
Date
2026-11-30
Duration
9 nights
Departure Port
Yokohama, Jepang
Jepang
Arrival Port
Hong Kong
Hong Kong
Rating
Resort
Theme
—








Norwegian Cruise Line
2006
2022
93,558 GT
2,402
1,201
1,078
965 m
32 m
25 knots
No

Yokohama adalah gerbang pelayaran utama Jepang dan kota pelabuhan yang menawan, di mana warisan kosmopolitan abad kesembilan belas bertemu dengan keanggunan tepi laut kontemporer, hanya tiga puluh menit di selatan Tokyo. Pengunjung harus menjelajahi distrik Yamate Bluff yang bersejarah dan tenggelam dalam Chinatown terbesar di Asia, menikmati ramen ikekei yang ikonis dan pangsit sup shōronpō. Musim semi menawarkan pengalaman yang paling menawan, ketika bunga sakura mengubah Kastil Hirosaki yang terdekat dan udara pesisir yang sejuk membuat jalan-jalan di tepi pelabuhan menjadi kesenangan yang tak tertahankan.
In the shadow of Mount Fuji, Shimizu is one of the most beautiful ports in Japan. Walk through the pine groves of Miho, home to a 650-year-old Japanese black pine, or enjoy spectacular views of Mount Fuji from the lush, forested hill of Nihondaira. Take in the seascapes on a bay cruise, or learn of undersea delights at Japan's first sushi museum, and get a glimpse at feudal life in Japan in 200 BC at the archaeological site of Toro. Shop for traditional Japanese wooden handcrafts and fabrics unique to the region, and sample some yokan, a sweet jellied confection.

Osaka adalah ibu kota kuliner Jepang yang meriah, sebuah metropolis yang dipenuhi neon di mana budaya pedagang periode Edo terus hidup dalam pasar makanan jalanan yang semarak dan restoran kaiseki berbintang Michelin. Tidak ada kunjungan yang lengkap tanpa mencicipi *takoyaki* dan *kushikatsu* di sepanjang Kanal Dōtonbori, atau menjelajahi utara untuk menyaksikan bunga sakura legendaris Hirosaki. Jendela ideal adalah akhir Maret hingga Mei untuk mekarnya bunga musim semi dan cuaca yang sejuk, atau Oktober hingga November ketika dedaunan musim gugur mengubah wilayah Kansai sekitarnya menjadi permadani amber dan emas.
Engage with locals and indulge in local flavours in this welcoming city, known for its famed dish Katsuo no tataki (a type of tuna Tataki). The city centre was initially settled in 1601 as a town surrounding Kochi Castle, which is now one of the region's principal attractions. Delve into times gone by as you stroll along the famed, red Harimaya-bashi - the basis for an old local folklore song. Discover the lovely Katsurahama beach area, where the Sakamoto Ryoma Memorial overlooks the sea and honors this legendary Japanese peace negotiator.

Hiroshima adalah kota Jepang yang sangat mengharukan namun hidup kembali dengan semangat, rumah bagi Taman Peringatan Perdamaian yang terdaftar di UNESCO dan Dome A-Bomb yang ikonik. Aktivitas yang harus dilakukan termasuk menikmati okonomiyaki berlapis terkenal kota ini, mencicipi tiram segar dari Laut Dalam, dan naik feri ke Miyajima untuk melihat gerbang torii vermilion yang mengapung. Musim bunga sakura dan dedaunan musim gugur (Maret–Mei dan Oktober–November) menawarkan kunjungan yang paling spektakuler.

Miyakojima, Jepang adalah kota pelabuhan yang khas di mana warisan budaya yang dalam bertemu dengan suasana lokal yang otentik, ditampilkan dalam rute perjalanan oleh Costa Cruises. Pengalaman yang harus dilakukan termasuk berjalan di pusat bersejarah untuk merasakan warisan arsitektur yang berlapis, dan mencari tradisi kuliner regional di tempat yang disukai secara lokal jauh dari area pelabuhan. Waktu optimal untuk mengunjungi adalah dari April hingga Oktober, ketika cuaca hangat dan siang yang panjang menciptakan kondisi yang ideal.

Keelung, sebuah kota pelabuhan bersejarah di utara Taiwan, dikenal karena suasananya yang hidup dan kekayaan kulinernya, termasuk Omelet Tiram yang terkenal dan Nasi Daging Babi yang Dimasak. Pengalaman yang harus dilakukan adalah menjelajahi Pasar Malam Keelung yang ramai dan mengunjungi atraksi terdekat seperti Danau Sun Moon dan Ngarai Taroko. Musim terbaik untuk berkunjung adalah saat musim gugur, ketika cuaca sejuk dan menyenangkan untuk eksplorasi luar ruangan.

