SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
Miyazaki (Miyazaki)

Jepang

Miyazaki

27 voyages

|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. Jepang
  4. Miyazaki

Di pesisir tenggara Kyushu, di mana Arus Kuroshio yang hangat membelai pantai-pantai yang dipenuhi pohon palem dengan kehangatan subtropis, Miyazaki menyajikan sisi Jepang yang membingungkan setiap harapan yang terbentuk oleh kuil-kuil Kyoto atau neon Tokyo. Ini adalah pantai matahari Jepang — sebuah wilayah dengan pantai selancar, mitologi Shinto kuno, dan lanskap di mana vegetasi tropis bertemu dengan geologi vulkanik dalam kombinasi yang tidak ditemukan di tempat lain di kepulauan ini. Prefektur Miyazaki mengklaim sebagai tempat lahirnya peradaban Jepang itu sendiri: menurut Kojiki, kronik tertua Jepang, dari tanjung Hyuga — yang kini berada di dalam Miyazaki — kaisar legendaris pertama Jimmu memulai penaklukannya atas Dataran Yamato, mendirikan garis keturunan kekaisaran yang terus berlanjut hingga hari ini.

Kuil Aoshima, yang terletak di sebuah pulau kecil yang terhubung ke daratan melalui jembatan pejalan kaki, mencerminkan karakter unik Miyazaki. Pulau ini dikelilingi oleh formasi yang dikenal sebagai "Papan Cuci Iblis" — platform yang dipotong oleh ombak dari batu pasir dan batu lempung yang membentang dari pantai dalam pola geometris yang begitu teratur sehingga tampak buatan. Kuil itu sendiri, yang didedikasikan untuk dewa pernikahan dan pelayaran yang aman, terletak di dalam hutan miniatur yang dipenuhi pohon pinang dan tanaman subtropis yang terasa seolah-olah dipindahkan dari Asia Tenggara. Kombinasi arsitektur suci Shinto, keajaiban geologis, dan botani tropis dalam satu ruang kecil mewakili konsentrasi warisan alam dan budaya Jepang yang sulit ditandingi oleh situs-situs daratan lainnya.

Gua Takachiho, yang dapat diakses sebagai perjalanan sehari dari Miyazaki, menyajikan salah satu landmark alam paling spektakuler di Jepang. Jurang vulkanik ini, yang dibentuk oleh Sungai Gokase melalui formasi basalt kolumnar, terjun hingga seratus meter di antara dinding-dinding kolom batu heksagonal yang menangkap sinar matahari dan kabut dari Air Terjun Manai dalam permainan cahaya dan bayangan yang selalu berubah. Perahu sewaan memungkinkan pengunjung untuk mendayung langsung di bawah air terjun dalam jurang yang begitu sempit dan dramatis sehingga tampak dirancang untuk film Studio Ghibli. Pertunjukan kagura malam Takachiho — ritual tari Shinto yang menggambarkan mitologi para dewa — termasuk di antara tradisi budaya hidup paling luar biasa di Jepang.

Budaya kuliner Miyazaki mencerminkan posisinya di persimpangan gunung dan laut. Chicken nanban — ayam goreng dengan saus tartar — diciptakan di sini dan tetap menjadi hidangan khas kota ini, sementara jidori chicken (unggas lokal yang dibesarkan secara bebas) disajikan dengan cara dibakar arang di izakaya di seluruh kota. Mangga Miyazaki, yang dipasarkan dengan merek "Taiyo no Tamago" (Telur Matahari), termasuk di antara buah-buahan termahal di Jepang, kulitnya yang merah dan dagingnya yang manis seperti madu memerintahkan harga yang mencerminkan kualitas dan statusnya sebagai hadiah mewah. Shochu lokal, yang disuling dari ubi jalar, mengalir dengan bebas di tempat-tempat minum yang ramah di kota ini.

Princess Cruises dan Seabourn menyertakan Miyazaki dalam rute pesisir Jepang mereka, dengan kapal yang menggunakan fasilitas pelabuhan yang melayani baik pelayaran maupun pengiriman komersial. Iklim subtropis menjadikan Miyazaki nyaman sepanjang tahun, meskipun bulan-bulan musim semi dan musim gugur menawarkan suhu yang paling menyenangkan untuk perjalanan ke ngarai dan kunjungan ke kuil. Miyazaki memberikan perspektif yang secara fundamental berbeda tentang Jepang — kurang halus dibandingkan Kyoto, kurang sibuk dibandingkan Tokyo, tetapi memiliki kedalaman mitologis dan keindahan alam yang menghubungkan pengunjung dengan lapisan paling kuno dari peradaban Jepang.

Gallery

Miyazaki 1
Miyazaki 2
Miyazaki 3
Miyazaki 4
Miyazaki 5
Miyazaki 6
Miyazaki 7
Miyazaki 8
Miyazaki 9