
Kroasia
80 voyages
Opatija adalah Riviera Austria sebelum Côte d'Azur menjadi terkenal — sebuah kota resor Habsburg di Teluk Kvarner, Kroasia, di mana aristokrat Wina, komposer, dan penderita tuberkulosis datang untuk menghirup udara Mediterania dan berjalan-jalan di sepanjang tepi laut yang masih memancarkan keanggunan percaya diri dari akhir abad kesembilan belas. Hari ini, kota yang berpenduduk dua belas ribu ini mempertahankan hotel-hotel megah, taman, dan jalur pesisir yang menjadikannya resor pantai modern pertama di Eropa Tengah.
Lungomare — sebuah promenade pesisir sepanjang dua belas kilometer yang menghubungkan Opatija dengan kota tetangga Lovran — adalah salah satu jalur terbaik di Adriatik. Dipahat ke dalam garis pantai berbatu pada tahun 1889 dan dikelilingi oleh vegetasi Mediterania, jalur ini melewati vila-vila era Habsburg, teluk renang yang dapat diakses melalui tangga batu, dan titik pandang yang menghadap ke Teluk Kvarner menuju pulau Cres. Jalan ini memberikan kepuasan pada setiap langkah, meskipun tradisi Opatija adalah untuk berjalan perlahan, berhenti untuk menikmati kopi di teras tepi laut yang telah melayani fungsi yang sama selama lebih dari satu abad.
Warisan arsitektur kota ini berpusat pada hotel-hotel megah yang mengubah desa nelayan menjadi sebuah resor. Hotel Kvarner, yang dibuka pada tahun 1884, adalah hotel pertama di pantai Adriatik timur. Villa Angiolina, yang dibangun oleh seorang pedagang kaya pada tahun 1844, terletak di tengah taman botani yang dipenuhi tanaman Mediterania dan eksotis, berfungsi sebagai museum luar ruangan dari ambisi hortikultura. Museum Pariwisata Kroasia, yang terletak di dalam villa, mendokumentasikan evolusi pariwisata tepi laut dari hak istimewa menjadi hobi.
Azamara, Emerald Yacht Cruises, dan Windstar Cruises memasukkan Opatija dalam rute Adriatik mereka, para penumpangnya menemukan sebuah resor yang menawarkan keanggunan Adriatik tanpa keramaian Dubrovnik atau kompleksitas Venesia. Masakan daerah Kvarner yang mengelilingi — dipengaruhi oleh tradisi Italia, Austria, dan Kroasia — menghasilkan makanan laut yang luar biasa, hidangan asparagus liar di musim semi, dan truffle Istria yang setara dengan apa pun yang ditemukan di Piedmont.
April hingga Oktober menyediakan kondisi yang ideal, dengan Mei dan September menawarkan kombinasi terbaik antara cuaca hangat dan suasana yang damai. Opatija adalah rahasia paling halus di Adriatik — sebuah kota yang menciptakan konsep pariwisata tepi laut di bagian Eropa ini dan masih mengamalkannya dengan anggun seperti seorang kaisar.



