
Saint Kitts dan Nevis
80 voyages
Charlestown adalah ibu kota Nevis — separuh kecil, tenang, dan jauh lebih berkarakter dari Federasi Saint Kitts dan Nevis. Kota ini, dengan sekitar dua ribu penduduk, begitu kompak, tidak terburu-buru, dan terjaga dengan sempurna sehingga berjalan di jalan-jalannya terasa lebih seperti memasuki sebuah Karibia yang ada sebelum kata 'pariwisata' muncul dalam kosakata.
Penduduknya yang paling terkenal adalah Alexander Hamilton, salah satu pendiri yang wajahnya menghiasi uang sepuluh dolar Amerika. Lahir di Nevis pada tahun 1755 (atau 1757 — bahkan Hamilton tidak bisa memastikan tanggalnya), ia menghabiskan masa kecilnya di sini sebelum peristiwa membawanya menuju takdir yang akan membentuk sistem keuangan dan politik Amerika. Museum Alexander Hamilton, yang terletak di sebuah bangunan batu yang telah dipugar, melacak asal-usulnya di Nevis dengan perhatian ilmiah dan kebanggaan pulau.
Warisan arsitektur Charlestown adalah buku teks bangunan kolonial Karibia. Struktur batu bergaya Georgia, beberapa di antaranya berasal dari abad kedelapan belas, menghiasi Main Street dengan kemegahan sederhana yang sesuai untuk sebuah pos kolonial yang pernah menghasilkan kekayaan besar dari gula. Nevis Historical and Conservation Society mengelola beberapa properti termasuk Pemakaman Yahudi — bukti dari pedagang Yahudi Sephardic yang berkontribusi pada kehidupan komersial pulau ini — dan Bath Hotel, yang dibangun pada tahun 1778 dan diklaim sebagai hotel pertama yang dibangun khusus di Karibia, dengan mata air panas yang dipenuhi oleh geologi vulkanik yang menciptakan pulau ini.
Azamara, Emerald Yacht Cruises, Ponant, dan Windstar Cruises berlabuh di lepas pantai dan mengantarkan tamu ke dermaga kecil Charlestown. Pulau di luar ibu kota — hanya tiga puluh enam mil persegi — memberikan imbalan bagi mereka yang menjelajah dengan taksi atau mobil sewaan: Kebun Botani Nevis menawarkan hortikultura tropis dan konservatori hutan hujan; Pantai Pinney memberikan pengalaman pasir dan laut Karibia yang wajib; dan jalur pendakian menuju Nevis Peak menantang mereka yang ingin mendapatkan minuman rum punch mereka.
Desember hingga April menawarkan kondisi ideal dari musim kering Karibia. Charlestown dan Nevis mewakili Karibia dalam bentuk yang paling otentik — sebuah pulau yang cukup kecil untuk dikelilingi dalam satu sore, kaya akan sejarah yang cukup untuk mendukung seminggu penjelajahan, dan cukup sederhana untuk membuat setiap pengunjung merasa seperti tamu yang disambut, bukan sekadar turis yang diproses.
