
Inggris Raya
Portland, England
239 voyages
Portland, di pesisir selatan Inggris, bukanlah kota pantai Inggris yang cantik seperti biasanya — melainkan sesuatu yang jauh lebih menarik. Semenanjung kapur ini menjulang ke dalam Selat Inggris, terhubung ke daratan Dorset melalui Chesil Beach yang luar biasa, memiliki keindahan mentah yang dipahat oleh angin yang telah menginspirasi para seniman dari Henry Moore hingga Antony Gormley dan menyediakan batu kapur pucat yang membangun Katedral St. Paul, Istana Buckingham, dan markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Batu kapur Portland — batu kapur putih krim yang ditambang di sini sejak zaman Romawi — dapat dikatakan sebagai bahan bangunan terpenting di Inggris. Tambang-tambang di pulau ini, beberapa masih aktif dan lainnya ditinggalkan untuk alam, menciptakan lanskap pemotongan dramatis dan blok-blok yang tergerus cuaca yang telah digambarkan oleh pematung Antony Gormley sebagai 'lanskap buatan manusia yang paling luar biasa di Britania.' Portland Sculpture & Quarry Trust mengundang seniman kontemporer untuk menciptakan karya dalam medan industri ini, menghasilkan galeri terbuka di mana patung modern menghuni wajah tambang kuno.
Portland Bill, ujung selatan semenanjung, dimahkotai oleh trinitas mercusuar yang melintasi dua abad rekayasa maritim. Mercusuar saat ini, yang selesai dibangun pada tahun 1906, menandai titik di mana arus pasang yang berbahaya — Portland Race — menciptakan beberapa perairan paling berbahaya di Selat Inggris. Pemandangan dari Portland Bill mencakup Jurassic Coast — Situs Warisan Dunia UNESCO alami pertama Inggris — yang membentang ke timur menuju lengkungan batu kapur dramatis Durdle Door.
AIDA, Holland America Line, Norwegian Cruise Line, Ponant, Princess Cruises, Seabourn, dan Windstar Cruises singgah di Pelabuhan Portland, yang berfungsi sebagai gerbang kapal pesiar menuju Jurassic Coast, tepi laut Georgia Weymouth, dan Dorset karya Thomas Hardy — sebuah lanskap sastra di mana Wessex fiksi sang novelis terpetakan ke desa-desa dan bukit-bukit nyata dengan ketepatan yang mencengangkan.
Bulan Mei hingga September menawarkan cuaca terbaik, dengan malam musim panas yang panjang menerangi batu Portland dalam cahaya emas hangat yang telah membuat material ini sangat dihargai oleh para arsitek. Portland memberikan imbalan kepada para pelancong yang menghargai keindahan dalam bentuk yang tidak konvensional — bukan keindahan manis seperti kotak cokelat di Cotswolds, tetapi kemegahan yang garang, terukir oleh angin dari tempat yang telah memberikan batunya kepada dunia sambil menjaga jiwanya sepenuhnya untuk dirinya sendiri.

