SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. Kroasia
  4. Stari Grad

Kroasia

Stari Grad

Stari Grad — "Kota Tua" dalam bahasa Kroasia — bukan sekadar tua; ia adalah salah satu kota tertua di Eropa. Didirikan sebagai Pharos oleh kolonis Yunani dari pulau Paros pada tahun 384 SM, pemukiman ini di pesisir utara pulau Hvar telah dihuni secara terus menerus selama lebih dari 2.400 tahun, menjadikannya kontemporer dengan Athena klasik dan lebih tua dari Roma. Dataran Stari Grad yang terdaftar di UNESCO, yang membentang ke selatan dari kota, melestarikan sistem pembagian lahan Yunani asli — petak pertanian geometris yang dibatasi oleh dinding batu — yang telah digunakan secara terus menerus sejak abad keempat SM, menjadikannya lanskap pertanian tertua yang masih ada di Mediterania.

Kota ini sendiri adalah permata arsitektur Adriatik, pelabuhannya yang tenang dan jalan-jalan batu yang sempit menawarkan alternatif yang menarik bagi kemewahan dan kehidupan malam di Hvar Town di pantai selatan pulau. Tvrdalj, sebuah vila Renaissance yang diperkuat yang dibangun oleh penyair Kroasia abad keenam belas, Petar Hektorovic, adalah bangunan paling khas di Stari Grad — sebuah kompleks berpagar yang menggabungkan kolam ikan, taman, dan teras batu bertuliskan yang dirancang penyair sebagai tempat peristirahatan filosofis. Tulisan di atas pintu masuk berbunyi, "Baik kekayaan maupun kemuliaan, hanya ketenangan sederhana dari sebuah rumah kecil" — sebuah perasaan yang menangkap karakter Stari Grad dengan sempurna.

Makanan dan anggur dari pulau Hvar mencapai ekspresi paling halusnya di sekitar Stari Grad. Pulau ini memproduksi minyak zaitun yang luar biasa dari kebun yang dalam beberapa kasus telah dibudidayakan secara terus-menerus sejak pemukiman Yunani. Anggur lokal — terutama merah Plavac Mali dan putih Bogdanusa, anggur yang berasal dari Hvar — semakin mendapatkan pengakuan internasional. Restoran di kawasan tua Stari Grad menyajikan ikan segar dari Adriatik, salad cumi, gregada (stew ikan tradisional yang berasal dari Yunani), dan madu beraroma lavender yang merupakan salah satu produk khas Hvar.

Dataran Stari Grad, yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 2008, paling baik dieksplorasi dengan berjalan kaki atau bersepeda. Pembagian lahan kuno Yunani — chora — terlihat sebagai jaringan dinding batu, jalur, dan lahan pertanian yang menanam anggur, zaitun, dan lavender dalam petak-petak yang telah mempertahankan dimensinya selama dua setengah milenium. Tempat perlindungan batu kecil yang disebut trim menghiasi lanskap, dan dinding batu kering yang membatasi petak-petak tersebut adalah mahakarya konstruksi, disusun tanpa semen dengan teknik yang telah diturunkan dari generasi ke generasi.

Kapal pesiar berlabuh di teluk Stari Grad dan mengangkut penumpang ke pelabuhan, atau bersandar di terminal feri terdekat. Kota ini kompak dan dapat dijelajahi dengan berjalan kaki, dengan sebagian besar atraksi berada dalam radius lima menit dari pelabuhan. Musim terbaik untuk berkunjung adalah dari Mei hingga Oktober, dengan bulan Juni dan September menawarkan kombinasi ideal antara cuaca hangat, jalanan yang tidak ramai, dan panen lavender yang mengharumkan lereng bukit di sekitarnya. Stari Grad adalah tujuan bagi para pelancong yang lebih memilih kedalaman daripada tampilan — sebuah kota di mana 2.400 tahun pemukiman yang berkelanjutan telah menghasilkan bukan monumen kemegahan kekaisaran tetapi keindahan tenang yang berlapis, yang terungkap perlahan dan memberikan imbalan bagi perhatian.