SILOAH.tRAVEL
SILOAH.tRAVEL
Login
Siloah Travel

SILOAH.tRAVEL

Siloah Travel — menciptakan pengalaman kapal pesiar premium untuk Anda.

Jelajahi

  • Cari Kapal Pesiar
  • Destinasi
  • Perusahaan Kapal Pesiar

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Hubungi Konsultan
  • Kebijakan Privasi

Kontak

  • +886-2-27217300
  • service@siloah.travel
  • 14F-3, No. 137, Sec. 1, Fuxing S. Rd., Taipei, Taiwan

Merek Populer

SilverseaRegent Seven SeasSeabournOceania CruisesVikingExplora JourneysPonantDisney Cruise LineNorwegian Cruise LineHolland America LineMSC CruisesAmaWaterwaysUniworldAvalon WaterwaysScenicTauck

希羅亞旅行社股份有限公司|戴東華|交觀甲 793500|品保北 2260

© 2026 Siloah Travel. All rights reserved.

BerandaFavoritProfil
S
Destinasi
Destinasi
Pulau Gieng (Gieng Island)

Vietnam

Pulau Gieng

Gieng Island

271 voyages

|
  1. Beranda
  2. Destinasi
  3. Vietnam
  4. Pulau Gieng

Pulau Gieng terletak di Delta Mekong di selatan Vietnam, salah satu dari sekian banyak pulau kecil yang menghiasi lanskap luas yang dipenuhi air, di mana Sungai Mekong terpecah menjadi labirin saluran, kanal, dan anak sungai sebelum mengalir ke Laut China Selatan. Ini bukanlah tujuan dengan pemandangan monumental atau reruntuhan kuno — melainkan sesuatu yang lebih berharga: sebuah jendela ke dalam ritme kehidupan pedesaan Vietnam sehari-hari, di mana sawah berkilau dalam cahaya pagi, kebun buah dipenuhi dengan buah naga dan longan, dan desiran lembut mesin sampan menjadi latar belakang dari cara hidup yang telah berubah sangat sedikit selama berabad-abad.

Pulau ini adalah sebuah permadani hidup dari pertanian tropis. Pohon kelapa menjulang di atas kebun yang terawat rapi dari pisang, pepaya, mangga, dan rambutan. Pohon kakao, yang diperkenalkan pada masa kolonial Prancis, masih berkembang pesat di bagian dalam pulau, dan beberapa usaha keluarga kecil mengolah biji kakao menjadi cokelat dengan metode yang menggabungkan kecerdikan Vietnam dengan teknik Eropa. Beternak lebah adalah mata pencaharian tradisional — para apiculturist pulau ini merawat sarang yang tersembunyi di antara pohon buah dan memproduksi madu yang begitu harum dengan bunga tropis sehingga tidak ada kesamaan dengan varietas supermarket. Para pengunjung disambut di dalam kompleks keluarga di mana teh disajikan dengan madu dan buah segar, dan di mana ritme percakapan yang santai adalah bagian dari pengalaman sama pentingnya dengan cita rasa.

Masakan Delta Mekong adalah salah satu yang paling khas di seluruh Vietnam. Meja-meja di Pulau Gieng melimpah dengan hasil sungai: ca tai tuong (ikan telinga gajah) adalah sajian khas — ikan utuh yang digoreng hingga renyah dan disajikan tegak di atas piring, dari mana para pengunjung merobek potongan untuk dibungkus dengan kertas nasi, bersama dengan herba, sayuran acar, dan saus celup nuoc cham. Banh xeo, crepe Vietnam yang mendesis diisi dengan udang, daging babi, dan tauge, dibuat dengan tepung beras dan santan dalam gaya Delta, menghasilkan crepe yang lebih renyah dan kaya dibandingkan dengan saudaranya yang berasal dari Saigon. Rol gulung segar — paket kertas nasi transparan berisi herba, vermicelli, dan udang — dirakit di meja, sebuah ritual komunal yang mengubah setiap hidangan menjadi pengalaman yang dibagikan.

Menjelajahi Pulau Gieng adalah yang terbaik dilakukan dengan sampan atau sepeda, mengikuti jalur sempit dan saluran air yang menghubungkan desa-desa, kebun buah, dan kolam ikan. Saluran Mekong di sekitarnya dipenuhi dengan lalu lintas: perahu kayu yang sarat dengan kelapa dan semangka, pasar terapung di mana transaksi terjadi di atas tepi perahu, dan sesekali pagoda Buddha yang menjulang tidak sesuai dengan lanskap hijau datar. Kota-kota terdekat, Vinh Long dan Can Tho — yang terakhir menjadi rumah bagi pasar terapung Cai Rang yang terkenal, di mana perahu-perahu yang penuh dengan hasil bumi berkumpul sebelum fajar — memberikan pengalaman yang lebih mendalam ke dalam budaya luar biasa yang berlayar di delta.

Pulau Gieng adalah pelabuhan persinggahan untuk Avalon Waterways dan Uniworld River Cruises dalam rute Sungai Mekong mereka. Kunjungan biasanya melibatkan transfer dengan sampan dari saluran sungai utama ke kanal-kanal sempit di pulau ini — sebuah kedatangan yang membawa penumpang ke dalam dunia delta yang intim, dipenuhi kanopi hijau sejak saat pertama. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah dari November hingga April, selama musim kemarau, ketika saluran air delta dapat dilayari dan cuaca hangat serta cerah. Pulau Gieng tidak menawarkan fasilitas mewah dan tidak memiliki landmark terkenal — tetapi ia menawarkan sesuatu yang lebih langka: sebuah pertemuan yang tulus dengan ritme kehidupan di salah satu delta sungai terbesar di dunia.

Gallery

Pulau Gieng 1