Jerman
Eltmann adalah salah satu kota kecil Franconia yang mungkin diabaikan oleh penumpang kapal pesiar di peta, tetapi akan diingat lama setelah pelayaran berakhir. Terletak di tepi kiri Sungai Main di Upper Franconia, Bavaria, kota ini yang dihuni sekitar 5.000 jiwa berada di kaki bukit Hasberg, di mana reruntuhan Kastil Wallburg — sebuah benteng abad pertengahan yang pertama kali didokumentasikan pada abad kedua belas — mengawasi lanskap kebun anggur, rumah-rumah setengah kayu, dan sungai yang melengkung lembut di bawahnya. Sejarah Eltmann membentang lebih dari seribu tahun, nasibnya naik dan turun seiring dengan para uskup, kesatria, dan pedagang yang membentuk geografi abad pertengahan Franconia yang kompleks.
Pesona kota ini terletak pada keaslian yang tidak terpolish. Marktplatz (alun-alun pasar) dipusatkan oleh Rathaus (balai kota) dan gereja paroki St. Kilian, yang asal-usulnya berasal dari periode Gotik. Rumah-rumah setengah kayu bergaya Franconian — dinding yang dicat putih disilangkan oleh balok kayu gelap, kotak jendela yang melimpah dengan geranium — menghiasi jalan-jalan sempit yang berliku menaiki bukit menuju reruntuhan Wallburg. Kastil ini, meskipun sebagian besar dalam keadaan hancur, memberikan imbalan berupa pemandangan panorama yang menakjubkan melintasi lembah Main dan perbukitan berhutan di seberangnya. Pada hari pasar, alun-alun dipenuhi dengan kios-kios yang menjual produk lokal: anggur Franconian, roti segar, sayuran musiman, dan sosis asap yang membuat wilayah ini terkenal.
Masakan Franconia adalah sepupu Bavaria yang lebih halus dan tidak terlalu berat. Spesialisasi lokalnya adalah Schufernudeln (mi kentang Franconia), disajikan bersama bratwurst atau Schäufele renyah (bahu babi yang dipanggang lambat). Franconia juga merupakan daerah penghasil anggur paling produktif di Jerman jika diukur berdasarkan jumlah kebun anggur per kapita, dan anggur putih Silvaner kering yang diproduksi di lereng-lereng di atas Sungai Main adalah salah satu yang terbaik di negara ini — mineral, tepat, dan merupakan pendamping sempurna untuk ikan sungai. Bocksbeutel, botol pipih yang khas dan digunakan secara eksklusif untuk anggur Franconia, adalah baik merek dagang maupun suvenir yang dapat dikoleksi. Toko roti lokal memproduksi Lebkuchen (roti jahe) dan Schneeball ("bola salju" — bola pastry goreng yang ditaburi gula bubuk) yang sangat dicintai di seluruh wilayah.
Dari Eltmann, ekskursi kapal pesiar sungai mengakses harta karun yang lebih luas dari Franconia dan Bavaria utara. Bamberg, sebuah kota Warisan Dunia UNESCO yang hanya dua puluh kilometer ke hulu, adalah salah satu kota abad pertengahan yang paling terpelihara di Jerman, terkenal dengan katedral Romanesque-nya, Rauchbier (bir asap), dan Altes Rathaus (Balai Kota Tua) yang dibangun dengan cara yang tidak terduga di atas jembatan di atas Sungai Regnitz. Kota terdekat, Wertheim, di pertemuan Sungai Main dan Tauber, memiliki kastil hancur terbesar di Jerman. Bagi para penggemar anggur, jalur anggur Lembah Main menghubungkan puluhan produsen kecil, banyak di antaranya menawarkan pencicipan di ruang bawah tanah mereka yang penuh suasana.
AmaWaterways menyertakan Eltmann dalam rute kapal pesiar sungai Main-Danube, dengan kapal berlabuh di sepanjang tepi sungai kota. Skala intim kota ini berarti bahwa semuanya — alun-alun pasar, reruntuhan kastil, kebun anggur — dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari kapal. Waktu terbaik untuk mengunjungi adalah dari Mei hingga Oktober, ketika kebun anggur berwarna hijau (atau emas di musim gugur), taman bir terbuka, dan lembah Main menikmati kehangatan kontinental yang menjadikan Franconia salah satu daerah paling cerah dan menyenangkan di Jerman.