Seychelles
Assumption Island
Pulau Assumption terletak di ujung barat daya kelompok Aldabra di Seychelles luar, sebuah platform karang yang terangkat seluas hanya 11 kilometer persegi yang telah mengalami salah satu transformasi ekologis paling dramatis di Samudra Hindia. Dulu ditambang secara intensif untuk guano — kotoran burung yang terakumulasi selama ribuan tahun dan dihargai sebagai pupuk pertanian — pulau ini telah kehilangan banyak vegetasi asli selama akhir abad kesembilan belas dan awal abad kedua puluh. Saat ini, pulau ini berdiri di ambang pemulihan ekologis yang ambisius, kedekatannya dengan Situs Warisan Dunia UNESCO Aldabra Atoll menjadikannya sebagai kisah peringatan sekaligus mercusuar harapan konservasi.
Lahan pulau yang datar dan rendah — jarang melebihi delapan meter di atas permukaan laut — dikelilingi oleh pantai berpasir putih karang dan dibingkai oleh sistem terumbu yang, meskipun mengalami degradasi daratan, tetap dalam kondisi yang sangat baik. Perairan di sekitarnya dipenuhi dengan penyu laut hijau, penyu sisik, hiu terumbu, dan lumba-lumba pemutar, sementara terumbu itu sendiri mendukung komunitas karang yang sehat dan keragaman luar biasa dari spesies ikan tropis yang menjadi ciri khas Samudra Hindia bagian barat.
Posisi strategis Assumption yang dekat dengan Aldabra — hanya 27 kilometer ke utara — menempatkannya dalam orbit salah satu tempat perlindungan satwa liar terpenting di dunia. Aldabra adalah rumah bagi lebih dari 100.000 kura-kura raksasa (populasi terbesar di dunia), burung tak bisa terbang terakhir di Samudra Hindia (rail bertelur putih Aldabra), dan koloni burung laut yang luas. Sementara Aldabra sendiri dikelola dengan ketat dan aksesnya sangat terbatas, Assumption berfungsi sebagai basis dukungan untuk tim penelitian dan, semakin sering, sebagai titik persinggahan bagi kapal pesiar ekspedisi yang mengunjungi area Aldabra.
Kehidupan burung di Assumption, meskipun berkurang dari kelimpahan sebelum penambangan guano, sedang pulih. Booby kaki merah, burung tropik ekor putih, dan frigat besar telah membangun kembali koloni pemijahan. Pantai berpasir pulau ini berfungsi sebagai habitat bersarang yang krusial bagi penyu sisik dan penyu hijau antara bulan Oktober dan Februari. Upaya revegetasi yang sedang berlangsung bertujuan untuk memulihkan hutan casuarina dan kelapa asli, menciptakan kondisi bagi koloni burung laut untuk berkembang lebih jauh.
Kapal pesiar ekspedisi yang mengunjungi kelompok Aldabra biasanya mencakup Pulau Assumption sebagai lokasi pendaratan, dengan transfer Zodiac ke pantai. Terdapat landasan pacu kecil yang digunakan oleh Perusahaan Pengembangan Pulau dan militer Seychelles, namun tidak ada infrastruktur wisata. Musim terbaik untuk berkunjung adalah dari April hingga Oktober, ketika angin perdagangan tenggara membawa cuaca yang lebih kering dan lautan yang lebih tenang. Izin untuk mengunjungi harus diatur melalui Perusahaan Pengembangan Pulau Seychelles. Pulau Assumption menawarkan para pelaut ekspedisi kesempatan langka untuk menyaksikan pemulihan ekologi yang sedang berlangsung, dengan latar belakang salah satu lingkungan laut paling kaya keanekaragaman hayati di planet ini.