untuk trekking dan eksplorasi.

Ollantaytambo adalah kota Inca terakhir yang masih hidup di Lembah Suci Peru, di mana penduduk masih menghuni rumah batu abad ke-15 dan air mengalir melalui saluran Inca yang asli. Aktivitas yang wajib dilakukan termasuk mendaki teras benteng dengan Kuil Matahari mereka, naik kereta ke Machu Picchu, dan mengunjungi kolam garam kuno Maras. Kunjungi antara bulan Mei hingga Oktober untuk langit yang cerah dan suhu yang nyaman di musim kering.

Quito, ibu kota Ekuador, adalah Situs Warisan Dunia UNESCO yang terkenal dengan arsitektur kolonial dan sejarah yang kaya. Pengunjung harus mencicipi hidangan lokal seperti locro de papa dan hornado sambil menjelajahi pasar yang hidup. Waktu terbaik untuk mengunjungi adalah selama musim kering, dari Juni hingga September, ketika cuaca ideal untuk menemukan atraksi terdekat seperti Pulau Isabela dan Taman Nasional Cajas.

Kepulauan Galápagos tetap menjadi tujuan utama bagi mereka yang percaya bahwa perjalanan masih dapat memberikan keajaiban yang tulus: sebuah kepulauan vulkanik seribu kilometer dari pantai Ekuador di mana evolusi berlangsung dalam isolasi, menghasilkan satwa liar yang luar biasa jinak dan beragam yang membentuk teori seleksi alam Darwin. Burung boobies berkaki biru melakukan tarian pengantin tanpa terganggu oleh pengamat; kura-kura raksasa melangkah melalui kabut dataran tinggi; iguana laut berjemur di lava hitam seperti penjaga prasejarah. Jumlah pengunjung sangat dikontrol di dalam cagar alam yang dilindungi UNESCO. Musim Garúa yang sejuk dan kaya nutrisi (Juni–November) dan musim hangat (Desember–Mei) masing-masing menawarkan tontonan satwa liar yang berbeda.
Day 1

Pelabuhan Lima adalah gerbang yang hidup menuju sejarah kaya dan keunggulan kuliner Peru, menjadikannya tujuan yang wajib dikunjungi bagi para pelancong. Nikmati hidangan lokal seperti ceviche dan jelajahi atraksi terdekat seperti distrik pesisir Callao dan pemandangan menakjubkan di Puno. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah selama musim kering dari Mei hingga September, ketika cuaca ideal untuk eksplorasi.
Day 3

Cusco adalah ibu kota Inca kuno pada ketinggian 3.400 meter di Andes Peru, di mana karya batu pra-Columbus yang besar mendukung gereja-gereja kolonial Spanyol dalam lanskap kota Warisan Dunia UNESCO. Aktivitas yang harus dilakukan termasuk menjelajahi Plaza de Armas dan katedralnya, mencicipi cuy dan alpaca di Pasar San Pedro, dan mengunjungi Machu Picchu di Lembah Suci. Musim kering dari bulan Mei hingga Oktober menawarkan langit yang cerah dan kondisi terbaik untuk trekking dan eksplorasi.
Day 4

Ollantaytambo adalah kota Inca terakhir yang masih hidup di Lembah Suci Peru, di mana penduduk masih menghuni rumah batu abad ke-15 dan air mengalir melalui saluran Inca yang asli. Aktivitas yang wajib dilakukan termasuk mendaki teras benteng dengan Kuil Matahari mereka, naik kereta ke Machu Picchu, dan mengunjungi kolam garam kuno Maras. Kunjungi antara bulan Mei hingga Oktober untuk langit yang cerah dan suhu yang nyaman di musim kering.
Day 5

Quito, ibu kota Ekuador, adalah Situs Warisan Dunia UNESCO yang terkenal dengan arsitektur kolonial dan sejarah yang kaya. Pengunjung harus mencicipi hidangan lokal seperti locro de papa dan hornado sambil menjelajahi pasar yang hidup. Waktu terbaik untuk mengunjungi adalah selama musim kering, dari Juni hingga September, ketika cuaca ideal untuk menemukan atraksi terdekat seperti Pulau Isabela dan Taman Nasional Cajas.
Day 7

Kepulauan Galápagos tetap menjadi tujuan utama bagi mereka yang percaya bahwa perjalanan masih dapat memberikan keajaiban yang tulus: sebuah kepulauan vulkanik seribu kilometer dari pantai Ekuador di mana evolusi berlangsung dalam isolasi, menghasilkan satwa liar yang luar biasa jinak dan beragam yang membentuk teori seleksi alam Darwin. Burung boobies berkaki biru melakukan tarian pengantin tanpa terganggu oleh pengamat; kura-kura raksasa melangkah melalui kabut dataran tinggi; iguana laut berjemur di lava hitam seperti penjaga prasejarah. Jumlah pengunjung sangat dikontrol di dalam cagar alam yang dilindungi UNESCO. Musim Garúa yang sejuk dan kaya nutrisi (Juni–November) dan musim hangat (Desember–Mei) masing-masing menawarkan tontonan satwa liar yang berbeda.










Our cruise specialists can help you find the perfect cabin and the best available pricing.
(+886) 02-2721-7300Contact Advisor