
Austria
54 voyages
Tulln terletak di tepi selatan Danube, sekitar tiga puluh kilometer barat laut Wina, dalam lanskap dataran sungai yang subur dan perbukitan lembut yang telah dibudidayakan sejak era Romawi. Kota ini — dengan populasi sekitar 16.000 — dikenal di seluruh dunia berbahasa Jerman sebagai "Kota Taman" (Gartenstadt) karena komitmennya yang luar biasa terhadap hortikultura publik: lebih dari 60.000 semak mawar mekar di taman dan kebun kota, pameran dua tahunan Internationale Gartenschau (Pameran Taman Internasional) menarik pengunjung dari seluruh Eropa, dan promenade di tepi Danube dirawat dengan perhatian teliti yang dibawa oleh orang Austria dalam menggabungkan alam dan kehidupan sipil. Namun, klaim Tulln yang paling signifikan untuk perhatian internasional adalah putra daerahnya: Egon Schiele, pelukis ekspresionis yang lahir di sini pada tahun 1890 dan seni electrifying-nya yang penuh penderitaan — dengan tubuh yang tajam, warna yang mencolok, dan intensitas psikologis yang tak tergoyahkan — telah mengubah lukisan awal abad kedua puluh.
Museum Egon Schiele, yang terletak di bekas penjara distrik di tepi Danube, adalah tempat ziarah bagi para pecinta seni. Koleksinya — termasuk lukisan, cat air, gambar, dan barang-barang pribadi — melacak perkembangan Schiele dari karya akademis awalnya hingga gaya ekspresionis revolusioner yang memberinya pujian kritis sekaligus penuntutan hukum (ia sempat dipenjara pada tahun 1912 karena dianggap tidak senonoh akibat gambar-gambar telanjangnya). Lokasi museum yang berada di bekas penjara adalah sebuah ironi yang mungkin akan dihargai oleh Schiele, dengan seleranya untuk provokasi dan ketertarikan pada penahanan. Tempat Kelahiran Schiele, di stasiun kereta api tua tempat ayahnya bekerja sebagai kepala stasiun, memberikan konteks tambahan — sebuah apartemen sederhana yang ruangnya sempit membuat keluasan visi artistik Schiele semakin mengagumkan.
Kehidupan kuliner Tulln mencerminkan posisinya di negara anggur Lower Austria yang berdekatan dengan Wachau. Masakan regional — schnitzel (daging babi atau daging sapi muda, dipukul tipis dan digoreng hingga keemasan sempurna), Tafelspitz (daging sapi rebus dengan saus apel-lobak, hidangan yang diangkat menjadi bentuk seni di Wina), dan berbagai jenis strudel, Torte, dan Mehlspeisen (makanan penutup berbahan dasar tepung) yang merupakan ekspor budaya manis Austria — disajikan di Gasthäuser dan Heurigen (kedai anggur) di kota ini. Anggur dari lembah Wachau yang dekat — Grüner Veltliner dan Riesling yang telah menjadikan jalur Danube ini sebagai salah satu daerah penghasil anggur paling terkenal di Eropa — tersedia per gelas di setiap tempat. Pasar petani kota, yang diadakan dua kali seminggu, menawarkan hasil bumi dari Tullnerfeld — asparagus di musim semi, buah batu di musim panas, labu di musim gugur — yang memenuhi dapur lokal dan restoran-restoran di Wina.
Sungai Danube sendiri adalah fitur yang mendefinisikan kota ini. Sungai yang lebar dan kuat pada titik ini dalam perjalanan 2.850 kilometer dari Hutan Hitam ke Laut Hitam, mengalir melewati taman tepi laut Tulln dengan arus yang stabil, yang telah membawa perdagangan, budaya, dan konflik melalui jantung Eropa selama ribuan tahun. Jalur sepeda Danube — salah satu rute sepeda jarak jauh terkemuka di Eropa — melewati Tulln, menghubungkannya dengan Wina di hilir dan lembah Wachau di hulu. Nibelungenlied, epik Jerman abad pertengahan yang agung, mengidentifikasi Tulln sebagai lokasi di mana Kriemhild bertemu Etzel (Attila si Hun) — sebuah koneksi sastra yang diperingati kota ini dengan sebuah air mancur di pusat kota. Gereja Minorite, sebuah struktur Gotik yang berasal dari abad ketiga belas, dan tiga menara Romawi yang menjadi fondasi religius kota ini memberikan bukti arsitektur akan kemakmuran Tulln di masa abad pertengahan.
Tulln terletak hanya tiga puluh menit dari Wina dengan S-Bahn (kereta pinggiran) atau mobil, menjadikannya perjalanan sehari yang mudah atau pemberhentian yang menyenangkan dalam pelayaran Sungai Danube yang melintasi antara Wina dan lembah Wachau. Musim pameran taman mencapai puncaknya dari bulan April hingga Oktober, dengan mawar yang berada dalam kondisi terbaiknya pada bulan Juni. Museum Schiele buka sepanjang tahun. Pelayaran Sungai Danube biasanya melewati Tulln dalam perjalanan antara Passau/Linz dan Wina/Budapest, dan beberapa rute termasuk pemberhentian di sini. Kombinasi seni, taman, anggur, dan kehadiran abadi Danube menjadikan Tulln sebagai destinasi yang ringkas namun memuaskan, yang menawarkan lebih dari yang diharapkan.
