
Amerika Serikat
95 voyages
Cody, Wyoming, didirikan pada tahun 1896 oleh William Frederick "Buffalo Bill" Cody, seorang penampil-pemandu yang mengubah perbatasan Amerika menjadi fenomena hiburan global. Ia memilih lembah ini di jalur timur menuju Taman Nasional Yellowstone karena pemandangannya, kedekatannya dengan taman, dan—dalam sebuah langkah promosi diri yang khas—potensinya sebagai destinasi yang akan membawa namanya selamanya. Kota ini menghormati visi tersebut dengan dedikasi terhadap warisan Barat yang tidak bersifat ironis atau konyol, tetapi benar-benar dirasakan, menjadikan Cody salah satu kota Barat yang paling otentik di Amerika Serikat.
Kota ini terletak pada ketinggian 5.016 kaki di Bighorn Basin, dikelilingi oleh Pegunungan Absaroka di sebelah barat dan Pegunungan Bighorn di sebelah timur. Jalan utama, Sheridan Avenue, mempertahankan estetika kota Barat yang mampu menjadi historis sekaligus hidup—toko pelana, galeri Barat, dan Hotel Irma yang legendaris (dibangun oleh Buffalo Bill pada tahun 1902 dan dinamai untuk putrinya) menghiasi boulevard di mana truk pickup lebih banyak daripada sedan dan topi koboi adalah pakaian sehari-hari daripada kostum. Cody Nite Rodeo, yang berlangsung setiap malam musim panas dari bulan Juni hingga Agustus, bukanlah simulasi wisata tetapi kompetisi yang nyata, dengan koboi dan koboi wanita lokal bersaing dalam acara yang mendefinisikan cara hidup Barat.
Buffalo Bill Center of the West adalah permata budaya Cody dan salah satu kompleks museum terbaik di Barat Amerika. Lima museum di bawah satu atap mencakup seni Barat (termasuk karya-karya besar oleh Frederic Remington dan Charles M. Russell), sejarah alam, senjata api, budaya suku Indian Plains, dan kehidupan Buffalo Bill itu sendiri. Whitney Western Art Museum saja sudah cukup untuk membenarkan perjalanan ke Cody, dengan galeri yang melacak representasi visual Barat Amerika dari eksplorasi awal hingga seni kontemporer. Museum Indian Plains, yang dikembangkan dalam kolaborasi erat dengan komunitas asli, menyajikan budaya suku-suku Plains Utara dengan kedalaman, rasa hormat, dan keindahan.
Lanskap yang mengelilingi Cody adalah salah satu yang paling dramatis di Wyoming.
Buffalo Bill Scenic Byway (US Route 14/16/20), pendekatan timur menuju Yellowstone, mengikuti Sungai Shoshone melalui Lembah Wapiti—sebuah koridor formasi batuan vulkanik, mata air panas, dan dinding ngarai yang dipenuhi hutan yang oleh Theodore Roosevelt disebut "lima puluh mil paling indah di Amerika." Danau Buffalo Bill, yang dibangun oleh bendungan yang didukung oleh Buffalo Bill sendiri, menawarkan kegiatan berperahu, memancing, dan latar belakang turquoise yang mencolok untuk kota ini. Gunung Heart, sebuah anomali geologis yang terlihat dari kota, adalah lokasi kamp interniran Jepang-Amerika selama Perang Dunia II yang kini dilestarikan sebagai pusat interpretasi yang menggerakkan. Pintu Masuk Timur Yellowstone hanya lima puluh dua mil ke barat—cukup dekat untuk perjalanan sehari namun cukup jauh sehingga Cody tetap mempertahankan identitasnya yang khas.
Cody berfungsi sebagai gerbang timur menuju Taman Nasional Yellowstone dan termasuk dalam rencana perjalanan darat melalui Ekosistem Yellowstone yang lebih besar. Waktu terbaik untuk mengunjungi adalah dari bulan Juni hingga September, ketika rodeo berlangsung setiap malam, jalan pemandangan sepenuhnya terbuka, dan pegunungan di sekitarnya dapat diakses untuk hiking dan berkuda. September membawa musim kawin rusa di daerah pegunungan tinggi dan aspens emas di lembah-lembah. Musim dingin menutup beberapa jalan pegunungan tetapi membuka wilayah ski lintas alam dan memberikan akses ke keajaiban musim dingin Yellowstone melalui snowcoach dari pintu masuk timur taman.




