Italia
Ragusa adalah sebuah kota yang dibangun dua kali. Setelah gempa bumi yang menghancurkan sebagian besar Sisilia tenggara pada tahun 1693, yang menewaskan lebih dari enam puluh ribu orang, para penyintas Ragusa terpecah menjadi dua faksi: mereka yang membangun kembali di lokasi bukit asli (sekarang Ragusa Ibla) dan mereka yang memulai dari awal di punggungan yang berdekatan (sekarang Ragusa Superiore). Hasilnya adalah sebuah kota dengan drama visual yang luar biasa—dua pusat perkotaan yang terhubung oleh tangga curam yang berkelok-kelok dan sebuah jembatan, masing-masing dihiasi dengan gereja dan istana Barok yang mewakili puncak keindahan arsitektur Barok Akhir Sisilia. UNESCO mengakui seluruh ensemble Barok Val di Noto, termasuk Ragusa, sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 2002.
Ragusa Ibla, yang lebih tua dan lebih atmosferik di antara keduanya, adalah salah satu kota kecil terindah di Italia. Pendekatan dari Ragusa Superiore—turun melalui tangga Santa Maria delle Scale dengan panorama kubah, menara lonceng, dan rumah-rumah batu kapur emas Ibla yang terbentang di bawah—adalah salah satu penemuan besar dalam perjalanan di Italia. Di pusat Ibla, Katedral San Giorgio menjulang di atas tangga monumental, fasad cembungnya—dirancang oleh Rosario Gagliardi dan selesai pada tahun 1775—dianggap sebagai mahakarya arsitektur Barok Sisilia. Jalan-jalan kota ini adalah kenikmatan untuk dijelajahi tanpa tujuan: setiap belokan mengungkapkan gereja baru, taman tersembunyi, palazzo dengan balkon besi tempa yang ditopang oleh sosok batu grotesk, atau piazza kecil di mana para lelaki tua bermain kartu di bawah naungan.
Masakan Ragusa mencerminkan kekayaan pertanian di tenggara Sisilia—sebuah wilayah yang dipenuhi pohon carob, kebun zaitun, dan keju Ragusano yang telah diproduksi di sini sejak abad keempat belas. Ragusano DOP, keju susu sapi berbentuk persegi panjang yang diproses dalam gua alami, memiliki rasa yang bervariasi dari lembut dan krimi ketika muda hingga tajam dan kristalin ketika tua—bahan yang serbaguna di dapur lokal dan keju meja yang luar biasa. Wilayah ini juga terkenal dengan cokelatnya, terutama cioccolato modicano yang dibuat di Modica terdekat dengan menggunakan teknik kuno Aztec yang dibawa ke Sisilia oleh penjajah Spanyol—cokelat yang berbutir, dengan rasa yang sangat kuat, berbeda dari yang diproduksi di tempat lain di Eropa. Restoran lokal menyajikan pasta dengan ricotta segar dan terong goreng, kelinci yang direbus dengan rempah-rempah lokal, dan tomat kecil luar biasa dari Pachino, yang mengkonsentrasikan sinar matahari Sisilia ke dalam setiap gigitan manis dan intens.
Di luar kota, provinsi Ragusa menawarkan beragam pengalaman. Kota-kota Baroque Modica, Scicli, dan Noto—semuanya dalam jarak berkendara yang mudah—membentuk konstelasi mahakarya arsitektur yang bersama-sama merupakan salah satu konsentrasi seni Baroque terbesar di dunia. Para penggemar serial televisi Italia, Inspector Montalbano, akan mengenali Ragusa Ibla dan lanskap sekitarnya sebagai latar untuk petualangan detektif kesayangan ini. Pantai di selatan Ragusa menyajikan pantai-pantai yang termasuk yang terbaik di Sisilia: Marina di Ragusa menawarkan suasana resor yang hidup, sementara Riserva Naturale della Foce del Fiume Irminio melestarikan bukit pasir, lahan basah, dan pantai liar yang terasa tak tersentuh oleh waktu.
Ragusa dapat diakses dari bandara Catania (sembilan puluh menit) dan dapat dimasukkan dalam rencana pelayaran pesisir Sisilia, biasanya sebagai ekskursi dari pelabuhan Siracusa atau Pozzallo. Waktu terbaik untuk mengunjungi adalah dari April hingga Juni dan September hingga Oktober, ketika iklim Mediterania menyuguhkan hari-hari hangat dan cerah tanpa terik panas musim panas yang menyengat. Festa di San Giorgio pada bulan Mei mengisi Ibla dengan prosesi, kembang api, dan perayaan bersama. Malam musim panas, ketika fasad Baroque diterangi dan piazza dipenuhi dengan para pengunjung, terasa magis meskipun cuacanya panas.