Kanada
Devon Island
Pulau Devon menempati posisi yang unik dalam geografi superlatif: ia adalah pulau tak berpenghuni terbesar di Bumi. Membentang seluas 55.247 kilometer persegi — kira-kira seukuran Kroasia — daratan Arktik ini di Wilayah Qikiqtaaluk, Nunavut, tidak mendukung populasi manusia permanen, sebuah fakta yang segera dapat dipahami saat menjumpai lanskapnya yang dipenuhi tutupan es, gurun kutub, dan kawah dampak yang telah digunakan NASA sebagai analog Mars selama dua dekade. Pulau Devon bukan sekadar terpencil; ia adalah tempat di mana konsep keberhuniannya sendiri diuji dan ditemukan tidak memadai.
Fitur yang mendefinisikan pulau ini adalah tutupan esnya, yang menutupi sepertiga bagian timur dari daratan dalam sebuah kubah es permanen setebal hingga 600 meter. Dari reservoir beku ini, gletser mengalir ke segala arah, beberapa di antaranya mencapai laut sebagai gletser air pasang yang memecahkan gunung es ke dalam saluran sekitarnya. Bagian barat pulau ini ditandai oleh gurun polar — sebuah lanskap batu tandus, kerikil yang pecah karena embun beku, dan vegetasi tundra yang jarang yang menerima curah hujan lebih sedikit dibandingkan dengan Sahara. Kawah dampak Haughton, sebuah depresi selebar 23 kilometer yang diciptakan oleh serangan meteor 39 juta tahun yang lalu, telah menjadi lokasi Proyek Haughton-Mars NASA sejak tahun 1997.
Tidak ada layanan apa pun di Pulau Devon. Kapal ekspedisi menyediakan semua kebutuhan, dan pendaratan — biasanya dengan Zodiac di Pelabuhan Dundas di pantai selatan atau di lokasi yang ditentukan oleh kondisi es dan cuaca — membawa pengunjung ke lanskap di mana ketidakhadiran manusia terasa fisik dan mutlak. Keheningan Pulau Devon memiliki kualitas yang jarang dialami di mana pun di Bumi — tidak ada lalu lintas, tidak ada pesawat, tidak ada mesin, tidak ada hunian. Satu-satunya suara adalah angin, air, es, dan sesekali suara burung atau gonggongan anjing laut.
Meskipun tampaknya tidak ramah, Pulau Devon mendukung populasi satwa liar yang signifikan. Muskoxen, dengan bulu berbulu lebat yang tampaknya tidak berubah sejak Pleistosen, merumput di tundra yang jarang dengan kawanan yang bisa mencapai beberapa puluh. Kelinci Arktik berkumpul di lereng bukit dalam kelompok yang kadang-kadang melebihi seratus individu. Beruang kutub melintasi garis pantai dan tepi es, dan perairan sekitarnya menjadi rumah bagi narwhal, beluga, walrus, dan anjing laut bercincin. Dinding tebing di sepanjang pantai selatan menyediakan lokasi bersarang bagi murres bertubuh tebal dan burung laut Arktik lainnya.
Pulau Devon dikunjungi oleh kapal pesiar ekspedisi dalam rute Northwest Passage dan High Arctic, biasanya dari akhir Juli hingga awal September. Lokasi yang paling sering dikunjungi adalah Pelabuhan Dundas, di pantai selatan, di mana reruntuhan pos RCMP tahun 1920-an dan pemukiman relokasi Inuit memberikan konteks sejarah. Kondisi es bervariasi secara dramatis antara tahun dan bahkan antara minggu, dan tidak ada kunjungan ke Pulau Devon yang dapat dijamin. Ketidakpastian ini — kemungkinan nyata bahwa alam akan menolak akses — adalah bagian dari apa yang menjadikan pencapaian ini salah satu prestasi paling otentik dalam perjalanan ekspedisi.