SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
Alexandria (Alexandria)

Mesir

Alexandria

129 voyages

|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. Mesir
  4. Alexandria

Alexandria pernah menjadi ibu kota intelektual dunia kuno — kota di mana Perpustakaan Agung mengumpulkan pengetahuan umat manusia, di mana Euclid merumuskan geometri, dan di mana mercusuar Pharos menerangi pintu masuk pelabuhan sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban. Didirikan oleh Alexander Agung pada tahun 331 SM, pelabuhan Mediterania ini di pantai utara Mesir telah berulang kali menemukan kembali dirinya selama dua puluh tiga abad tanpa pernah sepenuhnya melepaskan hantu klasiknya.

Bibliotheca Alexandrina, yang dibuka pada tahun 2002 di lokasi yang diduga sebagai tempat Perpustakaan Agung yang asli, mewakili salah satu proyek budaya paling ambisius abad kedua puluh satu — sebuah cakram miring dari granit dan kaca yang dirancang oleh firma Norwegia Snøhetta yang menampung jutaan volume, beberapa museum, dan sebuah planetarium. Eksterior bangunan ini diukir dengan karakter dari setiap alfabet dan skrip yang dikenal, menciptakan permukaan yang berfungsi sebagai arsitektur sekaligus pernyataan filosofis tentang universalitas pengetahuan manusia.

Katakombe Kom el-Shoqafa, yang ditemukan secara tidak sengaja pada tahun 1900, menawarkan pengalaman arkeologi paling luar biasa di Alexandria — sebuah nekropolis bawah tanah berlapis dari abad kedua Masehi di mana tradisi seni Mesir, Yunani, dan Romawi berpadu dalam seni pemakaman yang mencerminkan identitas multikultural Alexandria. Relief yang diukir menunjukkan dewa-dewa Mesir dalam pakaian militer Romawi, sebuah metafora visual untuk sintesis budaya yang mendefinisikan kota ini.

Holland America Line, MSC Cruises, Oceania Cruises, P&O Cruises, Royal Caribbean, Scenic Ocean Cruises, dan Virgin Voyages berlabuh di pelabuhan Alexandria, dengan ekskursi terorganisir ke Kairo dan Piramida Giza — perjalanan tiga jam melalui Delta Nil — menjadi pilihan pantai yang paling populer. Namun, Alexandria sendiri memberikan imbalan bagi mereka yang menolak daya tarik piramida: taman Istana Montaza, amfiteater Romawi di Kom el-Dikka, dan promenade corniche di sepanjang Mediterania semuanya membenarkan eksplorasi yang mendalam.

Oktober hingga April menawarkan kondisi kunjungan yang paling nyaman, menghindari panasnya musim panas yang menyengat. Alexandria adalah tujuan langka yang telah dianggap terlalu berlebihan dan juga kurang dihargai secara bersamaan — para wisatawan melintas dalam perjalanan menuju Kairo sambil mengabaikan sebuah kota yang kontribusinya terhadap peradaban manusia melampaui banyak negara, dan kompleksitasnya saat ini memberikan imbalan bagi mereka yang terlibat dengan sesuatu yang lebih kaya daripada sekadar kartu pos.

Gallery

Alexandria 1