SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
Fort-de-France (Fort de France)

Martinik

Fort-de-France

Fort de France

354 voyages

|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. Martinik
  4. Fort-de-France

Fort-de-France, ibu kota Martinique, terletak di bawah tatapan vulkanik Mont Pelée, stratovolcano yang sama yang letusannya yang bencana pada tahun 1902 menghancurkan kota Saint-Pierre yang terdekat dan menewaskan hampir 30.000 orang dalam hitungan menit — bencana vulkanik paling mematikan di abad kedua puluh. Martinique telah menjadi milik Prancis sejak 1635, menjadikannya salah satu kepemilikan Prancis tertua di Amerika, dan Fort-de-France telah berfungsi sebagai jantung administratifnya sejak kehancuran Saint-Pierre. Ini adalah tempat lahir Aimé Césaire, penyair dan politikus yang menciptakan istilah "négritude" dan pengaruhnya terhadap pemikiran pascakolonial bergema jauh melampaui Karibia.

Kota ini memancarkan energi Prancis-Karibia yang tak dapat disangkal. Bibliothèque Schoelcher, sebuah bangunan besi polikrom yang menakjubkan yang dirancang oleh Henri Pick dan awalnya dipamerkan di Pameran Dunia Paris 1889 sebelum dibongkar dan dikirim ke Martinique, mungkin adalah perpustakaan terindah di Karibia. Fort Saint-Louis, sebuah benteng abad ketujuh belas yang masih digunakan secara militer, mengawasi pintu masuk pelabuhan. La Savane, taman pusat yang menghadap ke tepi laut, telah dipugar dengan jalur pejalan kaki, air mancur, dan patung kontroversial tanpa kepala dari Permaisuri Joséphine — seorang penduduk asli Martinique yang hubungannya dengan pemulihan perbudakan pada tahun 1802 menjadikannya sosok yang sangat kontroversial di pulau ini.

Masakan Martinik adalah perpaduan yang memikat antara teknik Prancis dan jiwa Kreol. Accras de morue (gorengan ikan cod asin) adalah pembuka yang sangat khas, disajikan renyah dan keemasan di setiap bar rum. Colombo de poulet, kari yang berasal dari India yang diadaptasi dengan bahan-bahan Karibia — ayam yang direbus dengan pasta rempah colombo, christophine, dan dasheen — mencerminkan warisan Indo-Karibia pulau ini. Boudin créole, sosis darah berbumbu, dan court-bouillon de poisson, ikan dalam saus Kreol berbasis tomat yang kaya, adalah makanan pokok akhir pekan. Ti' punch, koktail yang tampaknya sederhana dari rhum agricole, jeruk nipis, dan gula tebu, adalah tanda tangan cair pulau ini — disajikan dengan instruksi "chacun prépare sa propre mort" (setiap orang menyiapkan kematiannya sendiri), yang berarti setiap peminum menyesuaikan proporsinya.

Martinique memberikan imbalan bagi mereka yang menjelajahi lebih jauh dari ibu kotanya. Route de la Trace, sebuah jalan pegunungan yang berkelok-kelok melalui hutan hujan tropis Parc Naturel Régional, mengarah ke utara menuju reruntuhan Saint-Pierre — "Pompeii Karibia" — di mana Musée Volcanologique menceritakan kisah menegangkan tentang letusan tahun 1902, hanya empat puluh menit dari Fort-de-France. Habitation Clément, sebuah perkebunan yang telah dipugar dengan indah dan penyulingan rhum agricole di Le François, menawarkan tur melalui ladang tebu dan ruang penyimpanan yang sedang berumur. Pantai Les Anses-d'Arlet dan Grande Anse, di pantai selatan, adalah di antara yang paling fotogenik di Karibia — air turquoise yang tenang dikelilingi oleh perahu-perahu nelayan dan bougainvillea.

Fort-de-France adalah pusat pelayaran utama di Karibia timur. Ambassador Cruise Line, Celebrity Cruises, Crystal Cruises, Cunard, Explora Journeys, Fred Olsen Cruise Lines, Hapag-Lloyd Cruises, Holland America Line, Marella Cruises, MSC Cruises, Oceania Cruises, P&O Cruises, Ponant, Regent Seven Seas Cruises, Royal Caribbean, Seabourn, Silversea, TUI Cruises Mein Schiff, Virgin Voyages, dan Windstar Cruises semuanya berlabuh di sini. Pelabuhan terdekat termasuk Saint-Pierre dan Le Marin di Martinik itu sendiri, serta pulau-pulau tetangga. Musim kering dari bulan Desember hingga Mei menawarkan cuaca yang paling nyaman, dengan suhu hangat dan kelembapan yang lebih rendah dibandingkan bulan-bulan musim panas.

Gallery

Fort-de-France 1
Fort-de-France 2
Fort-de-France 3