
Peru
291 voyages
Cusco terletak pada ketinggian 3.400 meter di Pegunungan Andes Peru, atap-atap terakota dan dinding Inca-nya terletak dalam sebuah lembah yang oleh masyarakat Quechua disebut "pusat dunia." Ini adalah gelar yang telah diperoleh kota ini. Selama tiga abad, Cusco adalah ibu kota Tawantinsuyu — Kekaisaran Inca — sebuah dominasi yang membentang dari Kolombia modern hingga Chili dan mengatur sepuluh juta subjek dengan ketepatan yang mengagumkan para penakluk Spanyol yang membongkarnya. Ketika pasukan Francisco Pizarro tiba pada tahun 1533, mereka menemukan sebuah kota dengan tingkat kecanggihan yang menakjubkan: istana-istana yang diselimuti lembaran emas, sebuah benteng dari blok batu megah yang dipasang tanpa semen, dan sistem pertanian di lereng gunung teras yang memberi makan sebuah kekaisaran. Mereka segera menghancurkan kuil-kuil tersebut dan membangun gereja di atas fondasinya — dan inilah arkeologi berlapis ini, batuan Inca yang mendukung barok kolonial, yang memberikan Cusco kekuatan visual dan emosional yang luar biasa.
Plaza de Armas, alun-alun pusat Cusco, merangkum identitas ganda kota ini. Katedral, yang dimulai pada tahun 1559, menjulang di atas fondasi istana Inca Viracocha, interiornya adalah harta karun lukisan kolonial — termasuk sebuah Perjamuan Terakhir di mana Kristus dan para muridnya menyantap cuy (kelinci guinea) dan chicha (bir jagung). Di seberang alun-alun, Gereja Compañía de Jesús, yang dibangun di atas situs istana Inca Huayna Capac, menyaingi Katedral dalam kemewahan barok. Di bawah keduanya, batu Inca yang dipasang dengan sempurna — blok poligon besar yang disambung tanpa semen dengan begitu tepat sehingga bilah pisau tidak dapat dimasukkan di antara mereka — berdiri sebagai teguran yang tak terucapkan kepada para penakluk yang berusaha menghapusnya.
Pemandangan kuliner Cusco telah mengalami revolusi. Kota ini kini diakui sebagai ibu kota gastronomi Peru bersama dengan Lima, dan restoran-restorannya mengadopsi tradisi Andean serta inovasi kontemporer. Cuy, yang dipanggang utuh dan disajikan dengan kentang serta saus ají, tetap menjadi pusat upacara. Steak alpaka, yang ramping dan penuh rasa, muncul di hampir setiap menu restoran, sementara sup quinoa dan choclo con queso (jagung Andean raksasa dengan keju segar) adalah makanan nyaman dari dataran tinggi. Pasar San Pedro, sebuah bazar besar yang tertutup dekat katedral, menawarkan pengalaman kuliner yang paling otentik: kios-kios yang menjual jus segar, empanada, chicharrones, dan beragam kentang Peru yang luar biasa — lebih dari 3.000 varietas yang dibudidayakan di pegunungan ini saja.
Cusco adalah, tentu saja, gerbang menuju Machu Picchu — benteng Inca abad kelima belas yang dibawa Hiram Bingham ke perhatian global pada tahun 1911 dan yang terus memukau setiap pengunjung yang muncul dari hutan awan untuk melihat teras, kuil, dan observatorium astronomi yang teratur di latar belakang puncak-puncak yang diselimuti hutan. Lembah Suci Inca, yang membentang sepanjang Sungai Urubamba antara Cusco dan Machu Picchu, dipenuhi dengan reruntuhan Inca, komunitas tenun tradisional, serta hotel dan restoran yang semakin canggih. Sacsayhuamán, benteng kolosal di atas Cusco dengan dinding zigzag dari batu seberat hingga 200 ton yang tetap menjadi salah satu misteri terbesar arkeologi, dapat diakses dengan berjalan kaki dari pusat kota.
Cusco termasuk dalam rencana perjalanan oleh HX Expeditions, Lindblad Expeditions, Tauck, dan Uniworld River Cruises, biasanya sebagai perpanjangan sebelum atau setelah pelayaran yang terhubung dengan Amazon Peru atau perjalanan di pantai Pasifik. Ketinggian kota ini memerlukan aklimatisasi — teh coca, yang dijual di mana-mana, adalah obat tradisional untuk soroche (penyakit ketinggian). Waktu terbaik untuk mengunjungi adalah dari Mei hingga Oktober, musim kering, ketika langit Andes yang cerah menawarkan pemandangan spektakuler dari puncak-puncak sekitarnya dan kondisi trekking yang paling dapat diandalkan. Cusco bukan sekadar titik persinggahan menuju Machu Picchu — ia adalah tujuan dengan signifikansi sejarah, budaya, dan kuliner yang sangat besar, dan ia pantas mendapatkan setiap jam yang dapat Anda berikan.
