
Hungaria
126 voyages
Pécs: Jiwa Mediterania Hongaria di Persimpangan Peradaban
Pécs adalah kejutan besar dalam perjalanan Hongaria — sebuah kota berusia dua ribu tahun yang terasa lebih Mediterania daripada Eropa Tengah, lokasinya yang menghadap selatan di kaki Pegunungan Mecsek memberikannya iklim yang sejuk, sinar matahari yang melimpah, dan suasana santai yang berbudaya yang membedakannya dari apa pun di utara Alpen. Romawi mendirikan Sopianae di sini pada abad kedua, dan nekropolis Kristen Awal yang mereka tinggalkan — jaringan ruang pemakaman bawah tanah yang dihias rumit — kini menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO dan salah satu monumen akhir Romawi yang paling penting di Eropa. Turki Ottoman, yang menguasai kota ini selama hampir seratus lima puluh tahun sejak 1543, menambahkan masjid dan pemandian yang masih berdiri, terutama Masjid Pasha Qasim, yang mendominasi Alun-Alun Széchenyi dengan kubah besarnya dan kini berfungsi sebagai gereja Katolik — sebuah kompromi arsitektur yang unik bagi Hongaria.
Karakter Pécs dibentuk oleh lapisan budaya yang luar biasa ini. Berjalan dari makam Romawi ke masjid Ottoman hingga Katedral neo-Romanesque — semua dalam waktu lima belas menit — adalah perjalanan melintasi dua milenium peradaban Eropa. Kota ini ditetapkan sebagai Ibu Kota Budaya Eropa pada tahun 2010, dan investasi yang datang dengan kehormatan itu mengubah infrastruktur budaya: Kawasan Budaya Zsolnay, yang dibangun di bekas pabrik keramik yang pernah memasok porselen terbaik untuk Habsburg, kini menampung museum, galeri, planetarium, dan bengkel kerajinan di gedung-gedung yang fasadnya dilapisi ubin Zsolnay yang berkilau khas. Universitas, yang didirikan pada tahun 1367 dan merupakan yang tertua di Hongaria, memastikan bahwa kafe dan bar anggur di kota ini selalu dipenuhi dengan kehidupan mahasiswa.
Pécs terletak di jantung wilayah anggur Villány-Siklós, yang memproduksi beberapa anggur merah terbaik Hungaria. Anggur Villány — terutama Cabernet Franc dan Kékfrankos yang merupakan varietas lokal — telah mendapatkan pengakuan internasional, dan jalur anggur di selatan kota ini melewati desa-desa di mana gudang anggur yang dipahat di lereng bukit menawarkan sesi mencicipi dengan harga yang tampak hampir aneh. Di dalam kota itu sendiri, kawasan Sétatér di lereng bukit dipenuhi dengan restoran yang menyajikan masakan Hungaria modern: daging babi mangalica, foie gras, semur daging liar, dan cita rasa kaya paprika yang mendefinisikan identitas kuliner negara ini. Bagolyvár, yang terletak tepat di luar tembok kota tua, memadukan anggur lokal dengan menu musiman dalam suasana taman yang menangkap esensi dari keanggunan santai Pécs. Pasar harian kota, Vásárcsarnok, menjual madu Mecsek, sosis buatan tangan, dan hasil pertanian musiman dari ladang-ladang di sekitarnya.
Di luar kota, Bukit Mecsek menawarkan jalur hiking melalui punggung bukit yang dipenuhi hutan menuju titik pandang yang membentang melintasi Dataran Besar Hongaria di selatan. Gua-gua di bawah pegunungan — termasuk Gua Abaliget, yang telah digunakan secara terapeutik untuk kondisi pernapasan sejak abad kesembilan belas — menambah dimensi bawah tanah pada lanskap. Harkány, sebuah kota spa yang terletak tiga puluh kilometer ke selatan, menawarkan mandi thermal di perairan yang dipanaskan secara alami dan kaya akan belerang. Benteng abad pertengahan Siklós dan kastil di Szigetvár — tempat pengepungan tahun 1566 yang menjadi salah satu momen penting dalam perang Ottoman-Habsburg — keduanya berada dalam jarak mudah untuk dijelajahi.
AmaWaterways menampilkan Pécs dalam rute Danube-nya, biasanya sebagai perjalanan sehari penuh dari Mohács atau pelabuhan sungai di Kalocsa. Perjalanan dari Danube ke Pécs melewati daerah anggur Villány yang bergelombang lembut, sering kali dengan berhenti di sebuah gudang anggur. Bagi para pelancong yang sudah mengenal Budapest dan Tikungan Danube tetapi belum menjelajahi Hungaria selatan, Pécs mengungkapkan dimensi negara yang lebih hangat, lebih kosmopolitan, dan lebih kompleks secara historis dibandingkan dengan apa yang ditunjukkan oleh ibu kota. Bulan terbaik untuk mengunjungi adalah dari Mei hingga Oktober, dengan panen anggur di bulan September dan festival anggur di bulan Oktober yang menawarkan daya tarik khusus.








