
Jepang
78 voyages
Beppu adalah ibu kota pemandian air panas Jepang yang tak terbantahkan—sebuah kota dengan populasi 120.000 yang terletak di pantai timur Kyushu, berdiri di atas salah satu zona vulkanik paling aktif di Bumi, memproduksi lebih banyak air geotermal daripada kota manapun di dunia. Uap mengepul dari jalanan, tempat parkir, dan taman belakang dengan kelimpahan yang santai, memberikan kota ini suasana yang selalu mimpi dan tidak dari dunia ini. Angka-angka yang ada sangat mencengangkan: lebih dari 2.800 ventilasi pemandian air panas, 100 juta liter air panas mengalir setiap harinya, dan delapan distrik onsen yang berbeda—Beppu Hatto—masing-masing menawarkan air dengan komposisi mineral dan sifat terapeutik yang berbeda. Apa yang membuat Beppu luar biasa bukan hanya kekayaan geologisnya, tetapi juga pusatnya pemandian air panas dalam kehidupan sehari-hari: ini adalah kota di mana berendam bukanlah rekreasi tetapi budaya, di mana penduduk merendam bersama di pagi dan sore hari, dan di mana telur, sayuran, dan bahkan seluruh hidangan dimasak dalam air mata air yang mendidih secara alami.
Jigoku (Neraka) di Beppu adalah atraksi geotermal paling spektakuler di kota ini—sebuah rangkaian delapan mata air panas alami yang terlalu panas untuk berendam tetapi memukau untuk dilihat. Umi Jigoku (Neraka Laut) adalah kolam air mendidih berwarna biru kobalt yang dikelilingi oleh taman tropis yang dipanaskan oleh uap geotermal. Chi-no-Ike Jigoku (Neraka Kolam Darah) bersinar merah aneh dari besi dan magnesium yang terlarut. Tatsumaki Jigoku adalah geyser yang meletus pada interval reguler, sementara Oniyama Jigoku memanfaatkan air panasnya untuk membesarkan buaya di kolam yang dipanaskan—sebuah juxtaposisi surreal yang menangkap semangat eksentrik Beppu. Di antara Neraka, pengunjung dapat merendam kaki mereka di ashiyu (mandi kaki) gratis yang ditemukan di seluruh kota, atau berani mencoba mandi pasir yang sangat panas di Pantai Beppu, di mana petugas mengubur Anda dalam pasir vulkanik yang dipanaskan secara alami sementara ombak laut menghantam di dekatnya.
Budaya kuliner Beppu telah berkembang di sekitar sumber daya geotermal yang unik. Jigoku-mushi (pengukusan neraka) adalah metode memasak khas: bahan-bahan segar—makanan laut, sayuran, telur, bahkan puding—ditempatkan dalam keranjang bambu di atas ventilasi uap alami dan dimasak tanpa minyak atau bumbu, menghasilkan rasa yang luar biasa murni dan intens. Lokakarya Jigoku Mushi Kobo di Kannawa memungkinkan pengunjung untuk mengukus makanan mereka sendiri menggunakan bahan-bahan yang dibeli di pasar terdekat. Selain memasak geotermal, pemandangan kuliner Beppu juga mendapat manfaat dari kekayaan pertanian Kyushu yang luar biasa: makanan laut Saluran Bungo (terutama seki-aji atau ikan kembung kuda dan seki-saba atau ikan kembung, yang sangat dihargai di seluruh Jepang), toriten (tempura ayam khas Oita), dan dango-jiru (sup dumpling tepung kental). Pabrik penyulingan shochu lokal memproduksi minuman beralkohol dari ubi jalar dan jelai yang sangat baik, yang berpadu sempurna dengan masakan regional yang kaya.
Prefektur Oita yang mengelilingi menawarkan atraksi yang melengkapi keajaiban geotermal Beppu. Yufuin, sebuah kota onsen yang modis, terletak 25 menit ke dalam daratan dengan kereta, berada di sebuah lembah pegunungan di bawah puncak kembar Gunung Yufu—jalan utamanya dipenuhi dengan toko-toko butik, museum seni, dan ryokan (penginapan tradisional) yang berkualitas luar biasa. Usuki, yang terletak di selatan sepanjang pantai, menyimpan koleksi luar biasa dari patung Buddha batu yang diukir di tebing-tebing selama abad kedua belas—sekitar 60 sosok, banyak di antaranya masih menyimpan jejak cat asli, yang merupakan salah satu situs seni Buddha terpenting di Jepang. Semenanjung Kunisaki, di timur laut Beppu, adalah lanskap vulkanik yang dihiasi dengan kuil-kuil kuno dan lembah-lembah tersembunyi, yang terbaik dijelajahi dengan mobil melalui jalan-jalan yang berkelok-kelok melalui hutan lebat melewati penjaga batu yang ditutupi lumut. Gunung Aso, gunung berapi aktif terbesar di Jepang, terletak lebih jauh ke dalam daratan dan menawarkan pemandangan tepi kawah (tergantung pada kondisi) dari salah satu pertunjukan alam terkuat di negara ini.
Princess Cruises, Silversea, dan Viking menyertakan Beppu dalam itinerari Jepang mereka, dengan kapal yang berlabuh di Pelabuhan Wisata Internasional Beppu yang mudah dijangkau dari pusat kota. Pelabuhan ini dilengkapi dengan baik untuk kapal pesiar, dan sirkuit Hells, pemandian pasir pantai, serta pengalaman memasak uap Kannawa semuanya dapat diakses dalam waktu setengah hari. Musim terbaik untuk berkunjung adalah musim semi (Maret–Mei) dan musim gugur (Oktober–November), ketika suhu nyaman untuk berendam dan berwisata. Kunjungan di musim dingin memiliki pesonanya sendiri—berendam di pemandian rotenburo terbuka saat salju turun di pegunungan sekitarnya adalah salah satu pengalaman khas Jepang. Musim panas (Juni–Agustus) membawa panas dan kelembapan yang dapat membuat eksplorasi luar ruangan kurang nyaman, tetapi pengalaman onsen di dalam ruangan tidak kalah menawannya. Di Beppu, Bumi itu sendiri mengundang kita untuk berhenti sejenak, meresapi, dan menyerahkan diri pada kehangatan primordial yang terus-menerus naik dari bawah.
