Kroasia
Terjepit antara Laut Adriatik dan benteng utara pegunungan Velebit, Senj adalah salah satu kota tertua yang terus dihuni di pantai Kroasia — sebuah tempat yang sejarahnya yang penuh gejolak tertulis di setiap batu benteng abad pertengahannya dan latar dramatisnya di bawah pegunungan pesisir tertinggi di Adriatik telah membentuk karakter kemandirian yang kuat selama lebih dari dua ribu tahun. Bangsa Romawi mengenalnya sebagai Senia; Uskoks menjadikannya sebagai benteng bajak laut yang paling ditakuti di Adriatik timur.
Kehadiran yang mendefinisikan Senj adalah Benteng Nehaj, sebuah menara persegi besar yang dibangun pada tahun 1558 di atas bukit yang mengawasi pelabuhan. Dibangun oleh Uskoks — pengungsi Kristen dari Bosnia yang ditaklukkan Ottoman yang beralih ke perompakan maritim sebagai mata pencaharian dan sebagai perang salib — benteng ini berfungsi sebagai basis untuk kampanye perompakan terhadap pengiriman Ottoman dan Venesia yang membawa kekuatan besar Mediterania ke meja perundingan. Kisah Uskoks adalah salah satu yang paling berwarna dalam sejarah Adriatik: bagian perlawanan gerilya, bagian kejahatan terorganisir, dan sepenuhnya dramatis.
Lokasi Senj di kaki pegunungan Velebit membuatnya terpapar pada bura — angin katabatik yang ganas dan dingin yang turun dari pegunungan dengan kekuatan luar biasa, kadang-kadang mencapai kecepatan lebih dari dua ratus kilometer per jam. Bura telah membentuk segala sesuatu tentang kota ini, mulai dari arsitektur (bangunan rendah yang kokoh dengan jendela kecil) hingga masakan (hidangan pegunungan yang kaya daripada masakan Mediterania yang lebih ringan yang ditemukan lebih jauh ke selatan). Ketika bura bertiup, laut membeku menjadi lembaran percikan di pelabuhan dan kota ini bersembunyi dengan stoisisme yang terlatih.
Tradisi kuliner Senj mencerminkan posisinya di titik pertemuan antara pantai dan pegunungan. Domba dari dataran tinggi Velebit — dagingnya diperkaya oleh rempah liar dan angin bura yang mengandung garam — dipanggang di atas api terbuka, menghasilkan daging yang luar biasa lembut dan kaya rasa. Ikan dan kerang Adriatik melengkapi hidangan pegunungan, dan keju domba lokal — Lički sir — adalah varietas keras yang tajam yang diproses di gubuk-gubuk pegunungan. Konobas (tavern tradisional) di kota ini menyajikan hidangan-hidangan ini di dalam interior yang dindingnya terbuat dari batu, hangat oleh perapian terbuka.
Taman Nasional Velebit Utara, yang terletak tepat di atas Senj, menawarkan beberapa jalur hiking paling spektakuler di Kroasia. Jalur Premužić, sebuah jalan yang dirancang dengan mahir yang melintasi panjang punggung Velebit, memberikan pemandangan panorama yang menakjubkan melintasi Laut Adriatik menuju pulau-pulau Krk dan Rab. Lukina Jama, salah satu gua terdalam di dunia dengan kedalaman lebih dari 1.400 meter, terletak di dalam batas taman. Senj dapat diakses melalui jalan raya pesisir dari Rijeka (satu jam) atau melalui laut, dengan pelabuhan kecil yang dapat menampung kapal ekspedisi. Dari bulan Mei hingga Oktober adalah waktu yang paling menyenangkan, meskipun angin bura dapat datang kapan saja sepanjang tahun.