SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. Malaysia
  4. Boheydulang Island, Malaysia

Malaysia

Boheydulang Island, Malaysia

Di Laut Celebes di lepas pantai timur laut Sabah, di mana landas kontinen terjun ke kedalaman abisal yang menyimpan beberapa keanekaragaman hayati laut terkaya di planet ini, Bohey Dulang menjulang dari perairan Taman Laut Tun Sakaran sebagai sisa dari kaldera vulkanik kuno. Pulau kecil yang tidak berpenghuni ini—bagian dari kelompok pulau yang mencakup Sipadan yang lebih terkenal—adalah yang kedua terbesar dalam taman laut yang didirikan untuk melindungi salah satu sistem terumbu karang paling beragam di dunia. Bajau Laut, atau Nomaden Laut, yang telah tinggal di perairan ini selama berabad-abad, membangun seluruh peradaban mereka di atas perahu dan rumah panggung di atas terumbu, telah lama memahami apa yang baru sekarang didokumentasikan oleh ilmuwan kelautan: bahwa perairan ini mengandung konsentrasi kehidupan laut yang ditemukan hampir di tempat lain.

Pengalaman yang mendefinisikan Bohey Dulang adalah pendakian menuju puncak pandangannya, sebuah perjalanan yang cukup menantang sepanjang sekitar 600 meter yang memberikan imbalan kepada pengunjung dengan apa yang dianggap banyak orang sebagai pemandangan paling spektakuler di seluruh Borneo Malaysia. Dari puncak, kaldera vulkanik memperlihatkan dirinya sebagai laguna biru toska yang tak mungkin, dikelilingi oleh tebing berhutan dan dihiasi dengan desa-desa terapung Bajau Laut. Laut Celebes yang mengelilingi membentang hingga ke cakrawala dalam gradasi biru, dan pada hari-hari cerah, puncak-puncak jauh di Filipina terlihat melintasi air. Turun melalui hutan tropis disertai dengan kicauan burung dan sesekali suara gesekan biawak di semak-semak.

Lingkungan laut Bohey Dulang dan Taman Laut Tun Sakaran yang mengelilinginya mendukung lebih dari 600 spesies karang—lebih banyak daripada seluruh Laut Karibia digabungkan—serta ribuan spesies ikan terumbu, invertebrata, dan mamalia laut. Snorkeling langsung dari pantai memperlihatkan taman-taman karang staghorn, meja, dan otak dalam air yang jernih seperti kristal, sementara penyelaman yang lebih dalam di sepanjang dinding luar kaldera menemui kawanan barracuda, ikan parrotfish bumphead, dan hiu terumbu. Penyu hijau dan penyu sisik sering terlihat, dan arus kaya nutrisi dari cekungan Celebes yang dalam menarik hiu paus dan manta ray pada musim-musim tertentu.

Dimensi budaya dari Taman Laut Tun Sakaran menambah kedalaman pada pemandangan alam yang menakjubkan. Komunitas Bajau Laut di dalam taman ini mewakili salah satu dari sedikit suku nomaden maritim yang tersisa di bumi, hidup mereka sepenuhnya terstruktur di sekitar laut. Anak-anak mereka belajar berenang sebelum mereka bisa berjalan, dan kemampuan menyelam bebas para nelayan Bajau—yang dapat menyelam hingga kedalaman lebih dari dua puluh meter hanya dengan satu napas—telah terbukti melibatkan adaptasi fisiologis yang nyata termasuk limpa yang membesar. Mengunjungi desa-desa panggung, dengan rumah-rumah yang dicat cerah dan armada perahu lepa-lepa, menawarkan jendela ke dalam cara hidup yang dengan cepat berubah di bawah tekanan modernisasi dan penipisan sumber daya laut.

Bohey Dulang dapat diakses dengan perahu dari Semporna di pantai timur Sabah, sebuah perjalanan yang memakan waktu sekitar empat puluh lima menit. Taman laut ini memerlukan izin masuk, yang harus diatur melalui operator tur berlisensi di Semporna—jumlah pengunjung harian sangat dibatasi untuk melindungi ekosistem yang rapuh. Bulan-bulan terkering dari Maret hingga Oktober menawarkan kondisi terbaik untuk hiking dan menyelam, dengan bulan April hingga Juni memberikan laut yang paling tenang dan visibilitas terbaik. Pulau ini tidak memiliki akomodasi atau fasilitas; semua kunjungan adalah perjalanan sehari. Sepatu hiking yang kokoh, tabir surya yang aman untuk terumbu, dan peralatan snorkeling adalah hal yang penting.