SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. Papua Nugini
  4. Tufi

Papua Nugini

Tufi

Tufi terletak di kepala kawah vulkanik yang tenggelam di pantai utara Provinsi Oro, Papua Nugini — sebuah teluk mirip fjord yang dikelilingi oleh tebing-tebing vertikal yang diselimuti hutan hujan, yang terjun langsung ke dalam air dengan kejernihan luar biasa sehingga formasi karang 20 meter di bawah permukaan dapat terlihat. Perbandingan dengan fjord Norwegia sangat menggoda tetapi menyesatkan: di mana fjord Norwegia dipahat oleh es, fjord Tufi diciptakan oleh tenggelamnya lembah-lembah sungai kuno dalam lanskap vulkanik, dan air tropis hangat yang mengisinya mendukung ekosistem laut yang sangat beragam, bukan fauna air dingin dari Atlantik Utara.

Fjord Tufi — terdapat beberapa, memancar dari teluk utama seperti jari-jari — adalah salah satu destinasi menyelam dan snorkeling paling spektakuler di Papua Nugini. Dinding vertikal, yang dimulai dari garis air dan turun hingga kedalaman 30 meter atau lebih, dipenuhi dengan karang lunak, kipas laut, dan spons yang menciptakan permadani bawah laut yang penuh warna yang terlihat bahkan dari kayak di permukaan. Fjord ini juga menjadi tempat tinggal bagi populasi barracuda, trevally, dan hiu terumbu yang mengawasi saluran yang lebih dalam, sementara area yang lebih dangkal dekat kepala teluk mendukung taman karang yang luar biasa sehat dan beragam. Beberapa pesawat dan kapal Perang Dunia II terletak di dasar fjord, puing-puingnya secara bertahap diserap oleh terumbu dalam proses yang bagi arkeolog laut dianggap menyentuh dan bernilai ilmiah.

Masyarakat Korafe, yang mendiami desa-desa di sekitar Tufi, mempertahankan salah satu tradisi budaya Papua Nugini yang paling mencolok secara visual: desain kain tapa yang rumit dan tato wajah yang menandai identitas klan, status sosial, dan pencapaian pribadi. Kain tapa — terbuat dari kulit pohon murbei kertas, dipukul hingga tekstur halus dan dicat dengan desain geometris — berfungsi sebagai pakaian upacara, mata uang, dan seni, dan keterampilan pelukis tapa Tufi terkenal di seluruh Papua Nugini. Kunjungan ke desa, yang diatur melalui komunitas, menawarkan kesempatan untuk menyaksikan pembuatan tapa, pertunjukan tarian tradisional, dan rutinitas sehari-hari sebuah komunitas yang menyeimbangkan kehidupan subsisten dengan keterlibatan yang semakin meningkat dengan dunia luar.

Masakan dari Provinsi Oro yang terletak di pesisir mengandalkan kebun dan laut. Sagu, yang diproses dari empulur pohon sagu melalui prosedur yang memerlukan kerja keras dan menghasilkan bahan pokok yang kaya pati, menjadi dasar diet — dimasak menjadi blok padat yang kenyal, diiris dan disantap dengan sup dan rebusan. Ikan segar, dipanggang di atas arang sabut kelapa, menjadi sumber protein utama, dilengkapi dengan kerang dan kepiting yang dipanen dari zona mangrove di mulut fjord. Memasak dalam mumu — oven tanah Melanesia, setara dengan umu Polinesia — menghasilkan hidangan dengan rasa yang luar biasa: ubi jalar, talas, dan daging babi dibungkus dalam daun pisang dan dimasak perlahan di atas batu panas hingga sayuran karamelisasi dan dagingnya hancur.

Tufi dapat diakses dengan menggunakan Zodiac dari kapal pesiar ekspedisi yang berlabuh di fjord utama, atau dengan pesawat ringan dari Port Moresby. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah selama musim kering dari Mei hingga Oktober, ketika curah hujan berkurang dan visibilitas bawah air di fjord mencapai puncaknya. Musim hujan dari November hingga April membawa curah hujan yang lebih berat yang dapat mengurangi visibilitas tetapi juga menghasilkan air terjun yang spektakuler mengalir di dinding fjord. Kombinasi lingkungan laut kelas dunia, budaya asli yang hidup, dan lanskap dramatis vulkanik yang tampak hampir terlalu indah untuk menjadi nyata menjadikan Tufi salah satu destinasi paling menarik di Papua Nugini.