SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. Thailand
  4. Ko Phi Phi Don, Thailand

Thailand

Ko Phi Phi Don, Thailand

Ko Phi Phi Don/Thailand

Ko Phi Phi Don muncul dari Laut Andaman seperti kupu-kupu yang mengembangkan sayapnya — dua massa batu kapur pegunungan yang terhubung oleh sebuah isthmus sempit berpasir putih yang membentuk Teluk Tonsai di satu sisi dan Teluk Loh Dalum di sisi lainnya. Pulau berbentuk jam pasir ini, bagian dari kepulauan Phi Phi di Provinsi Krabi, Thailand, melambung ke ketenaran internasional berkat pengambilan gambar film The Beach di Phi Phi Leh yang terdekat pada tahun 1999, tetapi daya tariknya telah ada jauh sebelum Leonardo DiCaprio: para gipsi laut Melayu — Chao Leh — telah menangkap ikan di perairan ini selama beberapa generasi, dan menara karst batu kapur yang menghiasi pemandangan laut di sekitarnya telah menjadi tanda navigasi bagi junk dagang Tiongkok dan perahu Melayu sejak rute perdagangan rempah-rempah abad pertengahan menghubungkan Samudra Hindia dengan Laut Cina Selatan.

Tsunami Boxing Day yang menghancurkan pada tahun 2004 melanda Teluk Tonsai dengan kekuatan yang luar biasa, menerjang isthmus rendah dan merenggut lebih dari 2.000 nyawa dalam hitungan menit. Rekonstruksi pulau ini sangat mengesankan — hari ini, tepi pantai bergetar dengan energi sebuah destinasi yang memenuhi setiap selera, mulai dari bungalow backpacker hingga resor mewah di lereng bukit — namun dinding peringatan dekat dermaga memastikan bahwa tragedi ini tidak dilupakan atau dipandang sepele. Desa Tonsai yang dibangun kembali adalah labirin tanpa mobil yang dipenuhi toko-toko, restoran, dan sekolah selam, di mana suara yang mendominasi adalah suara sandal jepit di atas pasir dan panggilan untuk berdoa dari masjid yang melayani komunitas Muslim pulau ini.

Lingkungan laut yang mengelilingi Ko Phi Phi Don adalah alasan utama sebagian besar pengunjung datang, dan ia menyajikan keindahan yang spektakuler. Perahu panjang — kapal kayu sempit yang dicat cerah dan digerakkan oleh mesin truk yang didaur ulang, menjadi andalan perairan pesisir Thailand — membawa penumpang ke lokasi snorkeling di mana visibilitas dapat melebihi 20 meter. Shark Point menjadi rumah bagi hiu karang sirip hitam dan hiu leopard di perairan dangkal, sementara taman karang di Pulau Bamboo dipenuhi dengan ikan anemon, ikan beo, dan kerang raksasa. Pendakian ke titik pandang — sebuah perjalanan 30 menit menaiki lebih dari 200 anak tangga dari desa Tonsai — memberikan imbalan yang sepadan dengan panorama ikonik dari dua teluk, daratan penghubung, dan pemandangan laut berbatu karst yang membentang hingga ke cakrawala, menjadi salah satu pemandangan yang paling banyak difoto di Asia Tenggara.

Masakan Thailand di Ko Phi Phi Don bervariasi mulai dari barbekyu di tepi pantai di mana ikan segar dipanggang di atas arang sabut kelapa, hingga restoran yang mengejutkan dengan sajian kari Thailand selatan yang memiliki kepedasan dan kompleksitas yang berbeda secara mencolok dari cita rasa lembut masakan Bangkok. Kari Massaman, dengan perpaduan rempah-rempah yang dipengaruhi oleh Persia seperti kapulaga, kayu manis, dan kacang tanah yang memperkaya krim kelapa dan daging sapi yang empuk, berasal dari komunitas Muslim di Thailand selatan dan terasa paling otentik di sini. Pad thai yang disiapkan di wajan tepi pantai saat matahari terbenam, dengan api yang menari di bawah wajan sementara perahu panjang bergetar di teluk di belakang, bukan sekadar hidangan tetapi pengalaman sensorik yang merangkum segala sesuatu yang terbaik dari Ko Phi Phi.

Dermaga Tonsai di Ko Phi Phi Don melayani kapal tender dari kapal pesiar yang berlabuh di perairan lebih dalam di teluk. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah dari bulan November hingga April, ketika angin monsun timur laut membawa hari-hari kering dan cerah serta kondisi laut yang paling tenang untuk snorkeling dan menjelajahi pulau. Suhu air Laut Andaman berkisar antara 28-30°C sepanjang tahun, tetapi musim monsun dari bulan Mei hingga Oktober membawa hujan lebat, ombak yang kasar, dan visibilitas yang berkurang yang dapat membatasi aktivitas laut. Popularitas pulau ini berarti bahwa tiba lebih awal — dengan kapal tender pesiar sebelum kapal feri dari Phuket dan Krabi — menawarkan keuntungan berharga untuk merasakan keindahan teluk Tonsai dan Loh Dalum sebelum kerumunan wisatawan harian tiba.