SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
Nosy Be (Nosy Be)

Madagaskar

Nosy Be

24 voyages

|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. Madagaskar
  4. Nosy Be

Nosy Be — "Pulau Besar" dalam bahasa Malagasy — adalah destinasi pantai utama Madagascar, sebuah pulau vulkanik di lepas pantai barat laut yang kombinasi pantai tropis, perkebunan ylang-ylang, dan kedekatannya dengan beberapa lingkungan laut yang paling kaya keanekaragaman hayati di Samudra Hindia telah menjadikannya pulau yang paling banyak dikunjungi di negara ini. Namun, Nosy Be tetap menyegarkan dan belum berkembang menurut standar resor internasional: pantainya, meskipun indah, dikelilingi oleh desa nelayan daripada hotel bertingkat tinggi, dan bagian dalam pulau ini mempertahankan perkebunan aromatik — ylang-ylang, vanila, kopi, dan lada — yang telah menopang ekonomi lokal sejak era kolonial dan memberi Nosy Be julukan, "pulau beraroma."

Lingkungan laut yang mengelilingi Nosy Be adalah aset alam terbesar pulau ini. Cagar Alam Laut Nosy Tanikely, sebuah pulau kecil tepat di selatan Nosy Be, menawarkan beberapa pengalaman snorkeling terbaik di Madagaskar — perairan yang dilindungi ini menjadi rumah bagi penyu laut, hiu terumbu, dan taman karang yang menakjubkan dengan warna dan keragaman yang luar biasa. Antara bulan September dan November, paus bungkuk bermigrasi melalui Selat Mozambik melewati Nosy Be, dengan loncatan dan suara ekor mereka yang dapat terlihat dari pantai barat pulau ini. Hiu paus — ikan terbesar di dunia, yang menyaring makanan dari plankton yang dihasilkan oleh konsentrasi arus — muncul secara musiman di perairan sekitar pulau, dan tur snorkeling yang dipandu yang membawa perenang berdekatan dengan raksasa bercak lembut ini adalah salah satu pengalaman satwa liar yang paling mendebarkan di Samudra Hindia.

Budaya Nosy Be mencerminkan keragaman etnis yang luar biasa dari Madagaskar — sebuah negara yang penduduknya berasal dari nenek moyang Asia Tenggara dan Afrika Timur, menciptakan identitas Malagasy yang unik yang memadukan elemen Austronesia dan Bantu dalam bahasa, adat, dan masakan. Masyarakat Sakalava, kelompok etnis yang dominan di Nosy Be, mempertahankan tradisi tromba — upacara penguasaan roh yang disertai dengan musik, tarian, dan pengorbanan sapi zebu yang menghubungkan yang hidup dengan roh nenek moyang. Pasar mingguan di Hell-Ville (ibu kota pulau ini, dinamai setelah Laksamana de Hell dan bukan karena suhunya) menawarkan perendaman inderawi dalam kehidupan Malagasy: polong vanili, ikan kering, buah tropis, serta keranjang tenun tangan dan taplak meja bordir yang merupakan salah satu ekspor kerajinan terindah dari Madagaskar.

Masakan Nosy Be menggabungkan bahan pokok Malagasy berupa nasi (vary) dengan kekayaan hasil laut dari perairan sekitarnya dan produksi rempah-rempah dari perkebunan pulau tersebut. Romazava, sebuah semur daging dan sayuran yang dianggap sebagai hidangan nasional Madagaskar, disajikan bersama zebu panggang dan hidangan laut yang harum vanila, mencerminkan posisi unik pulau ini sebagai komunitas pertanian dan maritim. Vanila segar — dibeli langsung dari perkebunan dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan harga ritel internasional — memberikan aroma pada segala sesuatu mulai dari minuman hingga pencuci mulut, dan rum lokal yang diinfus dengan vanila, lemon, atau jahe liar, adalah aperitif pilihan di bar-bar tepi pantai pulau ini.

Nosy Be dilayani oleh AIDA, Azamara, dan Hapag-Lloyd Cruises pada rute-rute Samudra Hindia, dengan kapal-kapal berlabuh di Hell-Ville. Musim kering dari April hingga November menawarkan kondisi yang paling menyenangkan, dengan bulan September hingga November memberikan bonus migrasi paus bungkuk. Musim hujan dari Desember hingga Maret membawa curah hujan yang tinggi dan risiko siklon yang kadang-kadang, tetapi juga membawa vegetasi yang paling subur dan musim mangga yang dianggap sebagai puncak kuliner tahun oleh masyarakat Malagasy.

Gallery

Nosy Be 1