SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. Cile
  4. Pulau Robinson Crusoe

Cile

Pulau Robinson Crusoe

Robinson Crusoe Island

Di biru tua Samudera Pasifik, 670 kilometer barat daratan Chili, Pulau Robinson Crusoe muncul dari gelombang sebagai lanskap vulkanik yang dramatis dengan puncak-puncak yang menjulang, jurang-jurang dalam, dan hutan endemik yang menginspirasi salah satu cerita paling terkenal dalam sastra dunia. Inilah pulau di mana, pada tahun 1704, bajak laut Skotlandia Alexander Selkirk secara sukarela ditinggalkan selama empat tahun dan empat bulan — sebuah ujian ketahanan luar biasa yang memberikan Daniel Defoe bahan mentah untuk novelnya tahun 1719, Robinson Crusoe.

Pulau ini, yang awalnya bernama Más a Tierra dan diubah namanya pada tahun 1966 untuk memanfaatkan ketenaran sastra, adalah harta biologis yang memiliki signifikansi global. Sebagai bagian dari Cagar Biosfer UNESCO, pulau ini menyimpan konsentrasi spesies endemik yang menyaingi kelompok pulau yang jauh lebih besar dan lebih terkenal. Juan Fernández firecrown, seekor kolibri yang hanya ditemukan di pulau ini, menampilkan mahkota ruby yang iridescent yang menangkap cahaya saat ia mencari makan di antara fuchsia asli. Pakis pohon raksasa menjulang setinggi lima belas meter, siluet prasejarah mereka menciptakan kanopi yang telah melindungi ekosistem unik sejak jauh sebelum kedatangan manusia. Lebih dari enam puluh persen spesies tanaman asli pulau ini tidak ada di tempat lain di Bumi.

San Juan Bautista, satu-satunya pemukiman di pulau ini, adalah rumah bagi sekitar sembilan ratus penduduk yang kehidupannya berputar di sekitar laut. Lobster batu Juan Fernández — spesies yang endemik di perairan ini — merupakan sumber penghidupan utama komunitas dan krustasea paling berharga di Chili. Selama musim memancing dari bulan Oktober hingga Mei, perahu-perahu kecil berlayar di pagi hari menembus arus kuat Pasifik, kembali dengan tangkapan yang segera dikemas dan diterbangkan oleh pesawat kecil ke meja-meja restoran di Santiago. Tepian desa yang sederhana, di mana perahu-perahu penangkap ikan ditarik ke pantai vulkanik hitam, memberikan gambaran yang jelas tentang sebuah komunitas yang didefinisikan oleh hubungannya dengan lautan.

Jalur-jalur pendakian yang melintasi bagian dalam pulau menawarkan pertemuan dengan lanskap yang memiliki keindahan hampir seperti dunia lain. Jalur menuju Mirador de Selkirk mendaki melalui hutan endemik yang lebat menuju titik pengamatan di mana sang terasing konon memindai cakrawala untuk kapal penyelamat. Pemandangan panorama dari puncak — tulang punggung vulkanik pulau yang menurun ke segala arah untuk bertemu dengan Samudera Pasifik yang tak berujung — sangat mengesankan. Jalur Plazoleta del Yunque melintasi hutan-hutan kuno di mana vegetasi endemik menciptakan dunia hijau yang terkurung yang terasa sepenuhnya terpisah dari zaman modern.

Kapal pesiar berlabuh di Teluk Cumberland dan mengangkut penumpang ke tepi laut San Juan Bautista. Tempat berlabuh bisa bergoyang, dan kondisi pendaratan bergantung pada cuaca. Pulau ini juga dapat diakses dengan pesawat kecil dari Santiago (sekitar dua setengah jam). Musim panas selatan dari bulan Desember hingga Maret menawarkan kondisi yang paling sejuk dan kering, dengan suhu jarang melebihi 22°C. Iklim maritim pulau ini berarti bahwa hujan dan angin mungkin terjadi sepanjang tahun, tetapi suhu yang sejuk dan rasa isolasi yang mendalam — diperkuat oleh pengetahuan bahwa Anda berdiri di pulau yang menginspirasi salah satu kisah bertahan hidup terbesar dalam sastra — menciptakan pengalaman yang membekas lama setelah keberangkatan.