Cile
Puerto Bories terletak di tepi Suara Última Esperanza—"Suara Harapan Terakhir"—di Patagonia Chili, sebuah nama yang diberikan oleh navigator abad kesembilan belas Juan Ladrillero, yang memasuki perairan ini sebagai upaya terakhirnya untuk menemukan jalur menuju Pasifik. Pemukiman ini, yang kini pada dasarnya merupakan pinggiran kota dari kota terdekat Puerto Natales, melestarikan sisa-sisa pabrik pengolahan daging yang pernah berkembang pesat yang dibangun oleh Sociedad Explotadora de Tierra del Fuego pada tahun 1913—sebuah kompleks bangunan industri bata merah yang telah ditetapkan sebagai Monumen Nasional Chili dan sebagian diubah menjadi hotel Singular Patagonia, salah satu akomodasi paling atmosferik di Amerika Selatan.
Pemandangan ini adalah drama murni Patagonia. Suara mengalir ke arah barat menuju dinding puncak bersalju yang mencakup Monte Balmaceda dan gletser menggantungnya, yang terlihat dari tepi laut pada hari-hari cerah. Di selatan, stepa datar yang ditiup angin membentang menuju massif Torres del Paine, di mana menara granit dan danau turquoise membentuk salah satu taman nasional yang paling menakjubkan secara visual di planet ini. Angin—teman setia Patagonia—menghantam suara dalam hembusan yang dapat mencapai kekuatan badai, membengkokkan pohon lenga menjadi sudut permanen dan menciptakan buih putih di atas air gelap. Cahaya di lintang selatan ini luar biasa: rendah, keemasan, dan terus-menerus berubah saat awan berlari melintasi langit yang luas.
Masakan Puerto Bories dan area Puerto Natales yang lebih luas mengambil inspirasi dari tradisi asado Patagonian—domba utuh yang dipanggang di atas api terbuka dalam gaya gauchos dan peternak domba yang menetap di perbatasan ini pada akhir abad kesembilan belas. Cordero patagónico (domba Patagonian), yang dibesarkan di padang rumput yang diterpa angin dan dipanggang perlahan hingga bagian luar menjadi hangus dan bagian dalamnya sangat lembut, adalah salah satu pengalaman daging yang luar biasa di Amerika Selatan. Air dingin dari teluk dan fjord Pasifik menyediakan centolla (kepiting raja), merluza austral (ikan hake selatan), dan congrio (belut conger)—makanan laut yang mencerminkan kondisi ekstrem di mana ia dipanen. Restoran The Singular Patagonia mengubah bahan-bahan ini menjadi hidangan yang halus yang disajikan dalam suasana atmosfer dari kompleks industri yang dipugar, dengan jendela besar yang membingkai teluk dan pegunungan di seberangnya.
Taman Nasional Torres del Paine, yang terletak tujuh puluh lima mil ke barat laut, adalah daya tarik utama yang tak terbantahkan di wilayah ini. Menara granit (torres), tanduk (cuernos), dan Glasier Grey yang luas menciptakan pemandangan yang telah dibandingkan dengan Himalaya dan Yosemite, sambil tetap mempertahankan karakter Patagonian yang kuat dan diterpa angin. W Trek, sebuah sirkuit hiking selama empat hingga lima hari, adalah salah satu jalur berjalan multi-hari terbaik di dunia, melintasi di bawah menara-menara, sepanjang tepi Lago Grey, dan melalui Lembah Francés. Satwa liar di sini termasuk guanaco (kerabat liar llama), kondor Andes, puma, dan rusa huemul yang langka. Ekspedisi Zodiac di suara menuju glasier Balmaceda dan Serrano menawarkan alternatif perjalanan sehari bagi mereka yang tidak melakukan trekking multi-hari.
Puerto Bories dapat diakses melalui Puerto Natales, yang menerima penerbangan dari Santiago melalui Punta Arenas. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah musim panas selatan, dari November hingga Maret, ketika siang hari berlangsung hingga tujuh belas jam dan suhu—meskipun masih sejuk (rata-rata 10–15°C)—adalah yang paling nyaman. Bulan peralihan Oktober dan April menawarkan keramaian yang lebih sedikit dan cuaca yang dramatis. Musim dingin (Juni–Agustus) menutup banyak fasilitas dan jalur, tetapi menawarkan Patagonia yang sunyi dan mencolok dengan puncak bersalju dan lanskap kosong yang menarik bagi para pelancong yang paling pemberani.