SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
Uwajima (Uwajima)

Jepang

Uwajima

7 voyages

|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. Jepang
  4. Uwajima

Terletak di ujung teluk yang terlindungi di pantai barat Shikoku, pulau utama Jepang yang paling sedikit dijelajahi, Uwajima adalah kota kastil yang tenang dan penuh kehormatan yang telah membentuk lanskap budaya wilayah Nanyo selama lebih dari empat abad. Klan Date — cabang dari keluarga yang sama yang membangun Sendai — memerintah Uwajima sejak 1614, menetapkan tradisi ilmu pengetahuan, kerajinan, dan seni bela diri yang terus mendefinisikan karakter kota ini. Dengan kastil asli dari periode Edo, tradisi adu banteng yang legendaris, dan beberapa makanan laut terbaik Shikoku, Uwajima menawarkan pengunjung kapal pesiar jendela ke Jepang yang ada di luar jalur wisata yang sudah umum.

Kastil Uwajima adalah mahkota kejayaan kota ini — salah satu dari hanya dua belas kastil asli yang masih bertahan di Jepang, dengan tenshu (bangunan utama) tiga lantai yang kompak berdiri di atas puncak bukit berhutan yang menghadap ke teluk dan pegunungan sekitarnya. Berbeda dengan rekonstruksi beton yang ditemukan di sebagian besar kota Jepang, kastil Uwajima adalah yang asli: balok kayu, tangga curam, dan fitur pertahanan yang telah berdiri sejak tahun 1666. Pendakian melalui area hutan kastil, melewati dinding batu dan rumah penjaga yang ditutupi lumut, adalah perjalanan itu sendiri melalui waktu. Di puncak, skala intim dari bangunan utama dan pemandangan dari galeri atasnya menciptakan rasa keterhubungan dengan masa feodal yang jarang dicapai oleh kastil-kastil besar yang lebih terkenal.

Tradisi budaya paling khas Uwajima adalah togyu — sumo banteng, sebuah bentuk pertarungan banteng di mana dua banteng saling bertanduk dan mendorong satu sama lain hingga salah satu mundur, tanpa ada petarung manusia dan tanpa membahayakan hewan. Tradisi ini sudah ada setidaknya sejak awal abad kedelapan belas dan dipraktikkan di arena melingkar yang didedikasikan, yang mengadakan turnamen lima kali setahun. Pertunjukan ini sangat dramatis dan mengejutkan lembut — banteng-banteng tersebut dirawat dengan penuh perhatian oleh pengurusnya, dan antusiasme penonton mencerminkan kasih sayang yang tulus terhadap hewan-hewan tersebut sama seperti semangat kompetitif. Togyu Uwajima ditetapkan sebagai warisan budaya rakyat tak benda nasional, sebuah pengakuan atas akar yang dalam dalam identitas lokal.

Pemandangan kuliner di Uwajima berputar di sekitar kekayaan luar biasa dari Laut Uwa. Tai-meshi, atau nasi ikan bream, adalah hidangan khas kota ini, dan hadir dalam dua versi yang berbeda: gaya Uwajima, di mana sashimi ikan bream mentah disajikan di atas nasi dengan telur mentah dan saus dashi khusus, serta versi panggang yang lebih umum ditemukan di tempat lain di Prefektur Ehime. Versi Uwajima adalah sebuah wahyu — lembut, kaya, dan sangat umami. Kerang mutiara, yang dibudidayakan di perairan yang sama yang menghasilkan beberapa mutiara Akoya terbaik Jepang, adalah delicacy lokal lainnya, bersama dengan jakoten (kue pasta ikan goreng) dan buah sitrus — terutama jeruk mikan — yang membuat Ehime terkenal di seluruh Jepang.

Pelabuhan Uwajima, terletak di teluk yang terlindungi, dapat menampung kapal pesiar kecil hingga menengah. Kastil dan pusat kota berada dalam jarak berjalan kaki dari tepi laut, menjadikan eksplorasi independen sangat mudah. Iklimnya sejuk, dipengaruhi oleh Arus Kuroshio, dengan suhu yang nyaman untuk berwisata sepanjang sebagian besar tahun — bunga sakura musim semi (akhir Maret-April) dan dedaunan musim gugur (November) sangatlah indah. Kota ini berfungsi sebagai gerbang menuju rute ziarah Shikoku yang lebih luas, dengan beberapa dari 88 Kuil yang terletak di dekatnya. Uwajima mewujudkan keaslian yang tidak terburu-buru yang menjadikan Shikoku mungkin pulau Jepang yang paling memuaskan bagi para pelancong yang cermat.

Gallery

Uwajima 1