
Date
2027-10-04
Duration
10 nights
Departure Port
Bali
Indonesia
Arrival Port
Fremantle
Australia
Rating
Ultra Luxury
Theme
—








Regent Seven Seas Cruises
1999
2016
28,803 GT
496
248
365
173 m
25 m
20 knots
No

Bali, Pulau Dewata Indonesia, adalah keajaiban budaya dan alam di mana kuil Hindu kuno, teras padi zamrud, dan tradisi seni yang hidup bertemu di sekitar pelabuhan kapal pesiar Benoa. Hal yang harus dilakukan termasuk teras Tegallalang di Ubud, tari kecak matahari terbenam di Uluwatu di tebing, dan menikmati babi guling. Musim kering dari April hingga Oktober menawarkan kondisi paling nyaman.

Lombok adalah pulau Indonesia yang belum terjamah di sebelah timur Bali, didominasi oleh puncak gunung berapi setinggi 3.726 meter, Gunung Rinjani, dan rumah bagi budaya Sasak asli dengan tenun yang khas, masakan pedas, dan desa tradisional yang atapnya dari jerami. Aktivitas yang wajib dilakukan termasuk trekking di kaldera Rinjani, snorkeling dengan penyu di Kepulauan Gili, dan mencicipi ayam taliwang yang pedas. Kunjungi dari Mei hingga Oktober untuk cuaca musim kering yang ideal untuk trekking dan pantai.

Pulau Komodo adalah jantung taman nasional Warisan Dunia UNESCO yang melindungi sekitar 5.700 komodo — kadal terbesar di dunia — di samping salah satu ekosistem laut terkaya di Indonesia dengan penyelaman dan snorkeling kelas dunia. Pengalaman yang harus dilakukan termasuk berjalan dengan pemandu di taman bersama ranger, menyelam di terumbu yang kaya nutrisi di Batu Bolong, dan mendaki Pulau Padar untuk panorama pantai tiga warna yang ikonik. Bulan April hingga November menawarkan langit yang paling jelas dan visibilitas bawah air terbaik.

Waingapu adalah gerbang menuju Sumba timur, sebuah pulau Indonesia di mana makam nenek moyang megalitik, agama animisme Marapu, dan tradisi tekstil ikat yang terkenal di dunia tetap bertahan sebagai praktik budaya yang hidup. Pengalaman yang harus dilakukan termasuk mengunjungi desa-desa tenun untuk menyaksikan produksi ikat oleh para ahli, menjelajahi situs makam megalitik, dan — pada bulan Februari-Maret — menyaksikan upacara jousting Pasola yang luar biasa. Dari bulan Mei hingga Oktober menawarkan kondisi terkering, sementara bulan Februari-Maret membawa festival Pasola yang tak boleh dilewatkan.

Kupang adalah ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur di ujung barat daya Timor, secara historis terkenal sebagai tujuan Kapten Bligh setelah pemberontakan Bounty dan terkenal karena tekstil tenun ikat yang luar biasa yang diproduksi oleh komunitas etnis di sekitarnya. Pengalaman yang harus dilakukan termasuk menjelajahi tekstil ikat di pasar Oesapa, mengunjungi desa-desa tenun tradisional, dan snorkeling di Pantai Tablolong. Bulan Mei hingga November menawarkan kondisi terkering untuk menjelajahi daerah kaya budaya ini.

Fremantle adalah kota pelabuhan yang karismatik di muara Sungai Swan di Australia Barat, di mana arsitektur warisan Victoria, budaya seni bohemian, dan kuliner multikultural menciptakan salah satu pengalaman kota kecil yang paling menarik di Australia. Aktivitas yang wajib dilakukan termasuk menjelajahi Pasar Fremantle yang bersejarah, tur Penjara Fremantle yang terdaftar di UNESCO, dan naik feri ke Pulau Rottnest untuk bertemu quokka dan snorkeling yang bersih. Iklim Mediterania menjadikan Fremantle sebagai tujuan sepanjang tahun, dengan musim bunga bunga liar (Agustus-Oktober) dan bulan-bulan musim panas yang hangat menawarkan suasana luar ruangan yang paling hidup.
Day 1

