
Prancis
Villefranche-sur-Saone
72 voyages
Di jantung negara anggur Beaujolais, di mana Sungai Saône mengalir ke selatan menuju pertemuannya dengan Rhône di Lyon, Villefranche-sur-Saône berfungsi sebagai ibu kota bersejarah dari sebuah wilayah yang anggurnya telah menaklukkan dunia dan pedesaannya tetap menjadi salah satu lanskap pastoral paling menawan di Prancis. Didirikan pada tahun 1212 oleh para bangsawan Beaujeu sebagai "kota bebas" (ville franche) yang menawarkan privilese pajak untuk menarik pemukim, kota pasar ini telah mempertahankan vitalitas komersialnya selama delapan abad, dengan fasad Renaissance yang menakjubkan di sepanjang Rue Nationale yang menjadi saksi kemakmuran yang dibangun di atas anggur, tekstil, dan perdagangan sungai.
Karakter Villefranche adalah sebuah kota pasar Prancis yang otentik—tidak terlalu turistik maupun terabaikan, tetapi sederhana dan percaya diri dalam dirinya sendiri. Rue Nationale, jalan utama, membentang melalui kota tua dalam koridor keunggulan arsitektur: fasad-fasad Renaissance dan klasik menyembunyikan halaman-halaman dalam (traboules, sebutan yang dikenal di wilayah Rhône Valley) yang mengungkapkan taman-taman tersembunyi, tangga batu, dan kehidupan domestik yang tenang dari sebuah kota provinsi Prancis. Gereja Notre-Dame des Marais, yang dibangun pada abad ketiga belas, menggabungkan kekokohan Romawi dengan aspirasi Gotik dalam sebuah bangunan yang secara spiritual mengikat kota ini sebagaimana alun-alun pasar mengikatnya secara komersial.
Masakan Beaujolais adalah sepupu Lyon yang sedikit lebih rustic—kental, berfokus pada daging babi, dan dirancang untuk melengkapi anggur yang mendefinisikan daerah ini. Bouchons lokal (restoran tradisional) menyajikan andouillette (sosis usus bagi yang berani), saucisson chaud lyonnais (sosis hangat dengan kentang dan lentil), serta coq au vin yang dibuat dengan Beaujolais lokal yang memberikan hidangan ini keunikan rasa buahnya. Quenelles de brochet (dumpling pike dalam saus krim) muncul di menu seperti halnya di seluruh Lembah Rhône, sementara charcuterie daerah ini—rosette, jésus, dan cervelas—mencerminkan peran sentral daging babi di bagian Prancis ini. Fromage blanc dengan krim dan rempah memberikan penutup yang sederhana dan sempurna untuk setiap hidangan.
Wilayah anggur Beaujolais yang memancar dari Villefranche menawarkan pengalaman mencicipi yang bervariasi, mulai dari kesederhanaan ceria Beaujolais Nouveau hingga kompleksitas serius yang layak disimpan dari sepuluh Beaujolais Crus—Morgon, Fleurie, Moulin-à-Vent, dan rekan-rekannya memproduksi anggur berbasis Gamay yang semakin sering dibandingkan dengan Burgundy dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Rute des Vins du Beaujolais membentang melalui desa-desa batu emas yang terletak di antara kebun anggur, masing-masing menawarkan mencicipi anggur dan jenis keramahan pembuat anggur yang menjadikan wisata anggur di Prancis sangat memuaskan. Desa-desa Pierres Dorées (Batu Emas) di Beaujolais selatan, yang dibangun dari batu kapur berwarna madu, menambah keindahan arsitektur pada lanskap vitikultur.
AmaWaterways berhenti di Villefranche selama rute Rhône dan Saône, dan tempat berlabuh di tepi sungai menempatkan tamu dalam jarak berjalan kaki dari kota tua dan harta karun Renaissance-nya. Kedekatan kota ini dengan Lyon—hanya dua puluh lima menit dengan kereta—memberikan akses ke ibu kota gastronomi Prancis bagi mereka yang ingin memperluas eksplorasi kuliner mereka. Bagi para pecinta anggur yang telah menjelajahi Burgundy dan Bordeaux dan mencari batasan baru dari terroir Prancis—dan bagi para pelancong yang menghargai kota-kota provinsi Prancis yang telah menolak untuk menjadi apa pun selain diri mereka sendiri—Villefranche-sur-Saône menawarkan pesona Beaujolais yang tenang.