Pelabuhan Hong Kong adalah gerbang yang hidup menuju perpaduan unik antara budaya Timur dan Barat, ditandai dengan cakrawala yang menakjubkan dan suasana yang ramai. Pengalaman yang harus dilakukan termasuk menikmati dim sum lokal dan menjelajahi pasar yang hidup. Musim terbaik untuk mengunjungi adalah selama bulan-bulan musim gugur, ketika cuaca sejuk dan ideal untuk petualangan luar ruangan.
Day 1

Yokohama adalah gerbang pelayaran utama Jepang dan kota pelabuhan yang menawan, di mana warisan kosmopolitan abad kesembilan belas bertemu dengan keanggunan tepi laut kontemporer, hanya tiga puluh menit di selatan Tokyo. Pengunjung harus menjelajahi distrik Yamate Bluff yang bersejarah dan tenggelam dalam Chinatown terbesar di Asia, menikmati ramen ikekei yang ikonis dan pangsit sup shōronpō. Musim semi menawarkan pengalaman yang paling menawan, ketika bunga sakura mengubah Kastil Hirosaki yang terdekat dan udara pesisir yang sejuk membuat jalan-jalan di tepi pelabuhan menjadi kesenangan yang tak tertahankan.
Day 2
In the shadow of Mount Fuji, Shimizu is one of the most beautiful ports in Japan. Walk through the pine groves of Miho, home to a 650-year-old Japanese black pine, or enjoy spectacular views of Mount Fuji from the lush, forested hill of Nihondaira. Take in the seascapes on a bay cruise, or learn of undersea delights at Japan's first sushi museum, and get a glimpse at feudal life in Japan in 200 BC at the archaeological site of Toro. Shop for traditional Japanese wooden handcrafts and fabrics unique to the region, and sample some yokan, a sweet jellied confection.
Day 3

Osaka adalah ibu kota kuliner Jepang yang meriah, sebuah metropolis yang dipenuhi neon di mana budaya pedagang periode Edo terus hidup dalam pasar makanan jalanan yang semarak dan restoran kaiseki berbintang Michelin. Tidak ada kunjungan yang lengkap tanpa mencicipi *takoyaki* dan *kushikatsu* di sepanjang Kanal Dōtonbori, atau menjelajahi utara untuk menyaksikan bunga sakura legendaris Hirosaki. Jendela ideal adalah akhir Maret hingga Mei untuk mekarnya bunga musim semi dan cuaca yang sejuk, atau Oktober hingga November ketika dedaunan musim gugur mengubah wilayah Kansai sekitarnya menjadi permadani amber dan emas.
Day 4
Engage with locals and indulge in local flavours in this welcoming city, known for its famed dish Katsuo no tataki (a type of tuna Tataki). The city centre was initially settled in 1601 as a town surrounding Kochi Castle, which is now one of the region's principal attractions. Delve into times gone by as you stroll along the famed, red Harimaya-bashi - the basis for an old local folklore song. Discover the lovely Katsurahama beach area, where the Sakamoto Ryoma Memorial overlooks the sea and honors this legendary Japanese peace negotiator.
Day 5

Hiroshima adalah kota Jepang yang sangat mengharukan namun hidup kembali dengan semangat, rumah bagi Taman Peringatan Perdamaian yang terdaftar di UNESCO dan Dome A-Bomb yang ikonik. Aktivitas yang harus dilakukan termasuk menikmati okonomiyaki berlapis terkenal kota ini, mencicipi tiram segar dari Laut Dalam, dan naik feri ke Miyajima untuk melihat gerbang torii vermilion yang mengapung. Musim bunga sakura dan dedaunan musim gugur (Maret–Mei dan Oktober–November) menawarkan kunjungan yang paling spektakuler.
Day 6
Day 7

Miyakojima, Jepang adalah kota pelabuhan yang khas di mana warisan budaya yang dalam bertemu dengan suasana lokal yang otentik, ditampilkan dalam rute perjalanan oleh Costa Cruises. Pengalaman yang harus dilakukan termasuk berjalan di pusat bersejarah untuk merasakan warisan arsitektur yang berlapis, dan mencari tradisi kuliner regional di tempat yang disukai secara lokal jauh dari area pelabuhan. Waktu optimal untuk mengunjungi adalah dari April hingga Oktober, ketika cuaca hangat dan siang yang panjang menciptakan kondisi yang ideal.
Day 8

Keelung, sebuah kota pelabuhan bersejarah di utara Taiwan, dikenal karena suasananya yang hidup dan kekayaan kulinernya, termasuk Omelet Tiram yang terkenal dan Nasi Daging Babi yang Dimasak. Pengalaman yang harus dilakukan adalah menjelajahi Pasar Malam Keelung yang ramai dan mengunjungi atraksi terdekat seperti Danau Sun Moon dan Ngarai Taroko. Musim terbaik untuk berkunjung adalah saat musim gugur, ketika cuaca sejuk dan menyenangkan untuk eksplorasi luar ruangan.
Day 9
Day 10

Pelabuhan Hong Kong adalah gerbang yang hidup menuju perpaduan unik antara budaya Timur dan Barat, ditandai dengan cakrawala yang menakjubkan dan suasana yang ramai. Pengalaman yang harus dilakukan termasuk menikmati dim sum lokal dan menjelajahi pasar yang hidup. Musim terbaik untuk mengunjungi adalah selama bulan-bulan musim gugur, ketika cuaca sejuk dan ideal untuk petualangan luar ruangan.




























































Our cruise specialists can help you find the perfect cabin and the best available pricing.
(+886) 02-2721-7300Contact Advisor