
Jerman
948 voyages
Posisi Kehl di tepi Rhine, tepat di seberang ibu kota Alsace, Strasbourg, telah menjadikannya perbatasan yang diperebutkan selama berabad-abad. Kota ini berpindah tangan berkali-kali antara Prancis dan Jerman — paling dramatis antara tahun 1871 dan 1919, ketika diadministrasikan sebagai bagian dari Reich Jerman setelah Perang Franco-Prusia, sebelum kembali ke Prancis di bawah Perjanjian Versailles dan kembali ke Jerman pada tahun 1935. Saat ini, kedua kota berbagi jalur trem melintasi jembatan pejalan kaki Mimram, dan apa yang dulunya merupakan salah satu perbatasan terkuat di Eropa telah menjadi salah satu penyeberangan yang paling mulus — simbol hidup dari integrasi Eropa yang dilalui penduduk di kedua sisi tanpa berpikir dua kali.
Kehl sendiri adalah sebuah kota Baden-Württemberg yang sederhana dan terawat dengan baik, yang merupakan aset terbesarnya adalah kedekatannya yang langsung dengan Strasbourg. Tepian sungai Rhine menawarkan jalur sepeda yang menyenangkan melalui dataran banjir yang dipenuhi pohon poplar dan akses ke cagar alam Taubergiessen — sebuah lanskap terlindungi yang terdiri dari danau-danau meander, hutan poplar hitam, dan tempat bersarang burung heron yang membentang ke selatan di sepanjang tepi Jerman. Rheinpark di sisi Jerman dari Europabrücke memberikan pemandangan luas ke hulu menuju menara katedral Strasbourg yang menjulang di atas dataran Alsatian, sementara pasar akhir pekan di tepi Jerman menarik para pembeli Alsatian yang menghargai perbedaan harga yang masih ada di seberang perbatasan.
Lintasi jembatan Mimram — hanya lima menit berjalan kaki atau naik trem — dan Grande Île di Strasbourg terbentang dalam segala kemegahan Alsatian-nya: menara pasir merah muda dari Cathédrale Notre-Dame de Strasbourg, yang selesai dibangun pada tahun 1439 dan pernah menjadi bangunan tertinggi di dunia, mendominasi cakrawala rumah-rumah setengah kayu dan jalan-jalan yang dipenuhi kanal. Tarte flambée khas Strasbourg — roti pipih Alsatian yang sangat tipis yang diolesi crème fraîche, lardons, dan bawang, yang paling nikmat disantap segar dari oven kayu di salah satu restoran di kawasan Petite France — adalah salah satu kesenangan santai terbesar di Prancis. Marché de Noël di bulan Desember, salah satu pasar Natal tertua di Eropa, mengubah alun-alun katedral menjadi sebuah pertunjukan anggur panas, pain d'épices, dan ornamen ukiran tangan yang telah menarik pengunjung selama lebih dari 450 tahun.
Lembah Rhine bagian atas kaya akan potensi wisata. Rute Anggur Alsace, yang membentang ke selatan dari Strasbourg melalui Obernai, Ribeauvillé, dan Colmar, melewati beberapa desa kebun anggur yang paling indah di Eropa serta perkebunan Riesling dan Gewürztraminer yang telah mendefinisikan budaya anggur kawasan ini selama 2.000 tahun. Hutan Hitam dimulai tepat di sebelah timur Kehl, dengan punggung pohon cemara yang lebat menawarkan jalur pendakian menuju puncak Feldberg dan kota spa Baden-Baden, 40 kilometer ke utara. Di hilir Rhine, kota abad pertengahan Andernach dan kota anggur Winningen di Lembah Moselle, serta Geesthacht lebih jauh ke utara, adalah pelabuhan yang biasa dikunjungi dalam rute pelayaran Rhine yang khas.
Kehl berfungsi sebagai pelabuhan pelayaran sungai Rhine untuk A-ROSA, Avalon Waterways, Emerald Cruises, Scenic River Cruises, TUI River Cruises, dan Uniworld River Cruises, dengan rute yang biasanya menghubungkan kota ini dengan Strasbourg, Geesthacht, dan Andernach. Lembah Rhine paling indah selama musim berbunga di musim semi pada bulan April dan Mei, serta saat panen anggur di bulan September dan Oktober, ketika kebun anggur bersinar dengan warna tembaga dan emas dan festival desa merayakan vintage baru dengan pintu gudang yang terbuka.


