
Norwegia
786 voyages
Molde, "Kota Mawar," terletak di tepi utara Romsdalsfjorden di Norwegia barat, dikelilingi oleh panorama 222 puncak gunung bersalju yang dikenal sebagai Molde Panorama — pemandangan yang begitu terkenal sehingga Kaisar Wilhelm II dari Jerman kembali untuk mengaguminya musim demi musim di atas yacht-nya, dan sebuah platform pengamatan yang membawa namanya masih berdiri di lereng bukit di atas kota. Selama Perang Dunia II, Molde sempat menjadi ibu kota perang Norwegia pada bulan April 1940, ketika Raja Haakon VII dan pemerintah melarikan diri ke sini dari Oslo menjelang kemajuan Jerman; Luftwaffe kemudian membombardir kota ini hingga hancur. Dibangun kembali dengan ketahanan khas Norwegia, Molde kini adalah kota makmur dengan dua puluh tujuh ribu penduduk, taman mawar yang ditanam dalam mikroklimat lembut yang diciptakan oleh Arus Teluk — mekar dengan melimpah setiap musim panas dan membenarkan julukan floralnya.
Pengaturan kota ini adalah aset terbesarnya: sebuah permadani fjord, pulau, dan puncak alpine yang beralih dari biru baja ke emas mawar tergantung pada jam dan musim. Katedral Molde, sebuah struktur beton dan kaca modernis yang dibangun setelah kehancuran perang, mendominasi pusat kota dengan menara loncengnya yang berdiri bebas dan khas. Museum Romsdal, sebuah koleksi terbuka dari empat puluh bangunan bersejarah dari daerah sekitarnya, memberikan wawasan tentang kehidupan pedesaan Norwegia dari era medieval hingga abad kesembilan belas, dengan rumah pertanian atap rumput, kapel bergaya gereja stave, dan perahu tradisional. Setiap bulan Juli, festival Moldejazz — salah satu festival jazz tertua di Eropa, yang telah berlangsung sejak 1961 — mengubah kota ini menjadi pusat budaya yang hidup.
Masakan pesisir Norwegia di Molde merayakan kekayaan luar biasa dari Romsdalsfjorden. Klippfisk (ikan cod kering dan asin), ekspor bersejarah terpenting di wilayah ini, disiapkan dalam berbagai cara — bacalao (semur berbasis tomat), dipanggang dengan krim dan keju, atau sekadar direhidrasi dan digoreng dengan mentega dan kentang. Salmon Atlantik segar, yang berasal dari peternakan ikan di fjord dan sungai liar, disajikan dalam bentuk asap (røkt laks), diawetkan sebagai gravlaks dengan saus dill dan mustard, atau sekadar dipanggang. Brunost, keju whey cokelat karamel yang khas Norwegia, diiris sangat tipis dengan ostehøvel (alat pemotong keju — ditemukan di Norwegia) dan dimakan di atas roti atau waffle. Musim panas membawa stroberi liar dan cloudberries ke pasar, sementara musim gugur menghadirkan jamur chanterelle dari hutan sekitarnya.
Dari Molde, beberapa atraksi alam paling spektakuler di Norwegia dapat dijangkau dengan mudah. Trollstigen (Jalan Troll), sebuah jalan pegunungan berkelok dengan sebelas tikungan tajam yang menjulang ke titik pandang setinggi 850 meter, terletak satu jam ke tenggara — salah satu perjalanan pemandangan paling terkenal di Norwegia. Jalan Atlantik (Atlanterhavsveien), sebuah jalan raya sepanjang delapan kilometer yang melompati pulau-pulau berbatu di atas jembatan yang diterpa ombak, berjarak empat puluh lima menit ke barat dan telah dinobatkan sebagai "Konstruksi Abad Ini" di Norwegia. Åndalsnes, ibu kota pendakian Norwegia di ujung Romsdalsfjord, menawarkan pendakian punggung Romsdalseggen dengan pemandangan vertikal di atas fjord, berjarak satu jam.
Molde menyambut berbagai lini kapal pesiar yang kuat di sepanjang pantai Norwegia. Silversea, Hapag-Lloyd Cruises, dan Explora Journeys menghadirkan pengalaman ultra-mewah. Oceania Cruises, Holland America Line, Princess Cruises, Azamara, dan Celebrity Cruises menyediakan pilihan premium. MSC Cruises, Costa Cruises, P&O Cruises, TUI Cruises Mein Schiff, Fred Olsen Cruise Lines, Ambassador Cruise Line, dan AIDA melayani pasar umum. Hurtigruten dan Windstar Cruises menambahkan karakter ekspedisi dan kapal kecil. Musim pantai Norwegia berlangsung dari Mei hingga September, dengan bulan Juni dan Juli menawarkan matahari tengah malam dan festival Moldejazz, sementara September membawa warna-warna musim gugur dan petunjuk pertama cahaya utara.


