SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. Portugal
  4. Matosinhos

Portugal

Matosinhos

Di pesisir Atlantik, tepat di utara Porto, di mana Sungai Douro menyelesaikan perjalanannya dari meseta Spanyol menuju laut, Matosinhos telah berkembang dari sebuah desa nelayan yang sederhana menjadi salah satu destinasi makanan laut paling menarik di Portugal — sebuah tempat di mana hasil tangkapan mendarat di dinding pelabuhan pada pagi hari dan disajikan, dipanggang dengan sempurna di atas arang, di piring restoran pada waktu makan siang. Kota pesisir yang tidak pretensius ini, dengan 175.000 penduduk, mungkin tidak memiliki kemegahan fotogenik Porto, tetapi mengimbangi dengan apa yang dianggap banyak orang Portugal sebagai makanan laut terbaik di negara ini dan sebuah scene seni kontemporer yang semakin ambisius.

Pelabuhan Matosinhos adalah jantung identitas kota ini. Pelabuhan perikanan terbesar di Portugal berdasarkan volume, ia menangkap spesies Atlantik yang menyuplai restoran dari Lisbon hingga London — sarden, ikan bass laut, gurita, dan percebes yang berharga (kerang angsa) yang dipanen dari batu-batu yang dihantam ombak dengan risiko yang cukup besar oleh para pemetik kerang profesional. Rua Herois de Franca, yang membentang melalui pusat kota, dipenuhi dengan churrasqueiras — restoran yang memanggang dengan arang yang terlihat dari jalan, asapnya membawa aroma yang tak tertahankan dari ikan yang dipanggang ke setiap sudut lingkungan. Ritual memilih ikan dari etalase dan menyaksikannya dipanggang di depan mata Anda adalah salah satu pengalaman bersantap yang luar biasa dalam gastronomi Portugal.

Reputasi kuliner Matosinhos melampaui sekadar ikan bakar. Restoran-restoran di kota ini juga unggul dalam caldeirada (stew ikan Portugis), bacalhau (ikan cod asin, disiapkan dengan "seribu cara" yang legendaris), dan arroz de marisco (nasi makanan laut) — hidangan yang kaya akan tradisi penangkapan ikan Atlantik selama berabad-abad. Kue-kue di sini sangat istimewa: pastelaria lokal menyajikan pastel de nata (tart krim), bolas de Berlim (donat Portugis), dan manisan kaya berbahan dasar telur yang merupakan warisan tradisi monastik Portugal. Padukan makanan ini dengan segelas vinho verde — anggur ringan yang sedikit berkilau dari wilayah Minho — dan samudera Atlantik yang paling dermawan ada di atas meja Anda.

Pemandangan seni kontemporer di Matosinhos telah mengubah profil budaya kota ini. Casa da Arquitectura, museum arsitektur pertama di Portugal, terletak di sebuah gudang yang telah diubah dekat pelabuhan. Terminal Kapal Pesiar Leixoes sendiri, yang dirancang oleh arsitek yang masuk dalam daftar pendek Pritzker, Luis Pedro Silva, merupakan pernyataan arsitektural yang berdiri sendiri. Taman-taman kota dan promenade tepi laut menampilkan patung karya seniman Portugal dan internasional, sementara festival tahunan Matosinhos em Jazz menghadirkan musisi kelas dunia ke berbagai tempat di seluruh kota. Kedekatannya dengan Porto — hanya 15 menit dengan metro — menambah kekayaan budaya dari salah satu kota paling menarik di Eropa ke dalam tawaran Matosinhos.

Pelabuhan Leixões di Matosinhos adalah salah satu terminal kapal pesiar terpenting di Portugal, mampu menangani kapal-kapal terbesar. Pusat kota dan restoran makanan laut dapat dijangkau dengan berjalan kaki atau perjalanan taksi singkat dari terminal. Metro Porto menyediakan koneksi yang efisien ke pusat Porto dan Lembah Douro. Iklim Atlantik memberikan suhu yang sejuk sepanjang tahun, dengan musim panas (Juni hingga September) menawarkan kondisi terhangat dan terkering. Musim sarden mencapai puncaknya pada bulan Juni — dirayakan dengan festival Santo Antonio — ketika aroma sarden yang dipanggang memenuhi seluruh kota.