
Italia
136 voyages
Ancona menempel pada sebuah tanjung yang berbentuk seperti siku — gomito dalam bahasa Italia — menjulur ke Laut Adriatik, dan geografi yang khas ini memberikan nama Yunani kepada kota tersebut: Ankón, yang berarti "siku." Didirikan oleh kolonis Syracusan pada abad keempat SM, Ancona telah menghabiskan dua setengah milenium sebagai persimpangan antara Italia dan Mediterania timur, sebuah gerbang maritim tempat para kaisar Romawi berlayar menuju Dalmatia, para peziarah berlayar menuju Tanah Suci, dan para pedagang Venesia memperdagangkan sutra dan rempah-rempah. Saat ini, Ancona tetap menjadi ibu kota dan pelabuhan utama wilayah Marche, sebuah kota yang berfungsi dengan keaslian yang telah lama牺牲 oleh destinasi-destinasi wisata Italia yang lebih ramai.
Jantung Ancona adalah bukit Guasco, yang dimahkotai oleh Katedral San Ciriaco — sebuah mahakarya Romawi-Gotik dengan fasad marmer berwarna mawar yang memandang ke arah pelabuhan dari posisi yang tenang dan menguasai. Gerbang Trajan, yang didirikan pada tahun 115 M untuk menghormati kaisar yang memperluas pelabuhan, masih berdiri di pintu masuk pelabuhan, salah satu gerbang triumfal Romawi yang paling terawat di dunia. Antara katedral dan pelabuhan, kota tua mengalir menuruni bukit melalui labirin jalan-jalan sempit, palazzo Renaisans, dan piazza kecil di mana ritme kehidupan Marchigiano sehari-hari terungkap — espresso di bar sudut, pasta segar di trattoria setempat, dan passeggiata sore di sepanjang tepi laut Mole Vanvitelliana, sebuah lazaretto pentagonal yang elegan yang dirancang oleh Luigi Vanvitelli pada abad kedelapan belas.
Marche adalah salah satu daerah gastronomi yang paling kurang dihargai di Italia, dan Ancona terletak di jantung budaya kulinernya. Hidangan khas kota ini adalah brodetto all'anconetana, semur ikan kaya rasa yang terdiri dari tiga belas jenis makanan laut Adriatik yang direbus dengan tomat, cuka, dan safron — setiap restoran menjaga resepnya dengan kebanggaan yang tinggi. Olive all'ascolana, zaitun isi yang digoreng dari Ascoli Piceno yang terletak tidak jauh, adalah makanan pembuka paling terkenal di daerah ini, sementara ciauscolo, salami lembut yang dapat dioleskan dan unik untuk Marche, paling nikmat dinikmati di atas roti hangat dengan segelas Verdicchio dei Castelli di Jesi — anggur putih yang segar dan mineral yang menjadi kartu nama anggur daerah ini.
Pantai Marche di utara dan selatan Ancona menawarkan beberapa pantai terindah dan paling sepi di Italia. Riviera Conero, sebuah jalur dramatis tebing kapur dan teluk tersembunyi yang terletak tepat di selatan kota, diapit oleh Monte Conero, sebuah tanjung setinggi 572 meter yang menjulang ke dalam perairan jernih Karibia. Pantai Portonovo, Mezzavalle, dan tumpukan laut Due Sorelle (Dua Saudara) dapat dijangkau dengan perahu atau jalur kaki yang curam, memberikan imbalan berupa pengalaman berenang yang kristal jauh dari kerumunan yang memenuhi Pantai Amalfi. Di pedalaman, kota-kota bukit abad pertengahan seperti Urbino (tempat lahir Raphael), Loreto (rumah bagi salah satu tempat suci terpenting dalam Katolik), dan Gua Frasassi yang misterius — sebuah katedral bawah tanah yang luas dengan stalaktit dan stalagmit — semuanya berada dalam jarak perjalanan sehari.
Ancona dilayani oleh MSC Cruises dan Marella Cruises dalam rute Adriatik dan Mediterania mereka. Terminal kapal pesiar terletak di pusat kota, dalam jarak berjalan kaki dari kota tua, katedral, dan tepi laut. Waktu terbaik untuk mengunjungi adalah dari Mei hingga Oktober, dengan Juni dan September menawarkan kombinasi ideal antara cuaca hangat, keramaian yang dapat dikelola, dan spektrum penuh masakan Marchigiano yang sedang musim. Ancona adalah jenis pelabuhan Italia yang memberi imbalan bagi mereka yang melihat lebih jauh dari yang terlihat — sebuah kota dengan kedalaman yang nyata, makanan yang luar biasa, dan garis pantai yang akan terkenal di seluruh dunia jika itu milik negara lain.