Bali, Pulau Dewata Indonesia, adalah keajaiban budaya dan alam di mana kuil Hindu kuno, teras padi zamrud, dan tradisi seni yang hidup bertemu di sekitar pelabuhan kapal pesiar Benoa. Hal yang harus dilakukan termasuk teras Tegallalang di Ubud, tari kecak matahari terbenam di Uluwatu di tebing, dan menikmati babi guling. Musim kering dari April hingga Oktober menawarkan kondisi paling nyaman.
Day 3

Lombok adalah pulau Indonesia yang belum terjamah di sebelah timur Bali, didominasi oleh puncak gunung berapi setinggi 3.726 meter, Gunung Rinjani, dan rumah bagi budaya Sasak asli dengan tenun yang khas, masakan pedas, dan desa tradisional yang atapnya dari jerami. Aktivitas yang wajib dilakukan termasuk trekking di kaldera Rinjani, snorkeling dengan penyu di Kepulauan Gili, dan mencicipi ayam taliwang yang pedas. Kunjungi dari Mei hingga Oktober untuk cuaca musim kering yang ideal untuk trekking dan pantai.
Day 4

Pulau Komodo adalah jantung taman nasional Warisan Dunia UNESCO yang melindungi sekitar 5.700 komodo — kadal terbesar di dunia — di samping salah satu ekosistem laut terkaya di Indonesia dengan penyelaman dan snorkeling kelas dunia. Pengalaman yang harus dilakukan termasuk berjalan dengan pemandu di taman bersama ranger, menyelam di terumbu yang kaya nutrisi di Batu Bolong, dan mendaki Pulau Padar untuk panorama pantai tiga warna yang ikonik. Bulan April hingga November menawarkan langit yang paling jelas dan visibilitas bawah air terbaik.
Day 5

Waingapu adalah gerbang menuju Sumba timur, sebuah pulau Indonesia di mana makam nenek moyang megalitik, agama animisme Marapu, dan tradisi tekstil ikat yang terkenal di dunia tetap bertahan sebagai praktik budaya yang hidup. Pengalaman yang harus dilakukan termasuk mengunjungi desa-desa tenun untuk menyaksikan produksi ikat oleh para ahli, menjelajahi situs makam megalitik, dan — pada bulan Februari-Maret — menyaksikan upacara jousting Pasola yang luar biasa. Dari bulan Mei hingga Oktober menawarkan kondisi terkering, sementara bulan Februari-Maret membawa festival Pasola yang tak boleh dilewatkan.
Day 6

Kupang adalah ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur di ujung barat daya Timor, secara historis terkenal sebagai tujuan Kapten Bligh setelah pemberontakan Bounty dan terkenal karena tekstil tenun ikat yang luar biasa yang diproduksi oleh komunitas etnis di sekitarnya. Pengalaman yang harus dilakukan termasuk menjelajahi tekstil ikat di pasar Oesapa, mengunjungi desa-desa tenun tradisional, dan snorkeling di Pantai Tablolong. Bulan Mei hingga November menawarkan kondisi terkering untuk menjelajahi daerah kaya budaya ini.
Day 7
Day 9
Day 11

Fremantle adalah kota pelabuhan yang karismatik di muara Sungai Swan di Australia Barat, di mana arsitektur warisan Victoria, budaya seni bohemian, dan kuliner multikultural menciptakan salah satu pengalaman kota kecil yang paling menarik di Australia. Aktivitas yang wajib dilakukan termasuk menjelajahi Pasar Fremantle yang bersejarah, tur Penjara Fremantle yang terdaftar di UNESCO, dan naik feri ke Pulau Rottnest untuk bertemu quokka dan snorkeling yang bersih. Iklim Mediterania menjadikan Fremantle sebagai tujuan sepanjang tahun, dengan musim bunga bunga liar (Agustus-Oktober) dan bulan-bulan musim panas yang hangat menawarkan suasana luar ruangan yang paling hidup.
















Our cruise specialists can help you find the perfect cabin and the best available pricing.
(+886) 02-2721-7300Contact Advisor