SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
Washington, DC (Washington, DC)

Amerika Serikat

Washington, DC

12 voyages

|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. Amerika Serikat
  4. Washington, DC

Washington, D.C., adalah eksperimen Amerika yang terwujud dalam marmer dan granit—sebuah kota ibu kota yang dirancang dari nol di tepi sungai yang berlumpur untuk mewujudkan cita-cita pemerintahan republik, dan kemudian dibangun, selama dua setengah abad, menjadi salah satu kota monumental terbesar di dunia. Rencana Pierre Charles L'Enfant tahun 1791, dengan jalan-jalan besar yang memancar dari Capitol dan Gedung Putih, lingkaran dan alun-alun, serta gema yang disengaja dari Versailles dan Roma, menciptakan kerangka yang telah menampung segala sesuatu mulai dari Lincoln Memorial hingga Vietnam Veterans Memorial dengan keanggunan yang luar biasa. National Mall, membentang dua mil dari Capitol ke Lincoln Memorial, adalah halaman depan Amerika—sebuah ruang di mana demokrasi, protes, perayaan, dan kontemplasi hidup berdampingan.

Karakter kota ini melampaui monumen dan museum yang ada. Lingkungan Georgetown, Dupont Circle, Adams Morgan, Capitol Hill, dan Southwest Waterfront yang telah direvitalisasi masing-masing memiliki kepribadian, gaya arsitektur, dan suasana budaya yang berbeda. Georgetown, dengan rumah-rumah bergaya Federal, jalan berbatu, dan butik-butiknya, bahkan lebih tua dari ibu kota itu sendiri. Dupont Circle berdenyut dengan budaya kafe, toko buku, dan energi internasional dari Embassy Row. Koridor U Street, yang dulunya merupakan jantung Washington Hitam (Duke Ellington lahir di sini) dan hancur akibat kerusuhan tahun 1968, telah terlahir kembali sebagai tujuan kuliner dan kehidupan malam. The Wharf, sebuah pengembangan campuran sepanjang satu mil di sepanjang Potomac, telah memberikan kota ini sebuah tepi laut yang telah hilang selama dua abad.

Pemandangan kuliner di Washington telah mengalami revolusi yang mencerminkan transformasi demografis kota ini. Dulunya dianggap sebagai daerah kuliner yang terbelakang, D.C. kini memiliki salah satu pemandangan restoran yang paling beragam dan dinamis di negara ini. Masakan Ethiopia—kota ini memiliki populasi Ethiopia terbesar di luar Afrika—mencapai puncaknya di sepanjang koridor U Street dan Columbia Heights, di mana restoran menyajikan injera (roti pipih fermentasi yang empuk) yang disajikan dengan semur berbumbu dan hidangan lentil yang memiliki kedalaman luar biasa. José Andrés, yang tiba di D.C. pada tahun 1993 dan sejak itu menjadi sosok global, mendirikan kerajaan restorannya di sini—Jaleo, Zaytinya, dan Minibar mewakili jangkauannya dari tapas Spanyol hingga meze Yunani-Turki hingga gastronomi molekuler. Komunitas Vietnam, Salvadoran, dan Korea di kota ini telah menciptakan kantong kuliner yang bersaing dengan kota-kota yang jauh lebih besar.

Institut Smithsonian, dengan sembilan belas museum dan galeri yang terletak di sepanjang dan dekat Mall—semuanya gratis—adalah permata mahkota budaya publik Amerika. Museum Udara dan Antariksa Nasional, Museum Sejarah Alam Nasional, Galeri Seni Nasional, dan tambahan terbaru, Museum Sejarah dan Budaya Afrika Amerika Nasional (yang dibuka pada tahun 2016 dan telah menjadi museum yang paling banyak dikunjungi di Mall), bersama-sama membentuk sumber daya budaya yang tiada bandingnya. Di luar Smithsonian, Perpustakaan Kongres—perpustakaan terbesar di dunia, dengan Ruang Baca Utamanya yang merupakan katedral pengetahuan—Pusat Seni Pertunjukan Kennedy, dan Koleksi Phillips (museum seni modern pertama di Amerika) memperluas tawaran budaya ke dalam yang luar biasa.

Washington dapat diakses melalui udara (Bandara Reagan National, Dulles, dan BWI), kereta (Amtrak dan sistem Metro), serta sungai—kapal pesiar di Sungai Potomac menawarkan perspektif unik terhadap monumen-monumen. Kota ini adalah tujuan sepanjang tahun. Musim semi (akhir Maret–April) membawa Festival Bunga Sakura Nasional, ketika 3.700 pohon sakura Jepang mengelilingi Tidal Basin dalam awan warna merah muda dan putih—salah satu peristiwa alam yang paling banyak difoto di negara ini. Musim gugur menawarkan suhu yang nyaman dan kerumunan yang lebih sedikit. Musim panas panas dan lembap tetapi membawa perayaan Hari Kemerdekaan pada tanggal 4 Juli di Mall—kembang api di atas Monumen Washington—dan konser luar ruangan gratis. Musim dingin tenang, museum tidak ramai, dan monumen-monumen, yang diselimuti salju, berada dalam suasana yang paling khidmat.

Gallery

Washington, DC 1