SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
Amami-Oshima (Amami-Oshima)

Jepang

Amami-Oshima

29 voyages

|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. Jepang
  4. Amami-Oshima

Tergantung di arus Kuroshio yang hangat antara Kyushu dan Okinawa, Amami-Oshima adalah pulau terbesar ketiga Jepang — dan salah satu rahasia terbaiknya. UNESCO mengukuhkan hutan subtropis kunonya sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 2021, menempatkannya sejajar dengan Galapagos dan Madagaskar sebagai salah satu tempat penyimpanan keanekaragaman hayati endemik terpenting di planet ini. Namun, sementara tujuan-tujuan tersebut menarik jutaan pengunjung, Amami-Oshima hanya menerima sebagian kecil dari pengunjung, mempertahankan suasana kesendirian dan kealamian yang hampir lenyap dari pulau-pulau utama Jepang.

Bagian dalam pulau ini adalah dunia primitif dari hutan hijau yang dilapisi pakis, estuari bakau yang terjalin, dan ngarai sungai yang dipenuhi lumut di mana kelinci Amami yang terancam punah — sebuah "fosil hidup" yang tidak berubah selama jutaan tahun — mencari makan di malam hari. Ini adalah domain dari jay Amami, woodcock Amami, dan ular habu yang mematikan, yang keberadaannya telah membantu menjaga hutan tetap bebas dari gangguan manusia. Hutan Purba Kinsakubaru, yang dapat diakses melalui jalan-jalan berpemandu, menawarkan pengalaman mendalam dengan ekosistem kuno ini: sinar matahari menyaring melalui kanopi yang begitu lebat sehingga mewarnai udara menjadi hijau, dan satu-satunya suara yang terdengar adalah tetesan kelembapan dan panggilan burung yang tak terlihat.

Budaya Amami-Oshima adalah perpaduan yang menawan antara tradisi Ryukyu dan Jepang daratan. Oshima tsumugi, sebuah tekstil sutra yang ditenun tangan dan dicelup dengan tanah liat, telah diproduksi di sini selama lebih dari 1.300 tahun menggunakan teknik yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia — sutra ini dicelup dengan kulit kayu sharinbai yang kaya tanin, kemudian direndam dalam tanah liat yang kaya besi, menghasilkan kain berwarna coklat tua yang berkilau. Para pengunjung dapat menyaksikan proses yang teliti ini di bengkel-bengkel di Tatsugo. Musik pulau ini, yang dibangun di sekitar sanshin (alat musik petik tiga senar) dan lagu-lagu rakyat shima-uta yang melankolis, memiliki lebih banyak kesamaan dengan Okinawa daripada Tokyo — malam di izakaya Naze sering kali meledak menjadi nyanyian bersama yang spontan.

Garis pantai pulau ini adalah rangkaian pantai yang dikelilingi terumbu karang dan teluk tersembunyi yang menyaingi keindahan apa pun di Maladewa. Pantai Tomori, yang secara konsisten dinobatkan sebagai salah satu yang terindah di Jepang, adalah sebuah bulan sabit yang terlindungi dengan pasir putih gula dan air yang jernih tak terbayangkan. Para penyelam dan snorkeler akan menemukan taman terumbu yang masih perawan dipenuhi dengan penyu laut, ikan badut, dan kadang-kadang hiu terumbu. Untuk pengalaman akuatik yang lebih petualangan, berkayak melalui hutan mangrove Sumiyo — hutan mangrove terbesar kedua di Jepang — menawarkan pertemuan dekat dengan kepiting, ikan melompat lumpur, dan sistem akar rumit yang melindungi pulau dari topan.

Kapal pesiar biasanya berlabuh di lepas pantai Naze, kota utama pulau ini, dengan kapal kecil yang mengangkut penumpang ke pelabuhan. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah dari Maret hingga Mei dan Oktober hingga November, ketika iklim subtropis terasa hangat dengan kelembapan yang tidak menyengat dan risiko topan yang rendah di pertengahan musim panas. Infrastruktur berbahasa Inggris sangat minim, sehingga pemandu yang berbicara bahasa Jepang atau aplikasi terjemahan sangat diperlukan. Amami-Oshima memberikan imbalan bagi para pelancong yang datang dengan kesabaran dan rasa ingin tahu — ini bukan pulau dengan atraksi yang terkemas, melainkan lanskap hidup di mana alam, kerajinan, dan tradisi ada dalam harmoni yang langka dan tidak terburu-buru.

Gallery

Amami-Oshima 1