
Belanda
2,096 voyages
Kinderdijk, sebuah desa polder di Belanda Selatan di mana sembilan belas kincir angin bersejarah berdiri dalam formasi yang megah di sepanjang jaringan kanal drainase, adalah lanskap kincir angin yang paling ikonik di Belanda dan telah menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1997. Nama ini, yang berarti "Dike Anak-Anak," berasal dari legenda tentang Banjir Agung Santo Elizabeth pada tahun 1421, yang menghancurkan wilayah tersebut: ketika air surut, sebuah keranjang bayi ditemukan mengapung di atas air banjir dengan seekor kucing yang duduk di tutupnya, menjaga keseimbangannya dan bayi di dalamnya tetap hidup. Kincir angin itu sendiri, yang dibangun sekitar tahun 1740, mewakili solusi cerdas Republik Belanda terhadap masalah eksistensial — bagaimana menjaga sebuah negara yang sebagian besar terletak di bawah permukaan laut agar tidak tenggelam.
Sembilan belas kincir angin di Kinderdijk terbagi menjadi dua baris di sepanjang kanal Overwaard dan Nederwaard, layar mereka yang berputar perlahan tercermin di dalam air dalam pemandangan yang mencerminkan lukisan lanskap Zaman Keemasan Belanda karya Jacob van Ruisdael dan Meindert Hobbema. Setiap kincir angin adalah tipe overwaard atau nederwaard, dirancang untuk memompa air dari polder yang rendah ke dalam kanal dan akhirnya ke sungai Lek, sebuah anak sungai dari Rhine. Salah satu kincir angin telah diubah menjadi museum di mana pengunjung dapat merasakan ruang tinggal yang sangat kompak dari keluarga seorang penggiling — seluruh rumah tangga, termasuk anak-anak dan kadang-kadang magang, berbagi ruang yang lebih kecil dari apartemen studio modern. Selama malam "Kinderdijk dalam Cahaya" di bulan September, kincir angin diterangi, menciptakan pemandangan magis.
Masakan polder Belanda adalah hidangan yang kaya dan sederhana. Erwtensoep (sup kacang polong) yang cukup kental sehingga sendok dapat berdiri tegak di dalamnya, adalah hidangan musim dingin yang khas, disajikan dengan roggebrood (roti rye gelap) dan sosis asap (rookworst). Pannenkoeken (pancake Belanda), lebih tipis daripada pancake Amerika tetapi lebih tebal daripada crêpes Prancis, disajikan dengan stroop (sirup), bacon, keju, atau apel di rumah pancake tradisional. Di Dordrecht yang terdekat, kota tertua di Belanda, cobalah bitterballen (bola daging goreng renyah), kibbeling (potongan ikan yang dibalut tepung dan digoreng), serta ikan herring Hollandse Nieuwe yang segar. Keju Gouda, dinamai sesuai dengan kota pasar terdekat, tersedia dalam berbagai usia mulai dari jong (muda dan krimi) hingga overjarig (tua dan kristalin).
Kinderdijk terletak dalam jangkauan mudah dari beberapa atraksi terbaik Belanda. Dordrecht, tempat lahir Republik Belanda (pertemuan pertama Negara Bebas berlangsung di sini pada tahun 1572), berjarak lima belas menit ke selatan, dengan pelabuhan abad pertengahannya dan Grote Kerk abad ketiga belas yang sangat layak untuk dijelajahi. Rotterdam, dengan arsitektur avant-garde dan Markthal-nya, berjarak dua puluh menit ke barat laut. Pasar keju bersejarah Gouda, yang diadakan setiap Kamis pagi dari bulan April hingga Agustus, berjarak tiga puluh menit ke timur. Taman Nasional Biesbosch, salah satu lahan basah pasang surut air tawar terbesar di Eropa, hanya dua puluh menit ke selatan dan menawarkan kegiatan kayak, pengamatan burung, dan mencari berang-berang.
Kapal pesiar sungai yang berhenti di Kinderdijk menawarkan salah satu pengalaman yang paling banyak difoto di jalur air Eropa. AmaWaterways dan Uniworld River Cruises menyediakan kapal mewah dengan tur kincir angin yang dipandu oleh ahli. Avalon Waterways menawarkan suite panorama untuk pemandangan tanpa halangan saat kapal mendekati koridor kincir angin. Viking dan Riviera Travel menyajikan konsistensi armada besar dan program pengayaan budaya. Musim kapal pesiar sungai utama berlangsung dari April hingga Oktober, dengan musim semi (April-Mei) menawarkan kesenangan tambahan dari musim tulip dan kincir angin yang berputar di bawah langit yang dipenuhi formasi awan dramatis yang menginspirasi para maestro Belanda.

