SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
Charleston (Charleston)

Amerika Serikat

Charleston

43 voyages

|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. Amerika Serikat
  4. Charleston

Di antara kota-kota Amerika, Charleston, South Carolina, menempati posisi yang unik: sebuah tempat di mana arsitektur Selatan pra-perang telah bertahan dalam konsentrasi yang begitu luar biasa sehingga berjalan di jalan-jalannya terasa lebih seperti perjalanan waktu daripada sekadar pariwisata. Didirikan pada tahun 1670 sebagai Charles Town, kota pelabuhan ini terletak di pertemuan Sungai Ashley dan Cooper, merupakan pusat terkaya dan paling kosmopolitan di Amerika kolonial—sebuah status yang dibangun di atas beras, indigo, dan tenaga kerja terjajah yang menggerakkan ekonomi perkebunan di Low Country. Saat ini, Charleston menghadapi warisan kompleks ini dengan semakin jujur sambil merayakan kekayaan budaya—terutama dalam makanan dan arsitektur—yang dihasilkan oleh sejarahnya.

Inventaris arsitektur Distrik Bersejarah sangat mencengangkan. Lebih dari 1.400 bangunan bersejarah memenuhi ujung selatan semenanjung ini, mewakili setiap gaya mulai dari Georgian hingga Federal, dari Revival Yunani hingga "single house" yang unik khas Charleston—sebuah hunian sempit yang menghadap ke samping jalan, dengan piazza panjang (teras) yang menangkap angin laut yang berhembus. Rainbow Row, serangkaian 13 rumah Georgian yang dicat pastel di sepanjang East Bay Street, adalah salah satu pemandangan jalan yang paling banyak difoto di Amerika. The Battery, sebuah promenade tembok laut di ujung semenanjung, menawarkan pemandangan melintasi Charleston Harbor menuju Fort Sumter, tempat tembakan pertama Perang Saudara diluncurkan pada bulan April 1861.

Renaissance kuliner Charleston telah menjadikannya salah satu kota makanan terpenting di Amerika. Masakan Low Country yang dipromosikan oleh Sean Brock, Mike Lata, dan generasi baru koki ini menarik dari tradisi Afrika, Inggris, Prancis, dan Karibia yang bertemu di pelabuhan kolonial. Udang dan grits—yang dulunya merupakan makanan sederhana bagi para penangkap udang dan petani—telah menjadi hidangan khas Charleston, diangkat ke status fine dining tanpa kehilangan jiwanya. Sup she-crab, tiram panggang, Frogmore stew (rebusan satu panci yang terdiri dari udang, sosis, jagung, dan kentang), serta benne wafers (kue biji wijen yang langsung berasal dari cara memasak Afrika Barat) membentuk kosakata kuliner yang unik bagi Low Country.

Museum Internasional Afrika Amerika, yang dibuka pada tahun 2023 di lokasi Gadsden’s Wharf—tempat di mana sekitar 40% orang Afrika yang diperbudak yang dibawa ke Amerika Utara pertama kali menginjakkan kaki di tanah Amerika—merupakan tindakan paling signifikan Charleston dalam menghadapi sejarah. Pameran di museum ini melacak perjalanan orang Afrika Amerika dari asal Afrika melalui perbudakan, pembebasan, dan kontribusi budaya, menggunakan tanah yang sebenarnya di bawah bangunan sebagai pameran terkuatnya. Institusi ini, bersama dengan Old Slave Mart Museum dan tur perkebunan yang berfokus pada pengalaman orang-orang yang diperbudak, mencerminkan komitmen berkembang Charleston untuk menceritakan kisahnya secara utuh.

Crystal Cruises, Oceania Cruises, dan Royal Caribbean membawa kapal mereka ke pelabuhan Charleston, yang terletak di Sungai Cooper dengan pemandangan cakrawala pusat kota. Kedekatan pelabuhan dengan Distrik Bersejarah—hanya dengan perjalanan taksi singkat atau penyeberangan taksi air—memudahkan eksplorasi mandiri. Maret hingga Mei dan September hingga November menawarkan cuaca yang paling menyenangkan, dengan mekar azalea di musim semi dan angin sejuk di musim gugur menciptakan kondisi ideal untuk berjalan di jalan-jalan bersejarah Charleston. Festival Spoleto USA, yang diadakan setiap Mei dan Juni, menambah 17 hari opera, tari, teater, dan musik ke kota yang sudah kaya akan budaya.

Gallery

Charleston 1
Charleston 2