
Jerman
197 voyages
Lahnstein terletak di pertemuan sungai Lahn dan Rhine di jantung Rhineland Jerman, sebuah kota kembar yang dibagi oleh Lahn menjadi Oberlahnstein dan Niederlahnstein dan dipersatukan oleh sejarah yang menjangkau kembali ke zaman Romawi. Ini adalah lanskap Rhine Tengah yang khas: lereng bukit yang ditutupi anggur menjulang dari tepi sungai, kastil abad pertengahan bertengger di promontori berbatu, dan kapal penumpang yang melayari Rhine antara Koblenz dan Mainz melintas begitu dekat dengan kafe tepi laut sehingga Anda dapat melambaikan tangan kepada penumpangnya dari meja Anda. Lahnstein mungkin kurang terkenal dibandingkan tetangganya, tetapi ia memiliki semua bahan yang menjadikan Lembah Rhine sebagai lanskap Warisan Dunia UNESCO.
Pusat perhatian Lahnstein adalah Burg Lahneck, sebuah kastil di puncak bukit yang dibangun pada abad ketiga belas dan menawarkan pemandangan luas di atas kedua lembah sungai. Dibangun pada tahun 1226 oleh Uskup Agung Mainz untuk melindungi tambang perak di daerah tersebut, kastil ini telah dihancurkan, dibangun kembali, dan dipugar dengan romantis pada abad kesembilan belas oleh seorang insinyur kereta api Skotlandia bernama Edward Moriarty, yang menambahkan elemen Gothic Revival yang memberikan kastil ini siluet dongeng yang kita kenal saat ini. Aula besar kastil, kapel, dan menaranya terbuka untuk pengunjung, dan pemandangan panorama dari tembok benteng mencakup pertemuan kedua sungai, benteng Ehrenbreitstein di seberang Rhine, dan kota tua Koblenz yang terletak di hilir.
Tradisi kuliner Rhineland dibangun di atas anggur, ikan sungai, dan masakan yang kokoh serta mengenyangkan dari sebuah wilayah yang telah memberi makan para pekerja kebun anggur dan pengemudi perahu sungai selama berabad-abad. Restoran-restoran di Lahnstein menyajikan klasik Rhineland: Sauerbraten, daging sapi panggang manis-asam yang merupakan pot roast paling terkenal di Jerman, biasanya disajikan dengan Klobe (pangsit kentang) dan kol merah. Himmel und Erde (Surga dan Bumi), hidangan kentang tumbuk dan saus apel yang disajikan dengan darah hitam, mencerminkan bakat wilayah ini dalam menggabungkan rasa manis dan gurih. Anggur dari Rhine Tengah — Riesling yang renyah dan mineral yang diproduksi di lereng curam yang terasering dari batu tulis — adalah pendamping yang ideal, dan beberapa kilang anggur kecil di Lahnstein menawarkan pencicipan dalam suasana ruang bawah tanah yang atmosferik.
Jalur Rhine antara Koblenz dan Bingen — Lembah Rhine — adalah salah satu jalur sungai paling menakjubkan di Eropa, dengan tebing curam yang dihiasi lebih dari empat puluh kastil dan reruntuhan benteng yang menceritakan kisah seribu tahun persaingan feodal, perdagangan, dan romansa. Batu Lorelei, di mana legenda mengatakan bahwa seorang gadis cantik menggoda pelaut menuju kehancuran dengan nyanyiannya, menjulang setinggi 120 meter di atas titik tersempit sungai. Kastil Marksburg, satu-satunya kastil di puncak bukit di Rhine yang tidak pernah hancur, berdiri terpelihara dengan sempurna di atas kota Braubach, hanya sepelemparan batu dari Lahnstein.
Lahnstein adalah pelabuhan persinggahan untuk AmaWaterways dalam rute sungai Rhine-nya. Kapal-kapal berlabuh di sepanjang tepi sungai Rhine yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari kota tua, Burg Lahneck, dan lembah Lahn. Waktu terbaik untuk mengunjungi adalah dari Mei hingga Oktober, ketika kebun anggur berwarna hijau, lalu lintas sungai ramai, dan berbagai festival anggur yang menghiasi kalender Rhineland memberikan cara paling meriah untuk merasakan lembah yang penuh cerita ini.




