Kanada
Akpatok, Canada
Muncul dari perairan abu-abu slate Teluk Ungava seperti benteng alami, Pulau Akpatok adalah salah satu daratan yang paling terpencil dan paling sedikit dikunjungi di Arktik Kanada. Dataran kapur yang besar ini — sekitar 45 kilometer panjang dan 25 kilometer lebar — dikelilingi oleh tebing curam yang terjun hingga 245 meter langsung ke laut, menjadikannya hampir tidak dapat diakses dari sebagian besar arah. Pulau ini terletak di sudut timur laut Quebec, meskipun dikelola sebagai bagian dari wilayah Nunavut, dan satu-satunya pengunjung reguler adalah pemburu Inuit dari komunitas sekitarnya yang melakukan penyeberangan berbahaya untuk memanen satwa liar luar biasa yang ada di pulau ini.
Tebing-tebing Akpatok adalah salah satu yang paling dramatis di Arktik Kanada — dinding kapur vertikal yang tergores guano dan dipenuhi dengan gerakan serta suara dari salah satu koloni burung laut terbesar di Arktik timur. Murres berbulu tebal (Brunnich's guillemots) bersarang di sini dalam jumlah yang diperkirakan lebih dari satu juta burung, bentuk hitam-putih mereka terpaksa berdesakan di setiap tepi yang tersedia dengan kepadatan yang sulit dipercaya. Suara — raungan terus-menerus dari teriakan, panggilan, dan deru sayap — sangat mengesankan ketika dialami dari Zodiac di dasar tebing, dan pemandangan burung-burung yang mengalir masuk dan keluar dari koloni dalam aliran tanpa akhir adalah salah satu pertunjukan satwa liar yang luar biasa di Belahan Utara.
Dataran datar dan tanpa pohon di pulau ini mendukung komunitas fauna Arktik yang jarang namun tangguh. Beruang kutub adalah predator terestrial dominan, bersarang di pulau ini dalam jumlah yang signifikan — Akpatok dianggap sebagai salah satu lokasi bersarang beruang kutub terpenting di Arktik timur. Rubah Arktik memangsa telur dan anak burung laut selama musim berkembang biak, sementara kelinci Arktik merumput di vegetasi tundra yang tipis. Perairan di sekitarnya kaya akan kehidupan laut: walrus berjemur di beberapa pantai pulau yang dapat diakses, paus beluga melintasi Teluk Ungava selama migrasi musiman mereka, dan siklus nutrisi yang didorong oleh burung laut mendukung ekosistem laut yang produktif di bawah tebing.
Air di Teluk Ungava sendiri menambah daya tarik mistis pulau ini. Teluk ini mengalami beberapa pasang surut tertinggi di dunia — rentang pasang surut yang melebihi lima belas meter adalah hal yang umum — menciptakan arus kuat dan perlombaan pasang di sekitar pulau yang berkontribusi pada ketidakaksesannya. Interaksi pasang surut ini dengan Arus Labrador menghasilkan pengangkatan air kaya nutrisi yang memberi makan seluruh rantai makanan, dari plankton hingga beruang kutub. Sejarah geologis pulau ini sama menariknya: batu kapur yang membentuk Akpatok terbentuk di lautan tropis purba ratusan juta tahun yang lalu, dan fosil organisme laut terbenam di seluruh tebing.
Pulau Akpatok hanya dapat diakses melalui kapal pesiar ekspedisi atau pesawat sewaan (mendarat di dataran tinggi). Sebagian besar kunjungan kapal pesiar melibatkan pelayaran menggunakan Zodiac di sepanjang dasar tebing daripada pendaratan, karena medan dan satwa liar (terutama beruang kutub) membuat akses ke pantai menjadi tantangan. Musim kunjungan sangat singkat — dari akhir Juli hingga awal September — ketika kondisi es di Teluk Ungava memungkinkan navigasi. Cuaca tidak dapat diprediksi, dengan kabut, angin, dan perubahan suhu yang cepat menjadi hal yang biasa. Kunjungan ke Akpatok adalah pengalaman perbatasan yang sejati — sebuah pertemuan dengan salah satu lanskap alam liar dan paling mengagumkan di Amerika Utara.