Argentina
Isla de los Estados, Argentina
Di ujung timur Tierra del Fuego, terpisah dari daratan utama oleh Selat Le Maire yang berbahaya, Isla de los Estados (Pulau Staten) adalah salah satu pulau paling terpencil dan atmosferis di Belahan Bumi Selatan — sebuah daratan berbukit yang dilanda badai, dipenuhi hutan sub-Antartika yang lebat, tebing-tebing pantai yang curam, dan mercusuar yang ditinggalkan yang dulunya membimbing kapal-kapal di sekitar Tanjung Horn. Pulau ini, dengan panjang sekitar enam puluh lima kilometer dan lebar hampir lima belas kilometer, sebagian besar tidak berpenghuni sejak Angkatan Laut Argentina menarik personel tetap terakhirnya pada tahun 1990-an, dan kini berada dalam keadaan hampir sepenuhnya liar yang jarang ditemui bahkan menurut standar Patagonia.
Asosiasi sastra dan sejarah pulau ini luar biasa. Jules Verne mengatur sebagian dari novelnya The Lighthouse at the End of the World di Isla de los Estados, dan Mercusuar San Juan de Salvamento yang sebenarnya — dibangun pada tahun 1884 sebagai mercusuar pertama di perairan Argentina — telah menjadi situs ziarah bagi para penggemar maritim. Mercusuar yang direkonstruksi (yang asli telah runtuh) berdiri di atas sebuah tanjung yang menghadap ke Selat Drake, sinarnya pernah menjadi jaminan terakhir bagi kapal-kapal yang melintasi Tanjung dari timur ke barat. Pulau ini juga berfungsi sebagai koloni penjara pada akhir abad kesembilan belas, dan reruntuhan bangunan penjara menambah lapisan lain dari suasana keruntuhan pada lanskap yang sudah menghantui.
Lingkungan alami di sini memiliki karakter sub-Antartika yang luar biasa dan menakjubkan dalam kealamianya. Hutan lebat pohon beech Antartika (Nothofagus) menyelimuti lereng-lereng rendah, cabang-cabangnya berat dengan lumut Janggut Manusia dan batang-batangnya terpelintir oleh angin barat yang terus-menerus. Di atas garis pohon, tundra alpine memberikan jalan kepada puncak-puncak berbatu yang sering kali terselimuti awan. Garis pantai adalah labirin teluk-teluk dalam, tanjung-tanjung berbatu, dan hutan rumput laut di mana singa laut selatan, anjing laut berbulu, dan beberapa spesies penguin — termasuk penguin rockhopper dengan alis emas yang khas — mempertahankan koloni pemijahan.
Perairan yang mengelilingi Isla de los Estados adalah salah satu yang paling berbahaya di dunia. Perpaduan Selat Drake, Selat Le Maire, dan Samudra Atlantik Selatan menciptakan kondisi arus pasang yang ekstrem, gelombang berdiri, dan arus yang tidak terduga yang telah mengklaim tak terhitung kapal selama berabad-abad. Pemakaman pulau ini, baik di darat maupun di bawah gelombang, menjadi saksi akan biaya yang dituntut oleh perairan ini terhadap para pelaut yang dulunya rutin berlayar di sini.
Kapal pesiar ekspedisi mengunjungi Isla de los Estados dengan frekuensi yang rendah, karena posisi pulau yang terbuka dan kurangnya tempat berlabuh yang terlindungi membuat kondisi pendaratan menjadi menantang dan sering kali tidak mungkin. Ketika kondisi memungkinkan, pendaratan menggunakan Zodiac memberikan akses ke lokasi mercusuar, koloni penguin, dan jalur hutan. Musim panas austral dari bulan Desember hingga Februari menawarkan kondisi yang paling sejuk dan waktu siang terpanjang, meskipun bahkan di musim panas, suhu jarang melebihi 10°C, dan hujan, angin, serta kabut adalah teman yang hampir konstan. Pengalaman mendarat di pulau yang diterpa angin ini — salah satu dari sedikit tempat di mana Samudera Selatan yang liar bertemu dengan Amerika yang berhutan — adalah salah satu yang paling eksklusif dan atmosferik dalam semua pelayaran ekspedisi.