SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
Murshidabad (Murshidabad)

India

Murshidabad

14 voyages

|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. India
  4. Murshidabad

Di dataran berlumpur Bengal, di mana Sungai Bhagirathi melengkung melalui lanskap sawah dan kebun mangga, kota Murshidabad mempertahankan kemegahan hantu dari era ketika ia adalah salah satu ibu kota terkaya dan terkuat di dunia. Sebagai pusat kekuasaan Nawab Bengal dari tahun 1717 hingga 1772, Murshidabad mengendalikan jalur perdagangan delta Ganges, menguasai pendapatan yang melebihi yang dimiliki oleh Inggris kontemporer, dan memainkan peran penting dalam peristiwa yang mengarah pada kekuasaan kolonial Inggris atas India. Pertempuran Plassey pada tahun 1757, yang terjadi tepat di selatan kota, secara luas dianggap sebagai momen di mana Kekaisaran Inggris di India benar-benar dimulai.

Warisan arsitektur kota ini sungguh luar biasa, meskipun waktu dan iklim Bengal yang tak kenal ampun telah mengambil toll-nya. Istana Hazarduari — "Istana Seribu Pintu" — adalah sebuah struktur neoklasik yang megah dibangun pada tahun 1837 yang kini menjadi rumah bagi salah satu museum regional terpenting di India, dengan aula-aulanya dipenuhi lukisan Mughal, senjata dan armory, ukiran gading, serta koleksi legendaris tongkat dan pedang yang dikumpulkan oleh Nawab yang kemudian. Masjid Katra, yang dibangun oleh Nawab Murshid Quli Khan pada tahun 1724 sebagai pusat ibukotanya, dulunya adalah masjid terbesar di Bengal — lengkungan-lengkungannya yang runtuh dan kubah-kubahnya yang tergerus cuaca masih menyampaikan otoritas yang besar, sementara makam Nawab terletak di bawah tangga utama, dalam sebuah tindakan kerendahan hati yang masih menggerakkan para pengunjung.

Masakan Bengali di Murshidabad membawa jejak istana Nawabi. Memasak di daerah ini mewakili perpaduan halus antara tradisi Mughal dan Bengali — biryani yang harum dengan saffron dan air mawar, kosha mangsho yang lembut (daging kambing yang dimasak perlahan), dan masakan khas Murshidabadi yang mengangkat bahan-bahan sederhana melalui bumbu yang sabar dan teknik yang ahli. Ikan sungai — hilsa, rohu, dan katla — disiapkan dalam saus mustard, dikukus dalam daun pisang, atau digoreng hingga renyah keemasan. Makanan manis lokal sangat legendaris: sandesh, rosogolla, dan sitabhog serta mihidana yang khas, makanan manis yang terkenal sehingga telah menerima status indikasi geografis.

Lanskap sungai yang mengelilingi Murshidabad memberikan imbalan yang berharga untuk dijelajahi. Bhagirathi, sebuah anak sungai dari Gangga, mengalir melewati kota dengan lekukan-lekukan lebar dan malas, tepiannya dihiasi dengan bangunan bersejarah, ghats untuk mandi, dan desa-desa yang telah sedikit berubah selama berabad-abad. Perjalanan perahu di sepanjang sungai memberikan perspektif terbaik tentang skala ibu kota Nawabi yang kuno — istana, makam, dan masjid berjejer di tepi sungai selama kilometer, banyak di antaranya perlahan-lahan menyerah pada erosi sungai. Kawasan tenun sutra bersejarah, di mana para pengrajin memproduksi sutra Murshidabad dengan teknik yang tidak berubah selama berabad-abad, menawarkan sekilas tentang tradisi tekstil yang pernah menjadikan kota ini sebagai pusat perdagangan barang mewah global.

Murshidabad biasanya dikunjungi sebagai bagian dari itinerary pelayaran sungai di Ganges atau Hooghly, atau sebagai perjalanan sehari dari Kolkata (sekitar 220 kilometer dengan jalan darat atau kereta). Istana Hazarduari dan situs-situs bersejarah utama dapat dijangkau dengan berjalan kaki, meskipun becak sepeda memberikan alternatif yang menarik. Musim kunjungan yang paling nyaman adalah dari Oktober hingga Maret, ketika musim hujan telah surut dan suhu menjadi sedang. Bulan-bulan musim hujan (Juni hingga September) membawa langit yang dramatis dan lanskap hijau subur tetapi juga banjir dan kondisi perjalanan yang sulit. Murshidabad menawarkan jendela ke dalam bab sejarah India yang membentuk dunia modern — sebuah kota di mana kemegahan kekaisaran dan kesedihan akan kepergiannya berdampingan dengan kekuatan yang tak terbantahkan.

Gallery

Murshidabad 1
Murshidabad 2