SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
Aomori (Aomori)

Jepang

Aomori

156 voyages

|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. Jepang
  4. Aomori

Di ujung utara Honshu, di mana pulau utama Jepang menghadap Hokkaido melintasi Selat Tsugaru, Aomori menempati posisi di antara dua dunia—selatan yang sejuk dan utara subarktik, koridor Tokaido yang ramai dan jantung pedesaan Tohoku. Ibu kota prefektur yang berpenduduk 280.000 ini terkenal karena dua hal: apel (Aomori memproduksi 60% dari hasil panen apel Jepang, dan citra buah ini muncul di segala sesuatu mulai dari penutup saluran pembuangan hingga logo bank) dan Nebuta Matsuri, salah satu festival paling spektakuler di Jepang, yang mengubah kota ini setiap bulan Agustus menjadi prosesi raksasa kertas dan kawat yang diterangi, menggambarkan para pejuang dan tokoh mitologis.

Nebuta Matsuri (2–7 Agustus) adalah sebuah perayaan cahaya, suara, dan energi kinetik. Arak-arakan raksasa—beberapa mencapai tinggi lima meter dan lebar sembilan meter—dibangun dari rangka kawat yang dilapisi kertas washi dan dilukis dengan wajah-wajah garang ala kabuki, kemudian diterangi dari dalam sehingga bersinar dengan intensitas yang mengubah jalanan malam menjadi galeri api yang melayang. Penari (haneto) dalam kostum tradisional melompat dan melantunkan nyanyian di samping arak-arakan, dan penonton dipersilakan untuk bergabung—sebuah gestur demokratis yang menjadikan Nebuta sebagai salah satu festival paling partisipatif di Jepang. Museum Nebuta Wa Rasse, yang terletak di tepi laut Aomori, menampilkan arak-arakan yang telah pensiun sepanjang tahun dan menjelaskan kerajinan di balik penciptaannya.

Kedalaman budaya Aomori melampaui festival yang ada. Situs Arkeologi Sannai-Maruyama, sebuah pemukiman Jomon berusia 5.900 tahun, adalah salah satu situs prasejarah terpenting di Jepang—rumah-rumah pit yang direkonstruksi, rumah panjang, dan menara kayu enam tiang yang penuh teka-teki berbicara tentang peradaban pemburu-pengumpul yang canggih yang berkembang selama lebih dari 1.500 tahun. Museum Seni Aomori, yang dirancang oleh Jun Aoki dalam sebuah bangunan yang mencerminkan parit situs arkeologi, menyimpan Aomori Dog monumental karya Yoshitomo Nara (sebuah patung anjing putih setinggi 8,5 meter) dan latar belakang balet karya Marc Chagall—sebuah koleksi kelas dunia yang tidak terduga di sebuah kota regional.

Lanskap di sekitar Aomori berkisar dari yang primitif hingga yang etereal. Shirakami-Sanchi, sebuah hutan beech Warisan Dunia UNESCO yang membentang di perbatasan Aomori-Akita, melestarikan hutan beech temperate perawan terakhir di Asia Timur—kanopi yang begitu lebat dan tidak terganggu sehingga menjadi tempat berlindung bagi serow Jepang, burung pelatuk hitam, dan elang emas. Danau Towada, sebuah danau kaldera vulkanik di pegunungan selatan kota, mencapai kesempurnaan cerulean di musim gugur ketika hutan di sekitarnya menyala dalam nuansa merah dan emas. Ngarai Oirase, sebuah lembah aliran sungai yang dipenuhi lumut di bawah Towada, menawarkan salah satu jalan kaki musim gugur yang paling terkenal di Jepang.

AIDA, Azamara, dan Princess Cruises berlabuh di pelabuhan Aomori, yang terletak di teluk dengan pemandangan melintasi Selat Tsugaru menuju pegunungan Hokkaido. Pusat kota yang kompak dapat dijelajahi dengan berjalan kaki, dengan Museum Nebuta, pasar ikan (Pasar Furukawa, di mana mangkuk nasi nokkedon—mirip dengan katte-don di Kushiro—adalah yang wajib dicoba), dan tepi laut semuanya dalam jangkauan mudah. Musim panen apel (September–November) menawarkan cuaca terbaik di daerah ini dan dedaunan musim gugur yang spektakuler yang menjadikan Tohoku sebagai tujuan musim gugur utama di negara ini, sementara pengunjung di bulan Agustus dapat menyaksikan prosesi Nebuta yang menggetarkan secara langsung.

Gallery

Aomori 1