
Irlandia
126 voyages
Cobh — diucapkan "Cove" — terletak di Great Island di Pelabuhan Cork, salah satu pelabuhan alami terbesar di dunia, dan rumah-rumah terasnya yang berwarna-warni menjulang bertingkat di atas tepi laut telah menjadi pandangan terakhir Irlandia bagi jutaan emigran. Antara tahun 1848 dan 1950, sekitar 2,5 juta orang berangkat dari dermaga ini untuk memulai kehidupan baru di Amerika, Australia, dan seberang lautan, menjadikan Cobh salah satu pelabuhan yang paling bermakna secara emosional dalam kisah diaspora Irlandia. Dari sini pula, Titanic melakukan panggilan pelabuhan terakhirnya pada 11 April 1912, mengumpulkan 123 penumpang sebelum berlayar menuju legenda. Lusitania, yang ditembak torpedo di lepas pantai pada tahun 1915, membawa para penyintas dan yang telah tiada ke pelabuhan Cobh. Sedikit pelabuhan di mana pun yang menyimpan begitu banyak sejarah manusia per meter persegi.
Kota ini didominasi oleh Katedral St. Colman, sebuah mahakarya Gotik Prancis yang menjulang tinggi dengan menara setinggi 91 meter, tertinggi di Irlandia, yang selesai dibangun pada tahun 1919 setelah empat puluh tujuh tahun proses konstruksi. Carillon yang terdiri dari empat puluh sembilan lonceng, terbesar di Irlandia dan Inggris Raya, berdentang melintasi pelabuhan dengan kejernihan yang seolah menantang perjalanan waktu. Di bawah katedral, kota ini menurun melalui jalan-jalan yang dipenuhi rumah-rumah bergaya Victoria dan Georgia yang dicat cerah, masing-masing bersaing untuk menarik perhatian dengan nuansa kuning buttercup, biru cerulean, dan merah muda permen — palet warna yang telah menjadikan Cobh salah satu kota kecil yang paling banyak difoto di Irlandia.
Cobh Heritage Centre, yang terletak di stasiun kereta api Victoria yang telah dipugar, dari mana para emigran memulai perjalanan mereka, menceritakan kisah emigrasi Irlandia dengan kekuatan emosional yang menghancurkan. Titanic Experience, yang berada di kantor tiket asli White Star Line, menghidupkan kembali pengalaman 123 penumpang Cobh melalui pameran interaktif dan kisah pribadi. Spike Island, yang dapat dijangkau dengan feri singkat dari pelabuhan, pernah berfungsi sebagai biara, benteng, dan salah satu depot narapidana terbesar di dunia — sejarahnya yang berlapis, yang membentang selama 1.300 tahun, telah membuatnya dibandingkan dengan Alcatraz, meskipun lokasinya di tengah pelabuhan yang berkilau jauh lebih indah.
Cork, kota kedua Irlandia dan salah satu yang paling menggugah selera, hanya berjarak dua puluh menit perjalanan kereta. English Market — pasar Victoria yang tertutup yang dibangun sejak 1788 dan pernah dikunjungi Ratu Elizabeth II selama kunjungan bersejarahnya pada tahun 2011 — adalah kuil makanan artisan Irlandia: keju dari peternakan, pudding hitam dan putih, drisheen (sosis darah lokal), serta ikan dan makanan laut segar dari Laut Celtic. Di Cobh sendiri, restoran di tepi pelabuhan menyajikan makanan laut lokal — kepiting yang ditangkap di Cobh, kerang pelabuhan Cork, dan udang Ballycotton — bersamaan dengan hidangan tradisional Irlandia seperti chowder, roti soda, dan segelas Murphy's stout yang disajikan dengan sempurna, jawaban Cork untuk Guinness.
Cobh adalah pelabuhan kapal pesiar utama yang menyambut AIDA, Ambassador Cruise Line, Cunard, Holland America Line, Norwegian Cruise Line, Oceania Cruises, P&O Cruises, Princess Cruises, dan Windstar Cruises. Terminal kapal pesiar terletak di pusat kota, dengan pusat warisan, katedral, dan pusat kota semuanya dalam jarak berjalan kaki. Waktu terbaik untuk mengunjungi adalah dari Mei hingga September, ketika hari-hari musim panas Irlandia yang panjang (hingga tujuh belas jam cahaya di bulan Juni) menerangi pelabuhan dan pedesaan sekitarnya dalam cahaya lembut dan keemasan yang membuat pantai selatan Irlandia begitu istimewa.



