
Korea Selatan
132 voyages
Jeju adalah surga pulau vulkanik Korea Selatan — sebuah keajaiban alam yang diakui oleh UNESCO di Selat Korea, di mana tabung lava, kawah vulkanik, dan ekosistem subtropis yang unik menciptakan pemandangan yang telah mengantarkannya pada julukan 'Pulau Para Dewa.' Provinsi pulau ini, yang dihuni oleh 700.000 penduduk, berfungsi sebagai destinasi liburan domestik utama Korea Selatan dan semakin penting sebagai pelabuhan kapal pesiar internasional.
Hallasan, gunung berapi yang sudah punah di pusat pulau, menjulang setinggi 1.950 meter, menjadikannya puncak tertinggi di Korea Selatan. Danau kawah di puncaknya, Baengnokdam, serta jalur pendakian yang melewati hutan sedang, padang subalpin, dan akhirnya batuan vulkanik, menawarkan beberapa pengalaman mendaki gunung yang paling memuaskan di Asia Timur. Tabung Lava Manjanggul, salah satu terowongan lava terpanjang di dunia dengan panjang lebih dari tujuh kilometer, menunjukkan geologi vulkanik Jeju dalam formasi megah berskala katedral.
Haenyeo Jeju — para penyelam wanita yang memanen makanan laut dari lautan tanpa alat pernapasan — mewakili salah satu tradisi budaya hidup yang paling luar biasa di dunia. Para wanita ini, beberapa di antaranya berusia delapan puluhan, menyelam hingga kedalaman sepuluh meter di air dingin, menahan napas selama beberapa menit dalam praktik yang telah didokumentasikan sejak abad ketujuh belas. UNESCO mengakui tradisi Haenyeo sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada tahun 2016.
Holland America Line, MSC Cruises, Norwegian Cruise Line, Oceania Cruises, Princess Cruises, dan Silversea menyertakan Jeju dalam rute perjalanan Asia Timur. Masakan pulau ini berfokus pada daging babi hitam (heuk dwaeji), bubur abalon, dan makanan laut segar yang dipanen oleh Haenyeo setiap hari.
April hingga Juni dan September hingga November memberikan kondisi yang paling nyaman. Jeju adalah tujuan pulau paling lengkap di Asia Timur — geologi vulkanik, warisan budaya UNESCO, dan keindahan subtropis yang terkompresi dalam satu pulau yang dianggap sebagai aset alam paling berharga oleh Korea Selatan.



