
Prancis
762 voyages
Terletak di sepanjang pantai biru di Riviera Prancis, pelabuhan Nice memiliki kisah sejarah yang kaya yang bermula dari pendiriannya oleh pelaut Yunani pada tahun 350 SM. Awalnya dinamai "Nikaia" setelah dewi kemenangan Yunani, kota ini berkembang pesat di bawah kekuasaan Romawi, menjadi pusat perdagangan yang menonjol pada abad pertama Masehi. Selama berabad-abad, Nice beralih melalui berbagai kekuasaan, termasuk Para Pangeran Provence dan Rumah Savoy, sebelum secara resmi menjadi bagian dari Prancis pada tahun 1860. Masa lalu yang penuh cerita ini tercermin dalam arsitektur kota yang beragam dan lanskap budaya yang hidup, menjadikannya destinasi yang menarik bagi para penggemar sejarah.
Karakter Nice didefinisikan oleh perpaduan harmonis antara pesona dunia lama dan keanggunan modern. Kota Tua, atau Vieux Nice, memikat pengunjung dengan gang-gang sempit yang berkelok dan bangunan-bangunan berwarna pastel yang cerah, banyak di antaranya berasal dari abad ke-17 dan ke-18. Sebaliknya, bagian-bagian baru kota ini menampilkan koleksi struktur Belle Époque yang menakjubkan dan desain kontemporer, mencerminkan evolusi kota ini sebagai tempat peristirahatan musim dingin yang modis. Suasana di sini hidup namun santai, dengan desiran lembut pasar lokal dan suara ombak yang menyentuh pantai berbatu menciptakan suasana yang mengundang dan terasa sangat Mediterania.
Kelezatan kuliner adalah bagian penting dari pesona Nice, dengan spesialisasi lokal yang menampilkan warisan pertanian yang kaya di daerah ini. Kunjungan ke Pasar Cours Saleya yang semarak sangatlah penting, di mana pengunjung dapat menikmati produk segar, rempah-rempah aromatik, dan barang-barang artisan. Pastikan untuk mencoba socca yang ikonik, pancake kacang chickpea yang gurih, dan pissaladière yang lezat, tart bawang karamel yang ditambahkan dengan ikan teri dan zaitun. Untuk hidangan manis, kelezatan lokal tart aux myrtilles (tart blueberry) adalah suatu keharusan, menawarkan cita rasa dari hasil panen buah yang melimpah di daerah ini. Makan di Nice bukan sekadar sebuah hidangan; itu adalah pengalaman yang kaya akan tradisi dan budaya lokal.
Bagi mereka yang ingin menjelajahi lebih jauh dari batas kota, daerah sekitarnya menawarkan berbagai atraksi yang menampilkan keindahan dan sejarah Riviera Prancis. Hanya dengan berkendara singkat, kota kecil Viviers memikat dengan jalan-jalan abad pertengahannya dan reruntuhan Romawi kuno, sementara Montignac adalah rumah bagi Gua Lascaux yang terkenal, yang dikenal karena lukisan prasejarahnya. Saint-Aubin-sur-Mer dan Saint-Leu-d'Esserent memberikan sekilas tentang lanskap pesisir dan pedesaan daerah tersebut, masing-masing, dan kota bersejarah Arles mengundang pengunjung untuk menjelajahi amfiteater Romawinya serta inspirasi Van Gogh. Setiap destinasi terdekat ini memperkaya pengalaman perjalanan, menambahkan lapisan penemuan pada kunjungan ke Nice.
Pelabuhan Nice adalah pusat yang ramai bagi para pelancong kapal pesiar, dengan 197 panggilan kapal pesiar tahunan yang menyambut berbagai merek kapal pesiar bergengsi. Penumpang dapat memulai perjalanan dengan Avalon Waterways, Azamara, Celebrity Cruises, Emerald Cruises, Emerald Yacht Cruises, Norwegian Cruise Line, P&O Cruises, Ponant, Royal Caribbean, Scenic Ocean Cruises, Scenic River Cruises, Silversea, Tauck, dan Windstar Cruises. Setiap jalur menawarkan rute unik yang memungkinkan tamu untuk menjelajahi keindahan menakjubkan dari Riviera Prancis, dengan Nice berfungsi sebagai gerbang yang indah menuju beragam atraksi dan pengalaman di kawasan ini. Baik menikmati masakan lokal atau berjemur di bawah sinar matahari di sepanjang Promenade des Anglais, sebuah pelayaran dari Nice menjanjikan perjalanan yang tak terlupakan yang dipenuhi dengan kemewahan dan budaya.


